
❤️ Happy Reading ❤️
Setelah tiga hari di rawat di ruangan sakit...Shakila dan baby twins terpaksa di perbolehkan untuk pulang.
Kenapa terpaksa...ya karena Shakila terus saja meminta...bahkan terkesan merengek agar dirinya di perbolehkan untuk pulang.
Untung suami serta mertuanya kaya dan keluarga pemilik rumah sakit, jadi dia dengan mudah di perbolehkan untuk pulang dengan tetap di pantau oleh dokter dan perawat yang akan bertandang ke kediaman keluarga Narendra setiap hari selama beberapa hari ini.
''Seneng...sudah di bolehin pulang.'' ledek Axel yang melihat wajah sumringah sang istri.
''Seneng dong.'' sahut Shakila.
''Ya sudah yuk...'' ajak Axel.
''Tunggu... kursi roda itu untuk apa?'' tanya Shakila yang melihat suaminya membawa sebuah kursi roda.
''Ya tentu saja untuk kamu sayang.'' jawab Axel.
''Enggak...aku gak mau.'' kata Shakila.
''Heum baiklah.'' jawab Axel menggeser kursi roda tersebut dan membuat Shakila senang, tadi detik berikutnya dia sudah di kagetkan dengan aksi sang suami yang menghangat tubuhnya ala bridal style. ''Rupanya kamu lebih suka aku gendong sampai di lobi dari pada harus pakai kursi roda.'' tutur Axel.
''Enggak sayang...aku mau turun.'' kata Shakila tapi sepertinya suaminya itu benar-benar menulikan pendengarannya.
Mommy Shanum dan daddy Arya yang berada di belakang mereka dengan menggendong baby twins hanya bisa senyum-senyum sambil geleng-geleng kepala saja melihat kelakuan sang putra.
Di sepanjang lorong rumah sakit, Shakila hanya menyembunyikan wajahnya di dada bidang Axel.
Malu...bahagia...bangga...bercampur jadi satu.
Apalagi telinganya juga mendengar bisikan-bisikan dari orang-orang yang mereka lewati dan mengatakan bahwa ada yang iri dengan semua yang dia dapatkan dari perlakukan manis Axel ini
Sesampainya di rumah pun, Axel melakukan hal yang sama.
''Surprise...''
__ADS_1
Tampak semua anggota keluarga berkumpul di sana menyambut kedatangannya.
''Ck, so sweet banget sih pasangan yang satu ini.'' goda Kinara.
''Habis salah sendiri yang agak mau pakek kursi roda.'' kata Axel sambil menurunkan Shakila di sofa. ''Jadi mau gak mau ya aku gendong.'' ujarnya.
''Aku itu cuma melahirkan Ax, bukan orang lumpuh.'' sahut Shakila. ''Jadi aku bisa jalan.'' sambungnya.
''Cuma kamu bilang?'' tanya Axel. ''Yang kamu bilang cuma itu...membuatmu gak sadarkan diri, yang kamu bilang cuma itu...hampir membuatku gila...yang kamu bilang cuma...bisa membuat dadaku sesak hingga untuk sekedar mengisi oksigen dalam rongga paru-paruku saja seakan sulit...cuma yang kamu bilang....membuatku cemas dan khawatir setengah mati...'' papar Axel.
Semua tertegun mendengarkan ungkapan hati Axel.
Keadaan yang tadinya ceria menjadi berubah dengan sekejap mata.
Bahkan saat ini Shakila begitu menyesal serta merutuki kebodohannya karena mulutnya dengan lancang telah berkata seperti itu.
''Ma...maaf.'' ucap Shakila dengan air mata yang telah mengalir, bahan dirinya saat ini sudah terisak dalam duduknya. ''Aku minta maaf...aku gak bermaksud...'' lirihnya lagi.
''Ax.'' lirih daddy Arya dengan menyentuh pundak Axel, karena sekarang cucu yang berada dalam gendongannya telah berpindah tangan pada Kinara.
Axel mengguyar rambutnya dengan kasar...setah itu dirinya mengembuskan napasnya untuk meredamkan rasa yang berkecamuk dalam dirinya.
''Khem...khem...papi...mami mau di peluk juga dong.'' kata Alexa yang membuat mereka semua menjadi tersenyum.
''Kak, ajak istrimu ke kamar gih...biar istrirahat.'' kata mommy Shanum.
''Iya mom.'' jawab Axel. ''Mau di gendong atau jalan sendiri?'' tanyanya namun bukannya menjawab...Shakila malah langsung merentangkan kedua tangannya pertanda jika dirinya mau di gendong saja. ''Alah bilang aja kalau kamu juga sukakan aku gendong.'' kata Axel sambil menowel hidung Shakila dengan menggunakan jari telunjuknya.
''Ish kalian berdua ini bikin baper plus iri.'' celetuk Kinara.
''Kalau pengen tinggal minta gendong abang aja kak.'' kata Axel sambil berjalan melewati mereka semua.
...****************...
''Sayang...kamu membuatku semakin cinta...'' tutur Axel dengan merebahkan tubuh istrinya di ranjang. ''Terimakasih telah menjadi istri yang terbaik untukku...'' sambungnya lagi dengan mengecup bibir pujaan hatinya.
__ADS_1
Bukannya di lepas...justru malah semakin dalam dan semakin menuntut, di tambah lagi tangan Shakila yang saat ini susah mencekram kaos Axel bagian dada.
''Aduh...maaf...maaf...'' kata Kinara sambil membalikkan tubuhnya sehingga membuat pemilik kamar langsung melepaskan tautannya.
Shakila jadi malu sendiri karena telah kepergok oleh kakak iparnya, sedangkan Axel...jangan di tanya, dirinya hanya bersikap biasa saja seperti tak pernah terjadi sesuatu.
''A...ada apa kak?'' tanya Shakila gugup.
''Oh ini mau nganterin baby Arsen.'' kata Kinara dengan berjalan melangkah mendekati Axel dan Shakila. ''Haus kayaknya Kil.'' sambungnya lagi.
''Sayang...ini kayaknya Syila juga haus.'' kata mommy Shanum yang bari saja datang.
''Sebentar ya adek Syila...gantian sama kakak Arsen.'' kata Axel dengan tangan yang sudah membelai pipi princess kelurga kecilnya itu yang masih dalam gendongan sang Oma.
Kini keduanya sudah menyusu dan langsung tertidur begitu saja.
''Hem sudah kenyang langsung tidur...'' kata Kinara.
''Mommy keluar dulu, kalian istirahat aja.'' kata mommy Shanum. ''Ayo Ra.'' ajaknya.
''Iya mom.'' jawab Kinara. ''Hem...lain kali pintunya di tutup dong, gimana kalau mommy, daddy atau anak-anak yang lihat.'' kata Kinara sebelum keluar. ''Dan tahan daddy Ax...masih 40 hari loh puasanya...''sambungnya terus pergi begitu saja.
...****************...
''Ini masih seperti mimpi...aku gak nyangka sekarang kita sudah jadi orangtua dan punya dua anak seimut ini...'' kata Axel sambil menowel-nowel pipi si kembar secara bergantian.
''Aduh dad, jangan di gituin dong...nanti kalau mereka bangun dan jadi rewel gimana.'' kata Shakila.
''Habisnya aku gemes banget sama mereka...seperti punya mainan baru saja.'' sahutnya.
''Ya ampun dad, tega banget anak sendiri di katain mainan.'' kata Shakila. ''Daddy kamu ini ada-ada saja ya sayang...'' katanya lagi pada kedua anaknya yang sedang terlelap. ''O iya sayang, tasyakuran baby twins gimana?'' tanya Shakila.
''Semua di atur sama mommy.'' jawab Axel. ''Mommy sangat begitu antusias ingin menyiapkan acara tasyakuran cucu kembarnya ini.'' lanjutnya. ''Gak apa-apakan sayang?'' tanyanya.
''Ya gak apa-apa dong...aku malah terimakasih banget sama mommy.'' jawab Shakila.
__ADS_1
''Terimakasih ya telah hadir dalam kehidupan aku sayang...'' ucap Axel dengan memegang tangan Shakila.
''Iya sayang...aku juga terimakasih.'' sahut Shakila.