TERJERAT MENIKAHI OM TUA

TERJERAT MENIKAHI OM TUA
EPS.103


__ADS_3

Sudah hampir 1 jam keluarga besar Alkatiri menunggu kedatangan Cinta.


"Kenapa kamu sekali ya?"


Mommy Diah jadi gusar, dia tak bisa duduk dengan tenang.


"Tenang, ada Dino dia sedang mengikuti Cinta kok"


Dino meski tanpa disuruh dia menyamar dengan tampilan berbeda, tak lupa lelaki itu juga menyuruh Jamie untuk datang dan mengawasi anggota keluarga yang tersisa.


Terlihat Cinta sedang bersitegang dengan para pengawal bayangan milik Karenina.


"Siapa kalian!"


"Bukan urusan mu siapa kami tapi yang jelas nyawa mu adalah target kami"


"Aku tidak kenal kalian!"


"Tapi tuan mereka punya dendam dengan mu!"


Mata Cinta terbelalak, Smith muncul dari belakang mereka.


"Kau Smith....."


"Benar, bagaimana rencana ku sangat hebat bukan"


Sepertinya ketegangan diantara mereka sudah semakin meningkat.


Tett......


Dino memencet alarm merah siaga 1 kepada seluruh pemegang jam alarm tersebut.


Aksara sudah sampai di negara A, meski klien nya menolak meeting mendadak namun Aksara rela mengambil resiko jika meeting ini tidak terjadi malam ini maka otomatis kerja sama mereka gagal. Dengan ancaman demikian klien itu mau menuruti keinginan Aksara.


Aksara terhenti ketika meeting sedang berjalan, alarm tanda bahaya langsung menuju pada nya. Melki melirik tuan nya tak berselang lama alarm sos siaga 1 menyala. Dengan terpaksa Aksara menyetujui semua hasil meeting.


Aksara terlihat mengebut menyetir mobil menuju bandara untuk segera sampai di jet pribadi yang dia barusan hubungi.


"Menyerah lah dan ikut dengan kami secara baik-baik"


Ucap komandan para pengawal milik Karenina.


"Tidak akan"


"Percuma kau melawan, rekan kerja ku sudah menahan suami mu di negara A, bahkan jika paling cepat pun akan sampai besok pagi"


"Tidak"


Cinta segera meraih kamar mandi terdekat lalu masuk.


'Untuk sementara nyonya aman'


Pikir Dino.


ddrreett......


Pesan masuk ke alat khusus pasukan milik Dino.


"Bunuh yang membuat nyonya menderita tanpa ampun"

__ADS_1


Setelah membaca pesan itu, Dino menyeringai. Artinya dia tidak harus menahan emosi nya.


"Akhirnya hari ini datang juga, aku tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini bos"


Gumam Dino.


Menunggu Aksara yang masih 2 jam lagi, Dino sudah menyiapkan beberapa rencana. Karena anak buah Smith dan Karenina berjaga di toilet. Sementara semua keluarga sudah dipulangkan karena mereka beralasan jika Aksara mengajak Cinta berlibur.


"Jamie, apa pasukan mu sudah siap?"


"Sudah ada ibu-ibu geng sosialita"


"Bagus"


Benar saja 10 menit kemudian yang dibilang Jamie pasukan nya sudah datang.


"Hei kalian tidak boleh masuk!"


Teriak salah seorang pengawal, namun salah satu ibu sosialita yang berdandan menor itu maju.


"Hei lelaki berkumis tebal, kami ini mau menggunakan toilet untuk kencing, touch up kau tidak tahu ya"


"Cari toilet yang lain"


"Apa kau tak pernah mengantar wanita, jika sehabis makan itu wajib touch up juga ke toilet supaya sehat"


"Alasan kalian"


"Kalau kau tidak minggir kami akan berteriak bahwa kau lelaki cabul"


2 pengawal itu pun akhir nya kalah dengan ibu-ibu geng sosialita itu.


"Baik lah, kau hebat"


Ibu-ibu itu masuk secara bergantian, karena jumlah mereka kurang lebih 15 orang. Dari makanan, buah, kursi empuk bahkan selimut, pewangi toilet juga dibawa untuk ibu hamil.


"Untuk sementara ini kita aman"


"Benar masih tersisa waktu 1 jam, kita harus berhati-hati"


Dino dan Jamie serta beberapa anak buah nya berdiskusi sambil mengintai nyonya mereka.


"Bagaimana tuan?"


"Kita jangn membuat orang hamil bermasalah, apa lagi itu milik seorang Wicaksara, jika kita salah maka akan membuat nya mengamuk"


"Baik lah"


"Kita hanya menunggu sampai mall ini tutup, lalu ringkus"


"Baik tuan"


Smith sedang memakan makan malam mewah nya di restoran di dalam mall yang mewah itu.


"Disini semua nya nyaman, sebaik nya aku memesan kamar untuk istirahat selama 2 jam saja"


Sementara anak buah Dino tersenyum ini kesempatan bagus untuk melumpuhkan Smith pikir mereka.


Smith masuk ke dalam hotel.

__ADS_1


"Eh, siapa kalian?"


"Kami layanan kamar istimewa untuk lelaki penyewa kamar istimewa ini"


"Oh, aku mengerti"


Secar Smith seorang lelaki hidung belang, maka dia sudah pasti bisa ditundukkan. Mereka selain dibayar untuk memuaskan Smith juga memberikan nya obat tidur dosis tinggi yang juga menyebabkan daya khayal yang sangat imajinatif.


"Bagaimana?"


"Beres bos"


"Bagus"


"10 menit lagi bos akan tiba disini, kita harus bersabar"


"Baik lah, kita jangan gegabah"


Sementara Cinta perut nya begitu terasa sakit melilit seperti diremas karena sudah 2 jam berdiri waktu berdebat dengan mereka.


"Aduh sakit sekali"


Dino melihat layar monitor pemantau kamar mandi dimana nyonya nya disekap para pasukan milik Smith.


Sementara 2 orang pasukan itu datang.


"Dimana tuan Smith?"


"Bukan kah dia pergi bersama tuan?"


"Dia belum kembali?"


"Belum tuan"


"Mall akan ditutup 20 menit lagi, si tua itu malah menghilang"


"Lalu kita bagaimana tuan?"


"Tuan kita belum sembuh total"


Mereka terlihat berbicara panjang lebar, sementara Cinta mati-matian menahan sakit itu.


"Bagaimana?"


"Bos"


"Tuan"


"Siapkan penyerangan sekarang!"


"Baik, bos"


"Bagaimana dengan Melki?"


"Dia jet lag, biarkan dia tidur dilantai seperti gembel"


"Baik tuan"


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2