TERJERAT MENIKAHI OM TUA

TERJERAT MENIKAHI OM TUA
S2 EPS.174


__ADS_3

Semua keindahan begitu menyala di taman dengan aneka lampu yang terang di sore hari. Rave begitu menikmati nya apa lagi saat ini bersama dengan seorang gadis idaman nya.


'Kau begitu cantik, seperti lili putih harum bak melati, rambut mu bak daun pohon wilow'


Gumam Ravenda terpesona dengan keindahan dari istri cantik tuan muda nya.


"Kau sangat senggang rupa nya?"


",Tentu, aku tangan kanan Rei"


"Jabatan yang bagus"


"Kau tidak bekerja?"


"Ingin, tapi tuan Rei belum memberikan ijin nya"


"Kenapa harus meminta ijin pada nya?"


"Entah lah, tapi aku sudah punya janji jika aku tidak akan membantah semua ucapan nya pada ku"


"Termasuk jika dia mempermainkan mu?"


Ucap Rave, Min terdiam dia membuang muka nya. Min tak ingin berdebat dengan siapa pun, termasuk pikiran atau hati nya.


"Aku beli permen kapas dulu ya!"


"Baik lah, aku menunggu mu disini!"


Rave senang meski hanya berteman baik saja dengan gadis itu, karena dia sudah menjadi milik tuan muda sekaligus majikan nya.

__ADS_1


"Ini untuk mu"


Min menjulurkan tangan nya memberikan permen kapas kecil yang dia beli dengan uang seadanya saja, karena tidak ada uang lagi.


"Ini bentuk apa?"


"Aku hanya asal beli"


"Suka apa, aku suka boneka beruang dari kapas"


"Baik lah, tunggu sebentar"


Rave pergi membelikan apa yang diucapkan Min lantas membeli sepasang berwarna merah muda dan biru yang begitu cantik.


"Ini, aku belikan sepasang kata mereka"


"Mana saja boleh, tapi karena sudah membeli sepasang jadi yang merah muda untuk mu saja"


"Iya, aku yang ambil biru"


"Hem, baik lah pertukaran yang adil nampak nya"


"Ayo kita pulang sebentar lagi akan malam, aku takut tuan Rei akan segera pulang"


"Tidak, apa lagi pula ini masih sore"


"Tidak kalau aku tidak ada di rumah dia akan marah"


"Oh baik lah, sobat"

__ADS_1


Mereka tertawa bersama, sebelum petang Rave membawa Min pulang. Min sangat senang karena bisa berjalan-jalan keluar.


"Nyonya cepat mandi lalu makan malam sudah disiapkan"


James segera menyapa di pintu masuk.


"Baik lah, terimakasih paman James"


James tersenyum karena nyonya muda nya sangat ceria hari ini tidak seperti biasa nya. Gadis cantik namun murung karena tidak bisa keluar hanya bermain di sekitar rumah.


Min segera mandi, memakai piyama kesukaan nya lantas turun ke bawah untuk menyantap makan malam yang paman James siapkan.


"Paman James, apa tuan belum pulang?"


"Belum nyonya, tuan sekitar seminggu berada di luar kota"


Min terdiam, rupa nya lelaki itu pergi tanpa pamit pada nya.


'Lelaki itu tidak memberitahu ku jika dia ada keluar kota, tapi benar juga apa urusan nya dengan ku, sudah lah makan lalu tidur saja'


Gumam Min dalam hati, dia begitu bebas saat ini karena tuan pemarah nya itu tidak pulang.


Sementara Rei dibelahan benua lain dia sudah mengurus kepulangan seseorang wanita yang sejak kecil berada disisi nya.


"Kak Rei"


"Kau sudah selesai?"


Gadis 25 tahun itu mengangguk, cantik, bersurai panjang dengan mata yang setajam kelinci dan sexy tentu nya, gadis itu bak model.

__ADS_1


Gadis cantik nan anggun itu telah menyelesaikan pendidikan master nya di benua lain. Gadis itu sudah Rei tempa untuk menguatkan posisi nya agar berada di pihak nya untuk selalu membantu nya.


BERSAMBUNG.


__ADS_2