
"Alika bangun sayang....ini sudah siang nanti telat lagi!" seru Sara yang sudah berada di depan pintu kamar Alika.
''Iya Ma 5 menit lagi," jawab Alika yang sontak membuat Sara masuk ke kamar dengan membawa air di gelas.
Dan byurrr
''Akhh mama apaan sih peke siram - siram segala," seru Alika sambil beranjak dari tempat tidurnya.
''Makanya kalo disuruh bangun langsung bangun tuh lihat udah jam berapa!" ujar Sara sambil menunjuk jam yang sudah menunjukkan pukul 06.45.
Alika yg melihat jam pun langsung kaget kemudian ia lari menuju kamar mandi.
"Ah gimana nih pasti keburu telat," gerutu Alika saat masuk kamar mandi.
Tidak sampai 5 menit akhirnya Alika selesai melakukan ritual mandi ala bebeknya.Alika segera turun ke lantai bawah dengan tergesa - gesa. "Pagi semua!" sapa Alika saat tiba di meja makan.
"Pagi juga sayang," jawab Toni sambil tersenyum lebar.
"Mah,Pah alika berangkat dulu ya,udah telat nih," ucap Alika sambil bersalaman dengan Sara dan Toni tanpa menghiraukan kakaknya.
"Woi gue nggak dianggep manusia nih," seru Lenno,kakak laki - laki Alika karena tidak disapa ataupun sekedar pamit padanya.
"Siapa ya?nggak keliatan," jawab Alika sambil tersenyum mengejek Lenno.
"Eh awas ya lo Gue bilangin sama Mama kalo lo sering.....mmpphh!" belum selesai berbicara Alika sudah membekap mulut sang kakak hingga tidak jadi mengungkap rahasianya.
"Apaan sih Abangku tersayang jangan gitu dong sama adik sendiri," ucap Alika sambil melepas tangannya dari mulut abangnya.
"Makanya jangan nyolot lo sama gue atau....", Alika melotot mendengar ucapan abangnya yg menampilkan senyum mengancam.
"Sudah - sudah berantemnya,Alika katanya kamu telat kok malah berantem sama Abang kamu sih?"ujar Sara karena malas mendengar perdebatan kedua kakak beradik itu.
"Huh ini semua karna lo, gue jadi telat...tunggu pembalasan gue!" ucap Alika sambil berlari menuju pintu depan.
"Bodo amat," jawab Lenno sambil mejulurkan lidah mengejek Alika.
" Kamu nggak sarapan dulu sayang?" tanya Sara pada putrinya.
"Nggak sempet mah nanti alika sarapan di kantin aja," Alika sudah di depan pintu rumah.
__ADS_1
"Assalamualaikum semua," tak lupa Alika mengucapkan salam sebelum berlari keluar untuk mencari angkot.
"waalaikumsalam," jawab semua yg ada di meja makan.
Sudah hampir 10 menit Alika menunggu angkot di pinggir jalan tapi tidak ada angkot yg lewat.
"Gimana nih udah siang lagi pasti telat lagi deh gue."Racau Alika sambil mondar - mandir mencari angkutan.
"Apa bolos aja ya paling kalo berangkat kena hukum."Sejenak Alika berfikir untuk bolos tetapi Alika mendapati ada motor yg menghampirinya.
"Wah siapa nih nyamperin gue kayaknya anak sekolah deh."Gumam alika dalam hati.
Laki laki itu menghentikan motornya kemudian turun sambil melepas helmnya.Laki-Laki berperawakan tinggi,putih dan cool itu menghampiri Alika yg tampak gelisah di pinggir jalan.
Dehan POV
Hari ini adalah hari pertama Dehan masuk sekolah. Dehan adalah siswa pindahan dari Jakarta yang pindah karena mengikuti orang tuanya.Pagi ini Dehan masuk sekolah tetapi karena belum hafal jalan sekolahnya ia jadi salah jalan dan harus kesiangan di hari pertama masuk sekolahnya.
"Ahh sial,gue nggak tahu jalannya lagi."Gerutu Dehan yang sedang mengendarai motornya.
Dari kejauhan Dehan melihat seorang gadis yg sedang mondar-mandir di pinggir jalan yg penampilannya tidak seperti remaja sma pada umumnya yg berpenampilan anggun dan rapi.Gadis itu berpenampilan agak tomboy dan bajunya yg kurang rapi.
"Permisi mbak mau tanya tahu sekolah SMA Lenalika nggak?."Tanya Dehan pada Alika.
"Emang gue mbak lo apa!.''Seru Alika pada dehan tak terima di panggil mbak.
"Santai aja dong jangan nyolot gue kan cuma nanya.!Saut Dehan dengan muka datar.
"Ih kok dia yg nyolot gue kan cuma nggak mau dipanggil mbak."Gerutu Alika dalam hati.
"Bomat gue nggak peduli sama lo." Ucap Alika pada dehan.
Dehan pun beranjak karena tidak mau berdebat dengan gadis sombong itu.
Setelah dehan beranjak Alika teringat sesuatu yg membuatnya panik. "Oh iya gue lupa ada ulangan matematika...!.Gimana nih apa gue manfaatin dia aja ya?.Yaudah deh daripada nggak ikut ulangan."
"Eh tunggu gue tahu sekolah nya tapi ada syaratnya."Ucap Alika sambil tersenyum licik.
"Apaan gue ngga mau berurusan sama lo."Tapi Dehan berfikir ."mati gue kalo sampe telat."
__ADS_1
"Yaudah apa syaratnya?."Tanya dehan pada alika.
"Gue nebeng lo ya?pliss!."Sambil menampilkan mula popy eyesnya.
"Ya udah ayo naik!."
"Terpaksa deh gue nebeng ama dia."Gumam alika dalam hati.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote ya