Terikat Kesalahan Gus Zayn

Terikat Kesalahan Gus Zayn
Kembalikan dia padaku


__ADS_3

Zayn dan Alexa mengunjungi kantor polisi. Meski Alexa meminta Zayn membebaskan Lula begitu saja, tapi Zayn tetap akan mengaajukan beberapa syarat untuk Lula.


Zayn sudah banyak menemui orang dan karakter seperti Lula ini merupakan orang yang licin serta cerdik, Zayn tak akan membiarkan Lula berbuat sesuatu yang akan merugikan istrinya.


Zayn meminta Alexa untuk menunggu di ruang tunggu di sana, Zayn bahkan memberikan beberapa makanan agar Alexa tidak kesepian.


"Alexa tunggu sebentar di sini! Aku akan segera kembali." Zayn mengusap lembut pucuk kepala Alexa.


"Aku ingin ikut kak." ujar Alexa memegangi ujung baju Zayn.


"Tidak bisa, kau harus di sini." Alexa sebenarnya bertanya-tanya dalam rangka apa Zayn sampai mengakui pernikahan mereka di hadapan Lula, bahkan Zayn membongkar aibnya. Tidak mungkin kak Zayn tiba-tiba membongkar pernikahan mereka, sedangkan ia sudah meminta agar Zayn merahasiahkannya. Pasti ada penyebabnya.


"Kau berhutang penjelasan padaku. Banyak hal yang ingin ku tanyakan padamu." Ujar Alexa, ia sama sekali tak tau jika Lula pernah mendatangi dan mengajukan lamaran kepada Zayn.


"Tanyakan apapun yang ingin kau tanyakan nanti. Sekarang aku harus menemui Lula terlebih dahulu."


Ada beberapa poin yang harus Zayn ajukan sebagai syarat pembebasan Lula.


Zayn juga meminta tolong seorang polisi yang merupakan rekannya semasa sekolahnya dulu. Untuk membuatkannya sebuah surat perjanjian hitam di atas putih juga di sertai dengan matrai di dalamnya.


Saat Zayn menghampiri Lula di selnya, gadis itu terlihat tengah menangis sesegukan. Banyak genangan air matanya di sekitaran wajahnya. Bukan hanya tekanan batin yang Lula alami beberapa teman Lula sudah mengetahui hal ini.


Rupanya Lula malah di buat malu oleh seseorang bahkan vidio Lula di tangkap polisi kini menyebar di jejaring sosial.


Ada sebuah akun yang sudah memberikan penjelasan yang logis terkait kehamilan Alexa. Tanpa harus menyudutkan Zayn. Nama Alexa kini sudah di kembalikan oleh seorang, akun Alexa sudah di bersihkan. Meskipun tidak akan merubah apa yang terjadi tapi orang itu berharap Alexa sembuh dari rasa malunya dan tidak tertekan.


"Lula." Zayn memanggil nama sepupunya. Lula yang tengah menangis menghentikan tawanya ia mendongak sesosok pria yang menjadi idamannya sejak lama.


Lula inging sekali memeluk tubuh jangkung yang kini sudah menjadi suami dari sepupunya itu, ada pula rasa malu yang merebat di hati Lula.

__ADS_1


"Kak Zayn." panggil Lula pelan, ia segera berdiri dan menggeret tubuhnya untuk mendekat ke arah Zayn dengan sel sebagai pembatasnya.


"Tolong bebaskan aku kak, aku malu, aku tak ingin di sini jangan biarkan aku menginap di sini. Aku bersedia melakukan apapapun asalkan kak Zayn mencabut laporannya. Sungguh aku minta maaf. Aku janji tak akan mengulanginya lagi." Lula memohon di hadapan Zayn di sertai airmata sebagai senjatanya.


Lula sangat ketakutan. Bukan hanya mentalnya saja yang terguncang ia bahkan sempat di tampar oleh teman satu selnya sampai sudut bibirnya mengeluarkan darah segar. Padahal Lula tak merasa melakukan kesalahan terhadap orang itu. Tidak tau saja Lula jika orang yang menamparnya sudah di bayar seseorang, untuk memberikannya pelajaran agar tidak macam-macam terhadap Alexa.


Lula di tampar dua kali oleh orang itu, sehingga polisi wanita memindahkannya ke sel lain. Lula bahkan tak habis pikir kenapa banyak sekali orang yang perduli terhadap Alexa.


Sel Lula di buka oleh seorang sipir. Dan Zayn meyuruh Lula untuk mengikutinya, dengan selembar kertas juga sebuah pena di tangan kanannya.


"Ikuti aku!" ujar Zayn datar, ia membawa kakinya menuju sebuah tempat yang di sediakan kantor polisi.


Banyak hal yang akan Zayn bicarakan padanya.


Tapi sebelum itu Zayn meminta agar Lula mau meminta maaf kepada Alexa, baik secara langsung maupun seperti sekarang yang tengah Zayn lakukan yaitu merekam permintaan maaf Lula karna sudah menyebarkan berita yang tidak benar. Dan mengatakan jika Alexa hamil karna sudah memiliki suami. Ya hanya sebatas itu, Zayn menyudahinya. Meskipun Lula bersedia mengadakan klarifikasi sesuai permintaan Zayn sedari awal.


"Cukup. Alexa memintaku untuk tidak mempermasalahkan lagi hal ini, aku harap kau bisa bekerja sama."


.


Di tempat lain.


Alexa tengah memakan camilan yang di belikan oleh Zayn, ia sesekali melirik kearah lorong redup yang tadi menelan tubuh Zayn untuk menemui Lula. Entah mengapa ia merasa di awasi sejak tadi sehingga Alexa merasa tak nyaman, rasanya ada sepasang mata yang kini tengah mengintainya. Alexa bahkan celingukan untuk mencari keberadan sang pemilik mata yang mengintainya.


Belum sempat Alexa menemukan seseorang yang memperhatikannya tiba-tiba ia di buat tersentak karna kedatangan seseorang yang langsung menampar serta menjambak rambutnya yang terutup hijab.


Alexa tak sempat melawan saat orang itu kini sudah menarik hijabnya sampai terlepas, hingga peniti yang menjadi penghubung penutup kepalanya kini melukai leher yang tepat berada di bawah dagunya. Ya peniti itu sudah melukak Alexa sehingga cukup mengeluarkan banyak darah segar.


"Dasar ja lang!" ujar seorang wanita. Yang mana wanita itu merupakan Mama Lula.

__ADS_1


"Kau yang hamil di luar nikah! Lalu hanya karna Lula mengatakan kebenarannya tentang dirimu yang hamil di luar nikah. putriku sampai masuk penjara karna dirimu sialan!"


Sekali lagi wanita itu menampar dan mencabik tubuh Alexa.


Naluri seorang ibunya tak sempat melindungi wajahnya, yang ia lakukan hanya melindungi perut buncitnya. Ia takut wanita itu melukai bayi di dalam perutnya.


Alexa merasakan kulit kepalanya di tarik ia merasa helaian rambutnya lepaskan secara paksa.


"Beraninya kau!" Seseorang berujar berat hingga, sesaat kemudian Alexa melihat tubuh yang tadi menyakitinya melayang dan terhantuk ke dinding dan menimbulkan dentuman yang lumayan keras.


Seorang pria membanting tubuh Mamanya Lula. Bahkan tidak cukup sampai di sana pria itu menendang punggung wanita yang menyakiti Alexa sampai berdarah-darah.


Dengan membabi buta pria itu hendak kembali memukul wanita itu tapi dua orang polisi wanita menghentikan tindakannya, dan menolong Mama Lula yang tergeletak babak belur.


"Kak Adam." panggil Alexa pelan. Ya Adamlah seseorang yang sudah membersihkan nama Lula dari media sosial. Ia juga yang membayar seorang tahanan untuk menyakiti Lula. Bahkan Adam mengintai Alexa hanya unyuk memastikan keadaan wanita itu. Namun saat Alexa mencurigai keberadaannya Adam segera bersembunyi di balik dinding hingga ia kecolongan dan wanita gila itu menyakiti wanita hamil, yang merupakan istri orang tapi masih ia cintai.


"Alexa ... Kau terluka. Maaf, maafkan aku aku tak bisa melindungimu." Adam segera mendekat ke arah Alexa yang terluka, bahkan leher Alexa mengeluarkan darah. Beberapa memar juga terdapat di wajah Alexa.


"Kak Adam. Apa kak Adam tidak papa?"


"Aku tidak papa."


Entah dari mana asalnya Zayn tiba tiba mendorong tubuh Adam untuk menjauh dari istrinya.


Belum Zayn mengatakan apa apa sebuah kepalan tangan melayang di wajah Zayn. Adam juga menarik kerah kemeja Zayn dan menyudutkan Zayn ke dinding.


"Jika kau tak bisa melindunginya. Akan lebih baik jika kau mengembalikan Alexa kepadaku." Adam bahkan nyaris membuat Zayn kesulitan bernapas karna cengkramannya terlalu kuat.


"A-apa ma-mak-maksudmu?" nafas Zayn bahkan mulai tersenggal, Adam bukan hanya mencengkramnya saja melainkan mencekiknya sekarang.

__ADS_1


"Pria macam apa dirimu? Membiarkan istri dan calon anakmu terluka." Adam melemparkan tubuh Zayn ke lantai, hingga pria itu terbatuk-batuk.


__ADS_2