Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Elsya adik Rega 2


__ADS_3

Semenjak tinggal di kediaman Rega,gadis kecil itu sering di panggil Elsya daripada Syana.Ia bukanlah yatim piatu.Sang ayah masih hidup tetapi tak memperdulikan dirinya dan Ibunya.Ayahnya meninggalkan Elsya dan Ibunya demi wanita lain hingga ibunya sakit karena depresi dan meninggal.


''Bagaimana kau bisa mengikutiku?,aku sudah pindah dari rumah lamaku.'' racau Elsya di taman sambil memandangi bunga mawar di depannya.


''Apa?kau ini sungguh teman baikku.Kau selalu ada jika aku sedang sedih dan tak ada orang yang mau berteman denganku.''


Rega yang menatap Elsya pun penasaran dengan siapa dia berbicara.


''Hei apa kau sedang berbicara dengan bunga itu,kau itu sangat aneh.''


''Tidak.tentu saja aku sedang berbicara dengan temanku!,'' jawab Elsya kecil.


Rega menyerngit.


''Oh iya aku lupa.Kau tak bisa melihatnya.'' jawabnya tertawa kecil.


''Apa maksudmu?.aku bisa melihat apa yang ada di sekitarmu!.''


''Aku akan ceritakan semua tentang kemampuanku jika kau bersedia menjadi temanku.''


''Baiklah.Cepat kau ceritakan tentang kemampanmu itu.''


Setelah kejadian itu jarak diantara Rega dan juga Elsya semakin dekat sebagai adik dan kakak pada umumnya.


Mereka tumbuh bersama dalam satu SD,tetapi Rega dan Elsya berbeda SMP pada saat itu.


Perlahan hubungan antara mereka merenggang.Yang tadinya sering bercanda ria, Rega menjadi sosok yang sangat cuek dan berbeda.Tepatnya ketika kelas 9,Elsya mencari tahu apa penyebab semua ini.


Hingga Ia mendengar isu di sekolahnya bahwa Rega sang kakak mengejar Luna sang primadona di sekolahnya.Di sana Ia mendengar dari mulut ke mulut bahwa Rega itu terlalu polos hingga mau dimanfaatkan Luna.Di sekolahnya juga Luna blak-blakan berhubungan dengan laki-laki lain.Bahkan Rega begitu tergila-gila dengan Luna hingga mengesampingkan kelakuan Luna dari mulut ke mulut.Di tambah lagi,Ia harus menahan luka di hatinya ketika melihat Luna yang banyak mendapat kasih sayang dari sang Ayah.Ia hanya melihatnya jauh,menyimpan luka di hatinya.Bahkan sang ayah tak pernah mencari atau mengingatnya dan lebih memilih mencari kebahagiaan lain.


Elsya mengerti betul jika Rega tak bisa mengontrol emosinya.Hingga suatu hari,ia mencoba berbicara pada Rega.

__ADS_1


''Ga,'' panggilnya ketika Rega melewatinya di ruang tengah.


''Hm?,'' jawabnya berhenti.


''Lo udah tahu tentang Luna kan?,'' tanya Elsya dengan hati-hati.


''Sya gue nggak mau lo nasehatin gue!,'' jawab Rega.


''Sadar Ga.Lo cuman di manfaatin Luna.''


''Cukup Sya.Gue nggak mau dengerin lo karena ucapan lo itu pasti bener!,'' seru Rega.


''Ini demi kebaikan lo Ga.Gue nggak bisa diem aja ketika liat lo jadi bahan cemoohan.''


''Itu urusan gue,Gue cinta sama Luna.Dan gue akui bahwa cinta itu buta emang bener,'' saut Rega.Rega memang keras kepala.


''Dia selingkuhin lo Ga.Dia udah keterlaluan.''


''Iya Ga,gue akuin kalo gue benalu.''


''Gue akan ubah benalu ini menjadi Inang Ga.Jadi mulai saat ini lo nggak akan rugi lagi.'' sambungnya sambil meneteskan air mata.


''Terserah!,'' Rega pergi ke kamarnya.


Malam itu juga Elsya memutuskan untuk mengemasi barangnya untuk pindah ke apartemen.


''Sya,Mama nggak tega kalo kamu tinggal sendiri di apartemen,'' ucap Mentari.


''Nggak papa Mah,Elsya pengen mandiri!,'' jawabnya sambil memeluk Mentari yang sudah ia anggap seperti Mama kandungnya.


''Kamu ada masalah sama Rega?.''

__ADS_1


''Nggak ma.'' jawabnya tersenyum.


''Yaudah nanti Mama sering-sering ke sana sama Papa.''


''Iya Ma.''


Elsya pun berangkat diantarkan sopir.


''Mah!,'' teriak Rega dari lantai atas.


''Kenapa Ga?.''


''Semalem Rega salah ngomong.Elsyanya di mana Ma?,'' ucapnya terlihat khawatir.


''Elsya pengen tinggal di apartemen.Apa kau berkata tak pantas pada Elsya?,'' Mentari terlihat marah.


''Maaf Mah,Rega kelepasan,'' jawabnya.


Selang beberapa lama setelah Elsya masuk apartemen,bel berbunyi.Ia langsung membuka pintu apartemen.


''Sya gue minta maaf,'' ucap Rega.


''Maaf Ga,gue pengen sendiri.''


Sejak kejadian itu,Elsya sama sekali tak mencampuri kehidupan Rega.Percuma saja jika ia menasehati dan berbicara dengan Rega,pasti Rega tak menggubrisnya.''


Rega pun acuh dengan Elsya sampai saat ini karena ia sudah lelah dengan Elsya yang selau melarang hubungannya dengan Luna.Mereka berlagak seperti tak kenal satu sama lain walaupun satu sekolah SMA.Elsya memutuskan untuk bersekolah di SMA Lenalika karena ingin melihat sang ayah dari kejauhan.Tak dipungkiri bahwa Ia sangat merindukan Ayahnya.Sedangkan Rega,tentu saja Ia mengikuti Luna yang bersekolah di sana.


''Asal lo tau aja Ga,Luna adalah alasan Ayah pergi meninggalin gue,'' batin Elsya.


...๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”...

__ADS_1


__ADS_2