Terpikat Lelaki Keturunan Ningrat

Terpikat Lelaki Keturunan Ningrat
Jimmy Permana


__ADS_3

Sementara itu, di villa milik Kentaro, Miko dan Tora terbangun dengan terkejut, pasalnya mereka terbangun karena tubuh mereka diraba-raba tak jelas.


Miko yang selalu mengantongi scalpel ( pisau bedah ) kemana-mana , langsung saja mengibaskan scalpelnya, beruntung tidak mengenai siapa-siapa, karena si peraba tubuhnya jatuh karena kaget dengan refleks Miko, sementara Tora refleksnya lebih mengerikan, dia langsung mencekik leher si peraba hingga si peraba memucat karena kehabisan nafas.


"To-to.... long...." rintihan terbata memilukan keluar dari mulut wanita yang dicekik oleh Tora.


Yup, dua peraba tubuh itu adalah dua wanita penghibur milik organisasi Kentaro, mereka tak tahu kalau Tora dan Miko adalah dua psychopath yang berbahaya.


"Siapa yang memerintah kalian?" tanya Tora, tangannya tak mengendurkan cengkeramannya di leher wanita yang berada di tangannya.


"Bo-boss... Di-dia mi-minta untuk mem-mem-bangunkan ka-kalian," jawab wanita yang terjatuh di lantai.


"Cih, kalian ingin kehilangan tangan kalian?" ancam Miko dingin, sambil mengacungkan scalpelnya pada wanita yang gemetaran di lantai.


"Ma-maafkan ka-kami," ucap wanita itu gemetaran, sementara wanita yang berada dalam cekikan Tora sudah melemas dan tidak berontak lagi, Miko memberi kode pada Tora agar melepaskan wanira malang itu.

__ADS_1


Tanpa perasaan, Tora melempar tubuh wanita yang sudah tak berdaya itu ke lantai, beberapa temannya yang menyaksikan dari lantai dua buru-buru berlari turun dengan jeriran dan berusaha menolong temannya yang sudah tak bergerak.


Miko kesal mendengar jeritan tak jelas wanita-wanita itu, dia menatap tajam ke arah mereka lalu berkata, "Diam, kalau tak ingin kuperlebar mulut kalian," ancam Miko dingin, dan seketika ruangan itu senyap, bahkan tak ada satupun dari para wanita itu yang berani bernafas.


Tora merapikan bajunya, lalu berjalan keluar meninggalkan villa diikuti Miko.


"Sialan," umpat Miko, "Kita kesiangan," sambungnya kesal.


"Kemana perginya Kentaro?" tanya Tora.


"Entah, nampaknya tak pulang semalam," jawab Miko.


Miko menggeser tombol hijau dan langsung memasang loudspeaker.


'You madman, how could you hurt the woman who works for me?' bentak Kentaro tiba-tiba. ( Orang gila, bisa-bisanya kamu mencederai perempuan yang bekerja padaku ).

__ADS_1


'Hah, she asked for it,' ( Dia yang memintanya ) jawab Tora acuh tak acuh sambil mengemudikan mobil Bugatti Veyron 500X milik Miko.


'Kau bisa memukulnya saja tanpa perlu memecahkan pita suara dan mematahkan lehernya,' seru Kentaro geram.


'She asked for it, end of the arguments,' ( Dia memintanya sendiri, hentikan perdebatan ), Tora langsung memutus sambungan telepon Kentaro dan segera melanjutkan mengemudi dengan tenang.


Kentaro yang masih berada dalam perjalanan kembali ke villa dari mengintai kediaman keluarga Sasmita, melontarkan sumpah serapahnya, pasalnya, wanita yng Tora buat patah leher dan pecah pita suara adalah wanita penghibur favorit pelanggannya.


"Berengsek Tora, aku kehilangan satu sumber uang lagi gara-gara dirinya. Cih, kenapa wanita-wanita itu bodoh sekali, apa mereka hanya tahu cara membuka lebar kaki mereka saja tanpa bisa menggunakan otak?" gerutu Kentaro dengan geram.


Dia memang meminta wanita penghibur milik organisasinya untuk membangunkan Tora dan Miko, tapi dia tak menyangka kalau mereka menggunakan cara erotis untuk membangunkan kedua sahabatnya itu, dan inilah sekarang akibatnya.


Lagi-lagi, untuk yang kesekian kalinya, dia harus mengeluarkan biaya pengobatan untuk anak buahnya yang menjadi korban kekejaman Tora.


"Bos, informasi tentang pemuda itu sudah kudapatkan," ucap Jack seraya memberikan laptopnya kepada Kentaro.

__ADS_1


"Jimmy Permana, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum Universitas Y, cucu dari sepupu Broto Sasmita?" gumam Kentaro membaca data dari informasi yang didapatkan oleh Jack.


Kentaro merasa ada yang janggal, karena melihat postur tubuh dan gerak gerik Jim, Kentaro yakin kalau Jim bukan hanya sekedar mahasiswa biasa.


__ADS_2