Tali Pernikahan

Tali Pernikahan
Bab 78


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Akhir pekan pun tiba, seperti biasa dari ahri sabtu siang anak, menantu serta cucu seorang Arya Narendra akan bertandang dan berkumpul bersama di kediaman utama hingga hari minggu.


Hal ini adalah hal wajib harus di ikuti oleh semuanya, mereka bisa absen jika memang ada sesuatu yang mendesak yang tak mungkin bisa di tinggalkan.


Karena ini merupakan salah satu upaya untuk mempererat hubungan silaturahmi mereka, karena selama beberapa hari mereka akan di sibukkan dengan urusan pekerjaan yang begitu sangat menyita waktu serta perhatian mereka dari keluarga besar.


''Hai semua...'' seru Alexa yang baru datang bersama suami serta anaknya.


''Kebiasaan nih si adek kalau datang teriak-teriak.'' kata mommy Shanum. ''Sudah jadi istri apalagi ibu...gak baik kayak gitu.'' tegurnya.


''Iya mom...maaf.'' ucap Alexa. ''O iya ngomong-ngomong mau bikin keseruan apa nih kita malam ini?'' tanyanya.


''Apa ya Xa...?'' tanya balik Kinara yang ngeblank tak tau mau bikin acara apa.


''Kita mau nobar...mumpung ada pertandingan sepak bola.'' kata Alvan.


Dulu dia sama daddy dan Axel sering nobar bola...pas jaman-jamannya mereka belum berumah tangga.


''Ya sudah kalau para pria pada nobar...kita cewek-ceweknya ngedrakor aja.'' kata Alexa.


''Setuju.'' seru Kinara dan Shakila.


Seperti para wanita pada umumnya...para wanita keluarga Narendra juga sangat suka dengan drama dari negeri ginseng itu.


''Eith tapi ku gak boleh terlalu malam begadang loh sayang...'' sahut Axel. ''Aku gak mau kalau kamu sampai sakit karena kurang istirahat.'' sambungnya lagi.


''Ck, posesif.'' cibir Alexa namun sama sekali tak di hiraukan oleh Axel.


Posesif pada istrinya dan juga untuk kebaikan...kenapa tidak...tak masalahkan.


''Eh tapi kalau kamu tinggal nonton drama Korea...anak-anak gimana?'' tanya Axel.


''Gampang...kita nontonnya di kamar anak-anak kamu aja, jadi bisa sekalian ngawasin anak-anak.'' jawab Alexa.


Di kamar si kembar memang ada satu kasur besar, jadi bisa di gunain untuk tidur Alka, Ara dan Dexa.


Sedangkan anak-anak Axel bisa di letakkan di box bayi mereka yang rencananya malam ini akan berpindah tempat dari kamar mommy, daddynya ke kamar mereka sendiri.


Terus ibu-ibu yang ingin melihat drakor...mereka akan menggunakan menarik bisa lantai untuk tempat mereka berselonjoran nantinya.

__ADS_1


Dan semua itu telah di pikirkan oleh Alexa sebelum dirinya mencetuskan untuk nonton drakor bareng.


Ninggalin anak-anak di kamar sendiri atau dengan baby sitternya saja kan gak mungkin, karena para baby sitter itu juga sangat butuh istirahat.


Benar saja seusai makan malam bersama dan bercengkrama sebentar...mereka berpisah menjadi dua kelompok.


Para pria langsung pergi ke ruang home teather supaya lebih bebas untuk menonton bola. Karena di ruangan itu di lengkapi dengan fasilitas kedap suara...jadi nantinya tak akan ada yang terganggu dengan suara-suara bising mereka.


Tau sendirikan kalau nonton bola...pasti bakal rame.


Lalu para ibu muda juga naik ke lantai atas di mana kamar si kembar berada.


Sebelum menonton drakor...mereka harus menidurkan para buah hatinya dulu, agar acara mereka nantinya tak terganggu.


Sedangkan mommy Shanum, memilih untuk melipir ke dapur.


Dirinya membuatkan kopi serta menyiapkan beberapa botol air mineral dan snack serta buah untuk menemani para pria menonton.


Tak lupa dirinya juga menyiapkan hak serupa untuk dirinya sendiri dan para wanita lainnya, bedanya...mereka tak meminum kopi melainkan coklat panas sebagai pilihan.


...****************...


''Rasanya seneng deh bisa seru-seruan kayak gini.'' kata Shakila saat mereka semua sudah berhasil menidurkan para bocil. ''Sudah lama sekali kayaknya aku gak menikmati rasanya nonton drakor.'' sambungnya.


''Aku juga Xa.'' sahut Kinara.


''Aku terlalu sibuk untuk mencari uang...untuk mengembangkan usaha yang aku rintis sendiri.'' kata Shakila. ''Sampai di tahap ini...perjuangan aku itu gak mudah...aku benar-benar memulainya dari 0 dan sejak aku masih sekolah menengah atas.'' lanjutnya. ''Aku dulu pertama bikin...aku tawar-tawarin ke tetangga-tetangga terus teman-teman sekolah, baru ketika tau banyak yang suka...baru aku jual online.'' ceritanya. ''Dan sekarang...ya ini pencapaianku...bisa punya ruko walaupun masih di jual online.'' sambungnya. ''Sudah yuk kita mulai saja nontonnya...aku sudah gak sabar.'' seru Shakila menginterupsi.


''Ah iya...ayo kita mulai.'' kata Alexa menimpali.


Mereka menonton hingga larut malam, bahkan sampai-sampai mereka tak sadar kalau saat ini mereka sampai tertidur pulas di sana dengan posisi layar yang masih menyala.


Cklek


''Astaga...'' gumam Axel.


''Ada apa Ax?'' tanya Alvan.


''Tuh abang lihat saja sendiri.'' kata Axel memberi ruang untuk Alvan masuk ke dalam kamar.


''Ini bukan mereka yang nonton drakor tapi drakornya yang menonton mereka tidur.'' kata Alvan.

__ADS_1


''Bawa ke kamar kalian deh, aku juga mau mindahin anak-anak ke kamarku.'' kata Axel lagi.


Axel melangkah masuk dan meraih box bayi untuk di dorongnya ke arah kamarnya.


Untung saja kaki boxnya ada rodanya, jadi sangat mudah untuk di pindah-pindah.


Alvan dan Davin juga mulai memindahkan anak-anak mereka.


Berbeda dengan daddy Arya. Pria paruh baya yang masih terlihat tampan dan gagah itu...langsung meraih tubuh sang istri untuk di gendongnya dan di bawa ke kamar utama.


Selesai dengan para anak, pria-pria itu pun mulai memindahkan istrinya ke tempat yang seharusnya.


...****************...


''Jalan yuk Kil...'' kata Kinara pagi ini seusai sarapan.


Shakila yang namanya disebut pun langsung mendengarkan wajahnya dan menatap ke arah Kinara.


''Jalan ke mana kak?'' tanyanya.


''Ke mall gitu...misalnya.'' jawab Kinara.


''Oke, tapi aku siapin anak-anak dulu ya kak.'' .kata Shakila.


''Eh gak usah.'' seru Kinara ketika Shakila akan bangkit dari duduknya.


''Kenapa?'' tanya Shakila heran.


''Karena kita gak akan bawa anak-anak.'' jawab Kinara.


''Tapi...'' kata Shakila.


''Sudah kamu tenang saja...anak-anak aman kok.'' potong mommy Shanum. ''Mereka akan diawasi serta dipantau langsung oleh para bapak-bapak.'' sambungnya.


''Benar kata mommy.'' sahut Alexa. ''Kita itu butuh me time kak.'' sambungnya. ''Apalagi kakak yang sejak melahirkan gak pergi kemana-mana.'' lanjutnya.


''Aku gak tega ninggalin mereka.'' lirih Shakila.


''Kamu tenang saja sayang...ada aku sama daddy yang bakal urus mereka selama kamu pergi.'' sahut Axel.


''Lagian ya Kil...ibu muda apalagi pasca melahirkan katak kamu itu sesekali memang butuh me time, agar pikiran tidak penat dan mengurangi stres.'' timpal mommy Shanum.

__ADS_1


''Gimana mau kan Kil?'' tanya Kinara. ''Sekali-sekali...kita jalan bareng lagi.'' imbuhnya.


''Hem baiklah.'' jawab Shakila yang merasa tak enak juga dengan yang lainnya, lagi pula apa yang di katakan mommy Shanum tadi juga ada benarnya.


__ADS_2