Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Tekdung


__ADS_3

Dengan sekali dobrakan dari Dehan,pintu langsung terbuka memperlihatkan sesosok manusia yang sedang tak sadarkan diri duduk di pojok toilet.


Dehan segera meraih tubuh Alika.Dengan sigap Ia menggendong tubuh kecil Alika dan membawanya keluar dari toilet.Semua pasang mata tak berkedip,mengiringi langkah cepat Dehan.


"Wah...wah...wah,'' Rey melempar asal bola yang Ia pegang dan beranjak mengikuti Dehan yang menjadi pusat perhatian.Ia mengerti dan berlari menuju parkiran untuk membantu mengeluarkan mobil milik Dehan.


''Lili?,'' Mala yang baru saja mengikuti tarik tambang menatap Dehan.


''Aduh yayang gue kenapa tuh?,'' saut Surya di dekat Mala.


''Gue duluan!,'' Mala berjalan cepat mengikuti langkah Dehan.


Di Depan sudah ada Rey yang membantu mengeluarkan mobil dari parkiran.


''Waduh,Lili kenapa?,'' Mala menghampiri Dehan yang baru saja memasukkan Alika ke mobil dengan hati-hati.


''Gue juga nggak tau,Kalian di sini aja,gue mau ke rumah sakit!,'' jawab Dehan masih ngos-ngosan.


Rey dan Mala hanya mengangguk dan menunggu sampai mobil Dehan hilang dari pandangan mata mereka.


Dehan melajukan mobil dengan kecepatan tinggi sambil sesekali melihat ke samping.


Sesampainya di rumah sakit,Ia kembali mengangkat tubuh Alika dan meembawanya ke ruangan yang telah disiapkan Dokter Arya.Sebelumnya Ia telah menghubungi Dokter Arya.


''Lili kenapa?,'' tanya Dokter Arya.


''Dehan juga nggak tau om,'' jawabnya khawatir.


''Om harap traumanya tak kambuh lagi,'' Jawab dokter Arya berlalu masuk.


Dehan mematung sambil mengusap wajahnya.


''Apa gue kasih tau Mama Papa?,'' gumam Dehan.

__ADS_1


''Assalamualaikum Mah,'' Dehan memulai pecakapannya melalui sambungan telfon.


''Waalaikumsalam,kenapa Nak?,'' tanya Sara.


''Apa Mama bisa ke rumah sakit Om Arya?,'' ucap Dehan.


''Kenapa nak?siapa yang sakit?,'' tanya Sara dengan nada khawatir.


''Lli tadi pingsan Mah,jadi Dehan bawa ke RS.''


''Astagfirullah,Mama Papa lagi di Malang Nak,''


''Di Malang?.''


''Iya nak.Mama jadi khawatir.Apa kita pulang sekarang aja?.''


''Nggak usah Mah,Dehan hubungin Bang Lenno aja,'' jawabnya.


''Lili sedang di periksa Om Arya Mah.''


''Nanti kamu kasih tau keadaannya ya nak.''


''Iya Mah.''


Dehan segera menelfon Lenno setelah menelfon Sara.


''Adik gue kenapa woi!,'' Dehan menjauhkan ponselnya dari telinga.Lenno telah mendapat laporan dari Rey.


''Maaf Bang Dehan juga belum tau kenapa Lili bisa di toilet.''


"Gue dalam perjalanan,dikit lagi nyampe,'' ucap Lenno menutup telfonnya.


''Hallo,'' Lenno beralih menghubungi seseorang dan berbicara tanpa basa-basi.

__ADS_1


''Iya,pak.Saya akan memberikan rekaman kamera cctv di seluruh sekolah,'' ucap penjaga sekolah.


Tak lama,Ia mendapat email dari penjaga sekolah tersebut.


''Gimana?,'' tanya Lenno mendekati Dehan yang bersandar di dinding rumah sakit.


''Belum tau Bang.''


''Lo di sini dulu,gue ada urusan.''


Lenno pergi ke ruangan dokter Arya kemudian menghampiri laptop,berniat meminjam untuk membuka email di ponselnya di laptop.


''Dia lagi,'' ucap Lenno menggebrak meja.


''Dito?,'' ucap Dehan sedang membungkukkan diri dengan kepala tepat di samping telinga Lenno.


''Hwaa,'' kaget Lenno hingga kursi yang Ia duduki bergeser.


''Lo?!,kenapa di sini?,'' ucap Lenno.Ia tak menyadari jika Dehan sedari tadi ada di sana ikut menyaksikan rekaman cctv.


''Bang,gue nggak tau apa masalah Dito sama Lili,tapi gue yakin mereka pernah ada hubungan,'' ucap Dehan.


''Iya gue juga tau,tapi lo harus tau dari mulut Lili sendiri,gue nggak bisa cerita,'' jawab Lenno.


Mereka pun berjalan bersama ke ruangan tempat Alika di periksa.


Dokter Arya keluar,mereka langsung mendekat untuk menanyakan keadaan Alika.


''Seperti perkiraan.Traumanya kambuh lagi,'' jawab Dokter Arya.


...🐔🐔🐔...


judulnya game ya,bingung soalnya

__ADS_1


__ADS_2