Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Khawatir


__ADS_3

..."Terjebak diantara kesucian Lili putih dan cinta mawar merah"...


Alika menyeka air matanya.Tak ingin Dehan melihat air mata di pipinya.


"Masih sakit?" tanya Dehan berjongkok.


Alika membuang pandangannya ke arah lain.Ia salah besar karena terlalu berharap.Dehan kembali mengikat tali sepatu Alika.


"Maaf tadi gue malah ninggalin Lo," ucap Dehan.


Alika diam tak mau menjawab.


"Marah?" tanyanya.


Alika diam tak bergeming.


"Ayo gue anterin ke kantin!" ajaknya.


"Bisa anter ke UKS aja?" jawab Alika.


"Hm."


Alika merebahkan tubuhnya di ranjang UKS.Mencoba memejamkan matanya.


"Lo nggak papa di sini aja?.Gue ada urusan sebentar."

__ADS_1


"Pergi aja."


Dehan menatap aneh Alika.Kenapa Alika sangat tak bersemangat dan terlihat sangat letih?.


Setelah terdengar suara pintu tertutup Alika membuka matanya.Menghembuskan nafas panjang,ingin sedikit melepaskan beban yang ada.


"Mawar?" memorinya bergeser ketika mengingat novel kesayangan Dehan.Apakah dia Mawar?pacar Dehan?.


Bel pulang sekolah berbunyi.Alika segera beranjak dari kelasnya menuju perpustakaan.Kebiasaannya ketika menunggu sekolah sepi agar bisa pulang bersama Dehan.


.


Di sisi lain Dehan tengah bersama Mawar.


"Jadi kita cuman temen aja?nggak lebih?." tanya Mawar dengan wajah sedikit kecewa.


"Tapi kita tetep bisa kayak dulu kan?apa karena cewek tadi Lo jadi kayak gini?" tanya Mawar.


"Iya Mawar.Dia salah satu alasan gue."


Betapa sakitnya hati Mawar saat ini.Ditolak mentah-mentah oleh cowok yang ia sukai.Dehan berteman baik dengannya.Bahkan Dehan rela berada di sampingnya setiap saat ketika Ia sakit.Ayahnya juga mengenal baik Dehan.Bahkan memercayakan Mawar pada Dehan agar menjaganya.Ayah Mawar juga rela mencari tahu keberadaan Dehan agar putrinya senang dan sengaja mengajaknya pindah ke sini dan mendaftarkan sekolah di SMA Lenalika.Tentu saja tanpa sepengetahuan Mawar.Ia tak tahu jika Dehan juga sekolah di sini.Yang Ia tau hanya Ayahnya yang pindah dinas.


"Iya gue ngerti kok.Nggak ada yang perlu dipaksain.Gue hormati keputusan Lo."


Dehan segera pergi mencari Alika ke perpustakaan.Langkahnya terhenti ketika melihat Alika yang duduk berdekatan sambil tersenyum ke arah Surya.Ia mengepalkan tangannya.Harusnya ia tak melepas Mawar untuk seseorang yang malah bermesraan dengan laki-laki lain.

__ADS_1


Dehan pergi begitu saja.Melupakan niatnya untuk menjemput Alika.


Alika berjalan keluar.Surya sudah pulang dijemput kakaknya.Dehan belum juga ke sini.Apakah Dehan lupa?.Tak mungkin.Selama ini dia sangat rutin ke sini untuk menjemputnya.


Akhirnya Alika menuju parkiran.Tak ada satupun kendaraan di sana.Mobil Dehan tak ada di sini.


"Huh.Sadar Li,Lo itu nggak ada apa-apanya dibanding Mawar," Alika monolog, "Pasti lagi jalan-jalan sama pacarnya." sambungnya.


"Gimana nih," ucap Alika.


.


Dehan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.Bisa-bisanya Ia terjebak dalam situasi dimana menempatkannya pada janji suci pernikahan dan juga cewek yang ia sayangi.Antara memilih setia atau mendua.


Ditengah kemarahan dan juga kegundahannya akhirnya Dehan tersadar jika Ia meninggalkan Alika sendirian.Ia memutar kemudi untuk putar balik menuju sekolahnya.Sesampainya di sana,Dehan merasa bersalah.Meninggalkan gadis kecilnya sendiri di sini.Nampak Alika yang duduk di pos satpam dengan wajah ditelungkupkan di meja.


...Hai capek ya?...


...Yang masih stay makasih banget ya...


...Sebelumnya maaf banget kalo tulisanku masih bikin mata sepet,jujur aja ini tulisan aku yang pertama dan belum direvisi sama sekali....


...Sekarang aku udah introspeksi diri dan tulisanku yang ini udah selesai dari bulan Desember tahun lalu.Jujur malu banget aku publis tulisan amburadul kek gini gays😭....


Aku udah mulai nulis tulisan keduaku yang pastinya lebih fresh tulisannya.Ditunggu ya gays....see you 👋👋👋

__ADS_1


...Lanjut nggak?...


__ADS_2