
❤️ Happy Reading ❤️
Walaupun dirinya cuma tidur beberapa jam saja, Axel tetap berangkat ke kantor sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus dedikasinya pada perusahaan.
''Kamu gak libur aja kak.'' kata mommy Shanum saat mereka semua selesai sarapan. ''Yakin tetap mau berangkat kerja?'' tanyanya lagi saat melihat wajah sang putra yang sepertinya masih sangat mengantuk sama seperti suaminya.
''Iya mom.'' jawab Axel. ''Ada pekerjaan yang gak bisa aku tinggal.'' sambungnya.
''Tapi kamu masih kelihatan ngantuk loh yank.'' kata Shakila. ''Maaf ya gara-gara aku, kamu dan daddy...'' lirihnya.
''Ish kamu itu ngomong apa, jangan terus nyalahin diri kamu sendiri...aku gak apa-apa kok.'' sahut Axel.
''Jangan sedih dan merasa gak enak hati Kil...namanya juga lagi ngidam.'' sambung daddy Arya. ''Apapun akan daddy lakukan demi kebaikan cucu daddy.'' lanjutnya. ''Dan daddy gak mau ya salah satu cucu daddy ileran cuma gara-gara gak ke turutan tidur bareng sama omanya.'' imbuhnya.
''Aku berangkat ya...'' pamit Axel yang langsung berdiri dan menyalami kedua orangtuanya dengan takzim.
''Pakek supir Ax.'' kata mommy Shanum. ''Mommy gak mau kalau kamu sampai kenapa-napa karena mengantuk.'' sambungnya lagi.
''Iya mom, tadi sudah bilang sama supir kok.'' jawab Axel.
Lagian Axel juga gak mau kalau sampai celaka gara-gara berkendara dalam keadaan mengantuk.
Selain bisa mencelakai dirinya, bisa berbahaya juga untuk pengguna jalan lain.
Lagian dia juga masih ingin terus bersama istrinya, masih ingin menikmati masa-masa indahnya, terlebih dia ingin bisa menyaksikan kelahiran serta tumbuh kembang anak-anaknya.
''Nanti di mobil...kalau bisa kamu tidur aja.'' kata Shakila.
''Iya sayang...aku berangkat dulu ya...baik-baik di rumah.'' kata Axel lalu berjongkok untuk mensejajarkan wajahnya di perut sang istri yang aduhai sedikit kelihatan membuncit. ''Baik-baik sama mommy sayang...jangan rewel...jangan bikin susah mommy...daddy berangkat kerja dulu...love you...cup.'' ucap Axel pada sang buah hati yang masih di dalam perut, tak lupa pula dirinya memberikan kecupan lembut di sana.
Setelah sang suami pergi...Shakila kembali lagi ke ruang makan yang dimakan kedua mertuanya masih berada di sana.
''Mau kemana dad?'' tanya mommy Shanum saat sang suami beranjak dari duduknya.
''Mau kekamar...mommy mau ikut.'' jawab daddy Arya.
''Ini masih pagi dad, jangan tidur...gak baik tidur pagi-pagi kayak gini.'' kata mommy Shanum.
''Huh...aku masih ngantuk mom, rasanya mataku ini masih sangat lengket.'' jawab daddy Arya apa adanya.
''Pagi opa...'' seru Alexa yang datang bersama putrinya.
''Kebetulan.'' kata mommy Shanum yang membuat Alexa mengernyitkan dahinya. ''Tuh dari pada tidur...mendingan kamu jagain Dexa.'' kata mommy Shanum lagi.
''Daddy jam segini mau tidur?'' tanya Alexa masih gak percaya. ''Daddy sakit?'' tanyanya lagi.
''Bukan sakit tapi ngantuk.'' jawab daddy Arya yang membuat Alexa langsung menatap kearah sang mommy, ini hal aneh menurutnya...karena selama ini gak pernah daddynya itu kayak gini.
__ADS_1
''Tadi malam begadang.'' jawab mommy Shanum.
''Kenapa? ngeronda?'' kata Alexa sekenanya.
Mommy Shanum pun mau tak mau menceritakan apa yang terjadi tadi malam tentang apa yang membuat daddy juga kakaknya begadang.
''Seriusan kak?'' tanyanya sambil menatap tak percaya dengan yang dia dengar pada Shakila.
''He'em.'' jawab Shakila sambil menganggukkan kepalanya.
''Wah cuma anak kak yang bisa bikin mereka berdua begadang kayak gitu.'' kata Alexa.
''Dah, sekarang mendingan daddy bawa baby Dexa ke teras belakang...biar dia kena sinar matahari pagi.'' kata mommy Shanum.
Mommy Shanum juga meminta pada beberapa art untuk menggelar karpet dan dilapisi dengan kasur busa biar bisa untuk tempat baby Dexa berjemur bersama sang opa.
''Dan kalian berdua ikut mommy yuk ke dapur.'' ajaknya pada putri dan menantunya.
''Mau ngapain mom?'' tanya Alexa.
''Bikin dessert box enak kayaknya.'' jawab mommy Shanum.
''Bener mom.'' sahut Shakila. ''Sekalian aku juga lagi pengen bikin salat buah mom.'' imbuhnya lagi.
''Aku juga setuju tuh mom, apalagi nanti kalau dua bocil sudah ke sini...wah pasti seneng bangat tuh mereka kalau ada dessert sama salat buah.'' sambung Alexa.
''Bikin agak banyak ya mom...nanti aku mau minta supir buat anter ke Axel.'' kata Shakila.
''Aku juga mau dong mom...buat Davin di kantor.'' sambung Alexa yang tak mau kalah.
''Ya sudah kita bikin banyak, sekaligus untuk abang kalian.'' jawab mommy Shanum.
Bagitu semua sudah siap, mereka langsung packing dessert dan saat buahnya seperti yang di atas 👆.
Tak lupa beberapa mereka maukan ke dalam paper bag untuk dikirim ke tiga perusahaan...Axel, Alvan dan Davin, sedangkan yang di rumah...langsung dimasukkan kedalam lemari pendingin agar lebih nikmat.
...****************...
''Lesu amat...'' kata Hanan saat melihat Axel. ''Semalam gak di kasih jatah?'' tanya lagi.
''Ck, tau apa kakak tentang jatah malam.'' sahut Axel. ''Nikah aja belum.'' sambungannya lagi.
''Belum nikah, bukan berarti aku gak tau Ax.'' sahutnya. ''Kenapa?'' tanyanya lagi karena gak bisanya Axel kayak gini.
__ADS_1
''Ngantuk.'' jawab Axel.
''Hah...giaman-gimana?'' tanya Hanan.
''Iya aku itu ngantuk kak, gara-gara semalam begadang.'' sahut Axel.
''Ah jangan gitu dong Ax, inget istri kamu itu lagi hamil...jadi jangan di ajak begadang...di gempur terus apa gak kasihan.'' kata Hanan yang pikirannya sudah melanglang buana.
''Wah otak kakak tungak beres kayaknya.'' sahut Axel. ''Piktor alis pikiran kotor dengan kata lain mesum.'' sambungnya.
''Loh emangnya kalau orang sudah menikah, terus begadang...kalau gak begituan.'' sangkal Hanan membenarkan asumsinya.
''Aku itu begadang sama daddy...nonton bola.'' sahut Axel.
''Tumben?'' tanya Hanan dengan memincingkan sebelah matanya.
Axel pun menceritakan kejadian tadi malam yang begitu sangat menyiksa dirinya juga sanga daddy.
Mereka berdua sama-sama gak bisa tidur karena tak memeluk istri masing-masing.
''Ha...ha...ha...'' gelak tawa Hanan.
''Ketawa aja terus kak...sampai puas.'' kesal Axel.
Tok
Tok
Tok
''Masuk.'' sahut Axel sementara Hanan berusaha menguasai tawanya.
Cklek
''Ada apa?'' tanya Axel.
''Maaf ini ada kiriman dari rumah.'' jawab sang sekretaris.
''Oh ya sudah bawa sini dan kamu bisa kembali.'' kata Axel. ''Terimakasih.'' ucapnya.
''Apaan tu Ax?'' tanya Hanan. ''Baru beberapa jam sampai kantor...sudah dapat kiriman aja.'' imbuhnya.
''Dissert box sama salat buah.'' kata Axel sambil mengeluarkan empat kotak dari paper bag. ''Nih bagian kakak.'' kata Axel sambil menyerahkan dua kotak pada Hanan.
Sudah jadi kebiasaan, apa-apa pasti double...karena yang satu pasti buat Hanan, begitu pula sebaliknya.
''Bilangin makasih ya buat orang rumah.'' kata Hanan.
__ADS_1
''Kirim pesan aja sendiri sama mommy.'' jawab Axel.