Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Sweet seventeen


__ADS_3

Alika memilih bergabung bersama teman-temannya sebentar sebelum memulai acara.


"Wahhh,cantik banget malem ini lo Li," puji Surya terpesona.


"Ehem," saut Rey.Dia sudah mencium aroma kecemburuan di sini.Terbukti dengan Dehan yang diam sembari melirik Surya.


"Makasih,lo juga ganteng," jawab Alika sengaja.Ia ingin melihat bagaimana ekspresi Dehan.


"Yaaaa!" seru beberapa teman Alika yang mendengar ucapannya.


Dehan mencoba tenang dan tak menunjukkan ekspresi apapun.


"Gue bakal tepatin omongan gue dulu buat deketin lo.Karena lo anak direktur," ucap Surya terkekeh.Ia tak menyangka.Setahunya Alika anak orang kaya tapi dia tidak tahu jika Alika anak direktur sekolahnya.Jadi sangat kebetulan lagipula ia menyukai Alika.


Alika membelalakkan mata.Sedangkan Dehan ia masih diam sembari melampiaskan kekesalannya dengan meremas kuat gelas di meja,kemudian meneguknya kasar.


"Modus tuh Li,gantengan juga sohib gue si Dehan," celetuk Rey.


Semuanya terkekeh pelan dengan ejekan Rey.


"Anjay,mentang-mentang dia sohib lo belain dia!hla gue ini siapa anjirr! sahob?iya?" Surya merasa ternistakan.

__ADS_1


Mereka tertawa.


Tak lama Lenno menghampiri Alika untuk mengajaknya ke panggung.Mereka akan memulai acara.


Alika dengan anggun berdiri diapit oleh Toni,Sara dan juga Lenno.Semua arah mata tertuju pada Alika yang nampak cantik malam ini.


Dia adalah ratu semalam hari ini,merayakan masa keemasannya sebagai remaja yang berusia 17 tahun.Ini adalah sweet seventeen yang terjadi seumur hidup sekali.


"Saya adalah Papa dari Analika Suhadra atau bisa dipanggil Lili.Kami sekeluarga menyampaikan terimakasih kepada kalian semua yang sudah berlaku baik kepada putri bungsu saya,meskipun sebelumnya kami sengaja merahasiakan dia," Sambut Toni.


Terlihat jelas siapa saja yang pernah berlaku tidak baik pada Alika menunduk dan tentunya takut karena telah mengganggu seorang Alika.Kecuali Luna.Dia begitu angkuh dan santai seraya bertepuk tangan untuk berbasa-basi.


"Saya harap kalian semua menikmati pesta hari ini dengan senang hati,terimakasih."


Semua orang bertepuk tangan sembari menyanyikan lagu selamat ulang tahun.Hingga saatnya Alika mrniup lilin berangkat 17 di depannya.


"Berdoa dulu sayang," Saran mengelus puncak kapala Alika sayang.


Alika tersenyum.Disusul pejaman matanya perlahan.


Cuma satu,bahagia~ Alika

__ADS_1


Perlahan Alika mulai membuka mata dan meniup lilin hingga mati.Seketika tepuk tangan bergemuruh mengiringi.


Potongan kue pertama tentu saja untuk Sara dan juga Toni.Orang paling disayanginya kemudian Lenno.


"Dikit bet dah,potongin yang gedhe ngapa," canda Lenno.


Alika terkekeh kemudian memeluk abangnya itu.


"Selamat ulang tahun monyetnya abang," ucap Lenno.


Alika memukul pelan bahu Lenno.


"Abang dakjal,untung nggak ganteng jadi bisa dikasihani," Mereka terkekeh tak ingin beradu bacot di situasi ini.


"Selamat ulang tahun sayang," kini Linna dan Willy maju untuk memberi selamat.


"Kadonya harus isi ya," Linna menggoda Alika.Dehan yang berada di samping Willy malah tersenyum.Berbanding terbalik pipi Alika bersemu merah karena ulah mertuanya itu.


Kenapa orang-orang jadi omes gini...


"Isi apaan tuh," celetuk Lenno usil berhasil mendapat cubitan mematikan dari Alika di pinggangnya.Ia mengeluarkan tatapan menggoda pada adiknya itu.

__ADS_1


...Hai gays,sebenernya draft aku lagi error jadi maaf ya jika upnya lama.Aku benerin draft aku yang agak berantakan.Dan iya kegiatan aku juga buanyakkk banget akhir-akhir ini....


...Tenang aja aku bakal tamatin cerita ini.......


__ADS_2