
❤️ Happy Reading ❤️
''Jangan tunjukan kegugupan serta kelemahanmu...karena itu akan membuat mereka memandang remeh padamu.'' bisik Kinara tepat di telinga Shakila karena saat ini mereka berdua sedang berjalan beriringan sedangkan mommy Shanum dan Alexa berjalan di depan mereka.
''He'em.'' jawab Shakila.
''Selamat pagi...selamat datang nyonya Narendra...'' sapa mereka ketika rombongan mommy Shanum tiba di lobi.
''Selamat pagi.'' jawab mommy Shanum sedangkan putri dan menantunya hanya tersenyum.
Mereka semua lalu langsung melenggang masuk ke dalam ruangan yang cukup besar yang mereka jadikan ruang aula.
Anggota inti yayasan adalah para ibu-ibu yang suaminya menjadi dewan direksi di perusahaan Narendra.
''Selamat pagi menjelang siang semuanya.'' sapa mommy Shanum yang sudah berdiri di depan menghadap semua anggotanya.
''Selamat pagi.'' sahut semua.
''Sebelum kita memulai tahapan kegiatan pada hari ini.'' kata mommy Shanum lagi.
''Saya ingin memperkenalkan kalian semua dengan menantu saya...menantu keluarga Narendra yaitu istri dari Axel...Shakila Axel Narendra.'' sambung mommy Shanum dengan tangan yang mengarah pada Shakila sehingga membuat Shakila yang namanya di sebut sontak langsung berdiri dari duduknya dan sedikit membungkuk memberikan hormat di iringi seulas senyum.
''Shakila ini yang nantinya akan menggantikan posisi saya di yayasan.'' lanjut mommy Shanum.
''Maaf nyonya...kenapa gak nyonya muda Kinara atau nyonya muda Alexa yang menggantikan?'' tanya salah seorang dari mereka.
''Benar nyonya, apalagi selama ini beliau berdua sudah cukup aktif dalam organisasi di yayasan kita ini.'' sambung yang lainnya.
''Baik, akan saya jawab.'' kata mommy Shanum. ''Kenapa Shakila...? simpel saja alasannya...karena memang tampu kekuasaan tertinggi dalam perusahaan berada di tangan Axel.
''Jadi sudah secara otomatis...Shakila lah yang berhak.'' imbuh mommy Shanum.
''Tapi apakah bisa?'' kata mereka lagi karena masih sangsi.
''Kalian gak usah khawatir, karena walaupun saya sudah tidak menjadi ketua...namun saya akan terus berada di belakang membimbing serta mendampingi Shakila.'' jawab mommy Shanum.
Dirinya dulu pun pernah berasa di posisi Shakila saat ini...di ragukan, terlebih dengan usia yang jauh lebih muda dari yang lainnya.
__ADS_1
''Menantu saya memang berasal dari kalangan biasa seperti saya dulu, namun wanita keluarga Narendra sejatinya sangat luar biasa.'' kata mommy Shanum.
''Dan semua itu terbukti dari karier para wanita Narendra yang bisa di bilang bagus.'' imbuhnya lagi, karena mommy Shanum tak ingin anak dan menantunya di anggap remeh oleh orang lain.
''Kalau nyonya Narendra kami sudah tau, nyonya muda Kinara serta nyonya muda Alexa kami juga sudah tau, tapi kalau nyonya muda Shakila...'' katanya lagi.
Maklum mereka adalah para kaum sosialita yang rata-rata dari kalangan menengah ke atas yang berpendidikan tinggi.
Jadi secara tidak langsung...mereka tak mau di pimpin oleh orang yang tidak lebih kompeten dari mereka.
Bahkan circle pertemanan mereka pun tak main-main, karena banyak yang berteman dengan para istri pejabat walaupun hanya untuk sekedar arisan yang tak ada faedahnya sebab harus mengeluarkan kocek yang begitu wow.
''Seperti halnya nyonya muda Alexa yang yang memiliki karir yang bagus serta membawahi rumah sakit AN hospital, dan nyonya muda Kinara yang memiliki bisnis ''A florist'' yang sudah memiliki beberapa cabang, nyonya muda Shakila pun memiliki bisnis cafe...yaitu ''Twins cafe'' yang juga sudah mempunyai cabangnya.'' papar mommy Shanum.
''Oh cafe yang viral dan banyak di ulas oleh para food blogger serta beberapa youtubers yang mengatakan kalau makanannya sederhana namun kalau soal rasa jangan di tanya, dan juga konsep tempat yang nyaman dan harga yang sangat terjangkau untuk para anak sekolah.'' kata salah satu orang yang memang sering melihat ulasan cafe milik Shakila di beberapa media sosial.
''Iya bener.'' jawab mommy Shanum. ''Jadi...bagaimana?'' tanyanya.
''Tidak ada yang bertanya lagi? tidak ada yang ingin berkomentar lagi?'' tanya mommy Shanum.
''Baiklah...ketua yang baru mungkin ada satu atau dua patah kata yang ingin di sampaikan.'' kata mommy Shanum mempersilakan Shakila untuk maju kedepan.
''Terimakasih mom.'' ucap Shakila.
Kemudian sesuai dengan instruksi dari mommy Shanum, Shakila mengucapakan beberapa kata.
...****************...
Begitu selesai dengan acara perkenalan serta pengangkatan Shakila, mereka semua melanjutkan untuk berdiskusi membahas tentang rencana acara untuk satu bulan kedepan.
Baru di sambung ke acara makan siang sebelum mereka semua ke sebuah yayasan yatim piatu untuk melakukan donasi.
''Mau makan siang dimana ni?'' tanya salah seorang dari mereka.
''O iya kalau boleh tau cafe milik nyonya Shakila ada di daerah mana?'' tanya yang lainnya.
''Ada di jalan ss dan yy.'' jawab Shakila.
__ADS_1
''Wah kebetulan, yayasan yatim piatu yang akan kita kunjungi ada di sekitar daerah ss.'' sahutnya. ''Bagaimana kalau kita makan di cafe milik nyonya Shakila saja yang katanya lagi viral.'' sambungnya lagi.
''Boleh.'' jawab Shakila.
Mereka semua mulai masuk ke dalam mobil masing-masing menuju ke cafe salah satu cafe milik Shakila.
''Selamat datang di twins cafe.'' ucap Shakila yang masuk terlebih dahulu. ''Maaf kalau tempatnya hanya sederhana dan tak sesuai dengan ekspektasi anda semua.'' kata Shakila lagi.
Untung saja mereka datang waktu jam makan siang belum tiba untuk para karyawan kantor.
Jadi masih banyak tempat yang tersisa.
''Bagiamana kalau kita duduk di sana saja...'' kata salah seorang dari mereka sambil menunjuk ke area gazebo.
''Boleh...kayaknya adem banget di sana.'' sahut lainnya.
Shakila turun langsung membantu para pegawainya untuk melayani pengunjung, karena tak lama setelah para rombongannya menempati area gazebo...para pengunjung lain mulai berdatangan untuk makan siang.
''Menu best seller di sini apa nyonya Shakila?'' tanya salah seorang anggota yayasan.
''Siang ini menu best seller kami adalah cakalang suir pedas pedas nyonya.'' jawab Shakila.
''Setiap hari kami memiliki menu best seller yang berbeda, jadi jika besok anda ingin memakan menu ini lagi...maka tak akan ada dan akan ada karena harus menunggu sampai minggu depan.'' papar Shakila.
''Oh jadi setiap hari ada menu berbeda?'' tanya mereka.
''Iya benar dan kamu membuatnya dengan jumlah yang terbatas.'' jawab Shakila. ''Jadi bisa di bilang siapa cepat...dia dapat.'' imbuh Shakila.
''Kalau untuk anak-anak bagaimana?'' tanyanya.
''Kami juga memiliki menu yang cocok untuk di konsumsi oleh anak-anak.'' jawab Shakila. ''Ada sup ayam kampung dan beberapa lainnya.'' imbuhnya lagi.
''Kalau yang ini gimana maksudnya?'' tanya salah seorang dari mereka lagi sambil menunjuk ke arah buku menu.
''Oh itu adalah paket hemat...dimana jika kita datang rombongan dengan minimal empat orang dan memesan minuman, maka akan dapat free satu porsi camilan dan bisa pilih juga.'' jawab Shakila. ''Di sana ada kentang goreng, singkong goreng dan masih banyak lainnya seperti yang ada di menu.'' tambahnya.
__ADS_1