
Alika semakin histeris.Merasa terancam akan kehadiran Mira.Mereka berdiri kemudian mencoba melarikan diri dari jeratan Mira yang kesetanan.
Sampai akhirnya mereka tak bisa berkutik karena Mira menyudutkan mereka sampai di ujung ruangan dekat jendela.Jendela itu terbuka. Sayangnya jendela itu langsung mengarah bebas dari lantai 2.
Denan memejamkan mata sambil berusaha menghalangi tubuh Alika agar tak kehilangan keseimbangan.
"Takut," cicit Alika dengan suara parau.
"Ga papa,kan ada Denan."
Di sisi lain keluarga Alika dan juga Denan sedang khawatir karena sudah sehari anak mereka belum pulang.Mereka sudah melapor polisi dan menyewa detektif swasta untuk mencari keberadaan mereka.
"Gimana,Yah.Denan belum ketemu," Linna mendekap Dehan kuat-kuat.Mereka saat ini tengah berada di dalam mobil.
"Sabar,Bun.Polisi sedang berusaha melacak keberadaan Mira.Ayah nggak akan mengampuni Mira karena telah menculik anak kita."
Dehan terdiam.Sambil memeluk Bundanya.Tak begitu mengerti ucapan mereka.Mengapa Denan dan Alika diculik dan apa yang terjadi saat ini.Ia hanya bisa diam melihat orang-orang dewasa yang sibuk mencari dan mencari.
__ADS_1
Telefon berdering,Willy segera mengangkatnya.Di sana tertera nama Toni.
"Gimana,Ton?" tanya Willy.
"Mira gila.Dia membawa Lili dan Denan ke gedung tua di pinggir kota," jawab Toni, " Aku akan mengirimkan alamatnya dan segera ke sana," sambungnya lagi.
"Baiklah."
Willy segera melaju menuju alamat yang telah dikirim Toni.Ia juga menyuruh semua suruhannya ke sana untuk berjaga-jaga.
"Sayang,lebih baik kamu pulang dulu ya,kondisi kamu nggak memungkinkan untuk ikut mencari anak kita.Lebih baik kamu temani Lenno di rumah," ucap Toni lembut pada sang istri,Sara.
Toni mengerti dan memilih untuk mengalah.Memang benar.Ia sedikit tergoda dengan Mira,tetapi setelah merenungkan semuanya ia memilih untuk mengakhiri hubungannya bersama Mira.
Tepatnya selama 3 bulan mereka menjalin hubungan.Toni mengakhiri hubungan secara sepihak.Hingga Mira tak terima dan mulai membongkar semua pada Sara.
Tentu saja Sara kecewa.Suaminya bermain api dibelakangnya disaat ia susah payah mengurus dan membesarkan kedua anak mereka.Lenno dan juga Alika.Tetapi semua sudah berlalu.Sara memilih berdamai dengan keadaan,bertahan demi anak-anaknya.
__ADS_1
Hingga terungkap lah bahwa Mira sengaja ingin menghancurkan pernikahan Sara karena merasa iri.
Mobil polisi bersiaga di sekitar gedung tua tersebut.Mereka menyebar untuk menyergap Mira dan menyelamatkan korban penculikan.
Sedangkan Toni dan Willy menunggu agak jauh dan menyerahkan semua pada polisi.Mengingat gedung tua itu rawan roboh.
"Mau kemana kalian,hm?" Mira tersenyum miring karena Alika dan Dehan sudah terpojokkan.
Mira mengacungkan pistol itu ke arah mereka.Alika menjerit.Takut dengan senjata yang dipegang Mira.Denan membekap tubuh dan menutup mata Alika agar tak melihat Mira yang akan melesatkan peluru menuju mereka.
Dorrr
...Hai ...
...Kangen nggak?...
...pengen nambah nggak?...
__ADS_1
...Sebelumnya aku minta maaf jarang up karena draf aku lagi acak-acakan.Karena agak bermasalah sama penyimpanan.Tapi aku usahain cepet-cepet up ya🐔🐔🐔🐔...