Terikat Kesalahan Gus Zayn

Terikat Kesalahan Gus Zayn
Sok baik


__ADS_3

"Yah, aku mohon lamarkan Gus Zayn untukku. Yah ..." Lula terus mengikuti langkah kaki Ayahnya, setelah sebelumnya papa Lula menolak permintaannya. Bukan tanpa alasan Ayah Lula menolaknya melainkan ia belum siap jika putrinya harus patah hati.


Pernah dua kali ayah Lula dan Kahfa menyampaikan niatnya untuk menikahkan Zayn dan Lula, tapi sebanyak dua kali pula Zayn menolaknya, Zayn memberikan alasan yang cukup masuk akal sehingga ayah Lula tidak ingin memaksa. Ayah Lula memang tidak mengetahui jika Zayn sudah menikah dengan Alexa yang merupakan keponakannya, putri dari kakaknya yang bernama Azam.


"Yah, Waktu itu ada seseorang yang melamar Gus Zayn, tapi Gus Zayn menolaknya dengan alasan ada hati yang tengah ia jaga. Menurut Ayah hati siapa yang di jaga Gus Zayn? Selama ini, Dia tidak terlihat dekan dengan siapapun. Hanya padaku Gus Zayn terlihat baik dan perhatian. Pokoknya aku ingin menikah dengan Gus Zayn." Lula tetap kekeh. Sampai ibunya kesulitan membujuknya.


Ayah dan ibu Lula terdiam, benar juga apa yang putrinya ucapkan.


"Pokoknya secepatnya aku ingin di nikahkan dengan Gus Zayn! Aku tak ingin Gus Zayn mulai menaruh hati kepada Alexa."


"Alexa?" ucap ayah dan ibu Zayn secara bersamaan.


"Ya Bu, sudah dua kali aku melihat Gus Zayn menatap Alexa lekat. Selain itu Alexa sengaja terluka di hadapan Gus Zayn hanya agar Gus Zayn pethatian dan mengobati luka di kakinya. Dan tadi Lula melihat Alexa menggoda Gus Zayn Bu, dia bahkan memasukan lengannya ke dalam pakaian Gus Zayn dengan dalih membatu Gus Zayn dari serangan semut yang menggigitnya." Lula mengatakan apa yang dia lihat dengan sedikit di tambah-tambahkan agar ibu dan ayahnya mau melamarkan Zayn untuknya.


"Lalu Zayn diam saja saat ada seorang gadis yang menyentuh tubuhnya?" Ayah Lula bertanya.


Lula mengangguk mantap, ia tidak berbohong kali ini, Zayn benar-benar membiarkan Alexa menyentuh tubuhnya dari mulai punggung hingga ke dadanya.

__ADS_1


"Dimana kau melihatnya?"


"Di depan rumah tante Lexi Yah."


Ayah Lula diam. Ia masih mang-mang mengingat dirinya sangat mengenal Zayn. Pemuda itu tidak mungkin melakukan hal itu mengingat Zayn sangat taat juga selalu menghindari interaksi dengan setiap wanita. Lagi pula Zayn tak mungkin mengumbar sesuatu yang bisa di katakan perbuatan buruk. Untuk sesaat Ayah Lula merasa jika putrinya tengah berbohong.


Menyadari ayahnya yang tengah berpikir Lula langsung mengeluarkan suaranya kembali.


"Alexa kan sudah berhijab sekarang juga kerap kali mengikuti pengajian di pesantren Yah, Lula yakin jika Alexa juga menginginkan Gus Zayn untuk menjadi suaminya." Lula terlihat sangat yakin mengatakannya. Tidak tau saja jika yang di gunjingkan olehnya benar-benar istri dari pria idamannya.


"Baiklah. Nanti Ayah akan berbicara kepada Ustadz Kahfa terlebih dahulu."


"Terimakasih ayah." Lula mrmeluk ayahnya dan kembali pamit untuk kembali kerumah Zayn untuk memberikan kue buataannya.


Sesampainya di rumah Zayn, Lula melihat Zayn kini tengah mengupas buah jambu namun yang kembali membuatnya terasa terbakar adalah tindakan Zayn yang mana malah memberikan buah itu untuk Alexa dan menyuruh Alexa untuk memakannya.


"Ale, jangan mencicipi nanas! Konon katanya buah itu tak baik ..." Belum sempat Zayn menyelesaikan kalimatnya, ekor matanya lebih dulu menangkap kehadiran Lula sehingga ia tak melanjutkan ucapannya.

__ADS_1


Untung saja Lula tidak mendengar jelas apa yang Zayn ucapkan.


"Gus Zayn aku membawa kue kesukaanmu." Lula berujar riang setelah sebelumnya mengucapkan salam.


Alexa turut mengajak Lula untuk bergabung memakan rujak buatan mama mertuanya.


"Lula makan buah jambunya." Alexa menggeser keranjang yang berisi buah jambu aer yang sudah di cuci bersih. Sedangkan jambu di atas piring yang Zayn kupaskan untuknya ia nikmati sendiri menggunakan tusuk gigi.


"Aku tak akan menangis lagi kali ini sekalipun kau menghabiskan buah jambunya, jika aku ingin lagi aku akan minta kak Zayn untuk mengambilkannya lagi." ujar Alexa.


Lula semakin di buat heran mengapa Zayn diam saja tidak menyangkal perkataan Alexa. Memangnya Zayn akan menuruti ke inginan wanita yang tak pernah akur dengan Zayn itu. Lula baru sadar satu hal sejak beberapa minggu terakhir keduanya tidak terlihat berdebat lagi. Lula semakin di buat penasaran ada apa sebenarnya?


"Lihat saja jika sekali lagi aku melihat Alexa menggoda kak Zayn aku akan memberi Alexa peringatan." gubam Lula dalam hati.


"Lula kenapa malah melamun. Makan yang banyak bukankan buah ini buah kesukaanmu?"


"Sok baik sekali Alexa ini, terlihat jelas jika dirinya tengah mengatur siasat untuk memikat calon imamku. Cih." Lula berdecih pelan.

__ADS_1


__ADS_2