Terikat Kesalahan Gus Zayn

Terikat Kesalahan Gus Zayn
Zayn tak terima


__ADS_3

"Aku hanya menyayangimu tanpa ada niat untuk merebut dari orang yang berada di sampingmu,


Kita saling menyayangi tapi arti sayang kita berbeda hingga kita tak mungkin saling memiliki.


Sedalam apapun aku mencintaimu, aku sadar kau akan tetap menjadi miliknya.


Aku terlambat ...


Terkadang aku memilih mundur tapi cintaku tidak mengijinkanku untuk pergi sehingga aku sulit untuk melepasmu."


seorang pria mendatangi rumah Zayn dan mengatakan itu di hadapan Alexa. Hanna yang baru saja kembali sehabis mengantar Lula di buat terkesiap.


Air mata pria itu bahkan tergelincir dari tempatnya sehingga menganak sungai di kelopak matanya.


"Apa yang kak Arfan katakan?" Alexa mengerutkan kening dengan sangat dalam, ia tak mengerti dengan kalimat puitis yang Arfan katakan. Menurut Alexa sepupunya terlalu berbelit-belit, otak ceteknya tak mampu mengartikan kalimat itu.


"Alexa aku mencintaimu. Cinta seorang pria terhadap seorang wanita, bukan sebagai sepupu apa lagi seorang adik kakak. Sejak lama aku menginginkanmu Lexa, hanya saja aku memendamnya karna kau memiliki kekasih, namun saat kau bukan kekasih Adam lagi aku kembali tapi kau malah sudah di miliki pria lain." Arfan mengatakan kalimatnya dengan parau, pupus sudah mimpinya untuk memiliki gadis idamannya.

__ADS_1


Hanna semakin terkesiap, ia mematung di balik pilar rumahnya. Hanna bukan terkejut karna Alexa memang banyak yang menyukai hanya saja Hanna terkejut jika Arfan adalah sepupu Alexa. Ia tau Arfan adalah seorang pria yang di sukai Alena bahkan Alena sempat membatalkan perjodohannya dengan Adam hanya karna pria itu.


"Cukup kak, aku pusing mendengar bualanmu."


Arfan baru saja menyelesaikan pendidikannya di luar negri di bidang bisnis, ia baru tau beberapa hari ini jika Alexa menikah karna kecelakaan.


"Tapi meski begitu, aku berharap yang terbaik untukmu. Seandainya suamimu sudah tak menginginkanmu pulanglah padaku Alexa." Arfan tampak kecewa karna pernikahan Alexa dan Zayn.


Alexa memijat pelipisnya, ia sangat pusing akan tingkah sepupunya yang menurutnya benar-benar aneh, selama ini Alexa mengira Arfan memberikannya perhatian juga kabar setiap saat adalah tindakan yang normal mengingat mereka bersaudara. Tapi kini Alexa mengerti jika Arfan melakukan hal itu karna Arfan menyukainya.


"Kak, kita bersaudara." Alexa memperingati Arfan barang kali pria itu lupa.


"Aku mencintaimu saat umurmu masih belasan Alexa. Aku pergi melanjutkan pendidikanku hanya agar aku bisa melenyapkan rasaku. Sungguh aku tersiksa atas status kita di balik kata sepupu." Tangis Arfan sudah berhenti tapi tidak dengan kesedihannya.


"Aku berhasil untuk tidak menghubungimu. Tapi tidak dengan melupakanmu. Aku gagal Alexa! Aku berpura-pura tidak perduli padamu tapi aku tersiksa bila mengingat tentang dirimu."


"Ayah menentang perasaanku. Orang yang tidak bisa aku lupakan adalah orang yang tidak mungkin aku miliki, kau tidak benar-benar pergi dari hatiku selama aku mengingatnya. Menyakitkan bukan?"

__ADS_1


"Untuk itu lupakan aku kak. Aku berdoa suatu saat nanti ada gadis baik hati yang mampu mengganti namaku di hatimu." Alexa berujar dengan sangat tulus.


"Semoga saja. Aku pamit Alexa." Tujuan Arfan menemui Alexa adalah untuk mengatakan apa yang ia pendam selama ini. Arfan merasa lega saat yang ia merasa sudah melakukan hal yang benar.


Hanna segera bersembunyi kala pria yang bernama Arfan itu hendak berlalu.


Selepas kepergian Arfan, Hanna mengajak Alexa untuk pergi kerumah kakek neneknya.


.


Zayn kini tengah berada di rumah kakek neneknya. Zayn merasa akan di sidang di tempat itu, menyadari tatapan nenek dan kakeknya yang menatapnya dengan horor.


Ada raut wajah kecewa yang di tampilkan oleh kakek Ridwan dan nenek Kimmy.


Hampir satu jam semua orang membisu dengan pikiran masing-masing.


"Kau tau apa akibat yang kau lakukan korban utamanya adalah anakmu nanti Zayn?" Kakek Ridwan mendesahkan nafas kecewa.

__ADS_1


Zayn mengangguk ia tau jika anaknya nanti selamanya akan menjadi anak di luar nikah. Meskipun mereka kini sudah menikah tapi status itu tak akan bisa di rubah begitu saja.


"Tapi tolong jangan katakan bayi Zayn adalah anak haram. Bagi Zayn tak ada anak yang haram, semua bayi suci hanya perbuatanku saja yang haram dan terkutuk." Zaym berujar, ia tak terima jika ada orang lain yang akan mengatakan bayinya anak haram sekalipun keluarganya sendiri.


__ADS_2