Tali Pernikahan

Tali Pernikahan
Bab 75


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Semakin hari si kecil semakin gemoy saja sehingga membuat siapapun yang ada di sana gemas di buatnya.


Acara tasyakuran yang mengundang para anggota pengajian sekitar kediaman plus para anak yatim pun telah di lakukan beberapa waktu yang lalu.


''Sayang, kamu gak pengen pakek baby sitter gitu?'' tanya Axel.


''Enggaklah dad...atau lebih tepatnya belum.'' jawab Shakila.


''Ini yang kamu rawat dua loh...aku takut kalau kamu nanti kewalahan dan kecapekan.'' tuturnya lagi.


''Iya aku tau...tapi sejauh ini kayaknya aku belum begitu butuh baby sitter.'' kata Shakila. ''Lagian anak-anak juga belum bisa apa-apa...cuma tidur...nyusu...tidur...nyusu.'' sambung. ''Lagian di sini kan juga banyak para pekerja yang bisa di mintai tolong buat jaga mereka.'' sambungnya lagi.


''Sama ada mommy dan daddy juga.'' timpal mommy Shanum.


''Hem bener tuh.'' imbuh Shakila. ''Kak Kinara juga hampir setiap hari kesini.'' sambungnya lagi. ''Nanti kalau aku sudah mulai ngurus usaha aku lagi...baru kita cari baby sitter ya...'' ujarnya.


''Baiklah...baiklah...terserah kamu saja.'' kata Axel pada akhirnya.


Kinara memang masih kerap sekali datang berkunjung ke kediaman Narendra...hampir setiap hari malahan, karena kedua anaknya selalu saja merengek untuk bertemu dengan adik kembar mereka.


''O iya Kil...kapan jadwal untuk imunisasi si kembar?'' tanya mommy Shanum.


''Besok kayaknya sih mom.'' jawab mommy Shanum.


''Ya sudah besok mommy temani kamu untuk ke rumah sakit buat imunisasi.'' kata mommy Shanum lagi.


...****************...


Keesokan harinya, setelah sang suami berangkat ke perusahaan...Shakila bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit dengan mommy Shanum juga daddy Arya.


Sebenarnya Axel ingin sekali ikut bersama mereka, apalagi ini adalah imunisasi untuk kedua buah hatinya, namun apa daya...dirinya ada pertemuan penting dengan klien yang tak bisa di wakilkan.


''Sudah siap Kil?'' tanya mommy Shanum saat melihat menantunya itu turun ke lantai bawah.


''Iya sudah mom.'' jawab Shakila.


''Susu sama yang lainnya sudah di bawa?'' tanya mommy Shanum lagi.


''Iya sudah ada di dalam tas semua mom.'' jawab Shakila lagi.


Memang kedua anak mereka di latih untuk minum menggunakan dot, sebab takutnya kalau mereka berdua minta nyusu secara bersamaan...mommnya nanti jadi kewalahan.

__ADS_1


Lagian juga agar lebih mudah kalau di tinggal-tinggal...


Dan susu yang mereka minum juga bukan susu formula melainkan asi yang selalu di pompa oleh Shakila.


Shakila sangat bersyukur...memiliki produksi asi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan si kembar.


''Kita berangkat sekarang?'' tanya daddy Arya dengan baby Syila di gendongannya.


''Iya dad.'' jawab Shakila yang kemudian mengambil alih baby Syila ke dalam gendongannya.


...****************...


Hampir setengah jam...mobil yang mereka tumpangi telah sampai di AN hospital.


Mereka langsung berjalan menuju ke ruang dokter anak untuk mendapatkan imunisasi BCG dan polio 1, karena memang saat ini baby twins telah berumur satu bulan.


Imunisasi BCG ini bermanfaat untuk mengurangi hingga mencegah resiko terjangkit kuman penyebab tuberkulosis.


Ini adalah imunisasi kedua baby twins, karena sebelumnya mereka juga telah mendapatkan imunisasi Hepatitis B (HB-0) yang harus di berikan saat bayi berusia kurang dari 24 jam.


Imunisasi Hepatitis B (HB-0) ini bertujuan untuk mencegah penyakit Hepatitis B, yaitu infeksi hati yang dapat menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti sirosis dan kanker hati.


''Wah semakin gemoy saja baby twins...'' kata sang dokter sebelum memberikan imunisasi. ''Langsung kita imunisasi saja ya nyonya...'' katanya lagi dan di angguki oleh Shakila.


''Eh tunggu sebentar dok...sepertinya ponsel saya bunyi.'' kata Shakila saat dokter hendak memberi imunisasi.


''Biar daddy yang ambil.'' kata daddy Arya yang tak jauh dari tas Shakila berada.


''Siapa dad?'' tanya mommy Shanum.


''Axel.'' jawab daddy Arya setalah melihat nama pemanggil yang tertera di layar.


''Angkat saja dad.'' kata Shakila.


📱''Ada apa?'' tanya daddy Arya to the poin setelah menggeser ikon hijau di sana.


📱''Lah istriku mana dad?'' tanya Axel.


Tanpa menjawab, tapi daddy Arya langsung mengarahkan kamera ke arah kedua wanita yang sedang memangku bayi, karena memang Axel melakukan panggilan video call.


📱''Ada apa kak?'' tanya mommy Shanum.


📱''Aku juga ingin lihat saat kedua anakku di imunisasi mom.'' jawabnya.

__ADS_1


📱''Lah bukannya kamu ada meeting penting pagi ini?'' tanya Shakila.


📱''He'em...nih lagi nunggu kliennya datang.'' jawabnya.


Tak hanya Axel, tapi Hanan juga ikut melihat proses imunisasi untuk baby twins.


📱''Pinternya anak-anak daddy.'' puji Axel pada kedua buah hatinya yang tak rewel saat di beri imunisasi. ''Ya sudah aku tutup dulu ya...tu klien aku sudah jalan ke sini.'' kata Axel lagi.


📱''Iya daddy...cari uang yang banyak ya...'' ucap Shakila.


...****************...


''Mau mampir makan atau kemana dulu gak Kil? mumpung kita lagi ada di luar.'' tanya mommy Shanum.


''Gak mom.'' jawab Shakila. ''Eh atau mommy yang mau mampir kemana gitu?'' tanya balik Shakila.


''Mommy juga enggak.'' jawab mommy Shanum. ''Ya sudah kalau begitu kita langsung pulang saja.'' kata mommy Shanum. ''Lagian juga kasihan sama anak-anak.'' imbuhnya lagi.


Sesampainya di rumah...Shakila langsung membawa kedua buah hatinya ke kamar, tak lupa dirinya mengelap tubuh keduanya dengan sangat hati-hati karena takut mengenai bekas suntikan tadi.


Sebenarnya gak tega karena keduanya yang sudah tertidur, tapi ya mau bagaimana lagi...ini juga untuk kebaikan keduanya.


Karena mereka baru saja dari luar...apalagi rumah sakit, jadi Shakila membersihkan tubuh mereka berdua dengan menggunakan waslap dan juga mengganti pakaian yang mereka gunakan dengan pakaian yang lebih nyaman.


Sebagus-bagusnya rumah sakit...semewah-mewahnya rumah sakit...sebersih-bersihnya rumah sakit...tetap saja di sana tempatnya orang sakit.


Begitu selesai dengan mengurus kedua anaknya...Shakila pun beralih mengurus dirinya sendiri.


Karena sebisa mungkin dirinya juga tak boleh sampai sakit, karena itu akan berefek pada kedua anaknya yang masih sangat membutuhkan dirinya saat ini...terlebih sumber makanan sepenuhnya masih berasal dari dirinya.


''Anak-anak pinter...gak rewel ya nak...'' kata Shakila ketika selesai mandi dan melihat kedua anaknya yang ternyata masih tertidur pulas di box mereka.


...****************...


Axel yang sudah selesai dari segala pekerjaannya di perusahan pun langsung bergegas pulang.


''Buru-buru amat pak...baru jam berapa?'' kata Hanan yang melihat si bos sudah keluar dari ruangan dan mau pergi aja.


''Aku takut anak-anak rewel kak.'' sahut Axel. ''Kasihan mommynya...'' sambungnya lagi.


''Iya deh iya yang sudah jadi bapak-bapak sekarang...'' celetuk Hanan.


''Makanya buruan nikah kak...biar tau rasanya gimana punya istri sama anak.'' sahut Axel. ''Aku pulang dulu kak...nanti kalau ada yang penting kirim lewat email aja seperti biasa.'' sambungnya.

__ADS_1


__ADS_2