
.
"Ya serah gue dong." ucap Alika nyolot,mencoba mengeluarkan diri dari kurungan Dehan.
"Gue ini suami Lo,gue berhak atas apa yang Lo lakuin."
Alika yang semula berontak langsung terdiam seketika. "Apa Lo bilang suami?.Suami yang tega ninggalin istrinya sendirian buat cewek lain?.Itu yang namanya suami?.Munafik." Alika membalas menatap Dehan dengan mata merahnya.
"Dan Lo istri apa yang main di belakang suami sendiri?"
Plakk.
Alika menampar Dehan dengan keras.
"Jaga omongan Lo!.Gue nggak serendah itu!,"
Dehan menatap Wajah Alika yang menahan tangis.Dehan tersadar jika perkataannya terlalu menohok.Dehan mengusap air mata Alika.Alika mendorong tubuh Dehan.
"BERENGS*K!!" maki Alika.Alika pergi dari sana.
Dehan tertunduk lesu.Bagaimana ia bisa berkata seperti itu.Kenapa bisa?.Ia juga merasa bersalah karena melampiaskan emosi kepada Alika yang tak tahu apa-apa.Kegundahan hatinya malah menyakiti hati Alika.
Alika berjalan menuju kelasnya.Tak sengaja Ia bertemu Mawar yang tersenyum ramah padanya.Alika hanya meliriknya tanpa ingin membalas senyum itu.Ada rasa iri di hati Alika karena Mawar sangat berarti bagi Dehan.
"Dia cewek Lo kan,Han?kenapa dia kayak marah gitu?" tanya Mawar.
__ADS_1
"Nggak tau.Udah biarin aja."
.
Luna semakin panas.Tangannya sangat gatal untuk memberi pelajaran pada sosok murid baru yang digosipkan dekat dengan Dehan.
Dengan langkah mengintimidasi,Luna berjalan ke kelas Mawar.Di sana Ia sendiri duduk di bangku paling pojok.
Luna langsung menjambak rambut Mawar.Hingga Mawar memekik kesakitan.
"Berani banget Lo deketin Dehan?" tanya Luna.
"Maaf gue cuman temennya aja kok.Gue nggak maksud buat deketin dia," ucap Mawar ketakutan,meringis kesakitan.
"Sabar ya,Luna emang gitu." tenang teman sebangkunya.Ia mengangguk.
.
Alika berjalan menuju kantin.Ia semakin panas ketika melihat Dehan memapah Mawar menuju UKS.
"Mawar siapa sih Li,kenapa dia Deket benget sama suami Lo." bisik Mala.
"Ya pacarnyalah.Siapa lagi?" ucap Alika dengan nada cemburu.
"Tuh kan apa gue bilang?.Lo sih nggak langsung headshot dia.Keburu di ambil orang kan?" Mala mengompori Alika.
__ADS_1
Alika mengepalkan tangannya. "Bales Li,dia bisa selingkuhan Lo?.Kenapa Lo nggak bisa?" Mala bermaksud ingin membuat Dehan merasakan apa yang dirasakan Alika hingga Dehan sadar.
Mala tak memikirkan dampak apa lagi yang mungkin terjadi.Ia hanya bermaksud memberi saran pada Alika.Saran yang sangat antimainstream.Nampaknya Mala belum tahu bahwa batu bertemu batu akan menjadi api.
Sedangkan Alika.Ia sudah bertekad untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan Dehan.Apakah salah?.Mungkin salah tetapi menurutnya tak sepenuhnya salah.Sekarang mereka akan sebanding.Tak akan ada yang tersakiti dan di sakiti.Dia memutuskan untuk berpindah haluan.Mencari kebahagiaan sendiri untuk melupakan kesan indah pernikahan dini yang hanya mimpi.
...Bersambung...........
...Gimana part ini?...
...Ngebosenin ya?...
...Minta saran dong🥺...
...Lanjut atau berhenti di sini?...
...Dan terimakasih yang udah baca.....🙏 ...
...Hari ini udah up 2 eps yah,aku usahain buat up secepatnya biar cepet tamatnya.Aku ngerasa alurnya agak mblibet.Jadi untuk bab selanjutnya mungkin aku revisi aja biar santai bacanya....
...Konfliknya nanti aja ya gays,kalo menuju end pasti ada konflik besarnya.Jadi tetep pantau yah👋...
...Satu lagi,aku emang sengaja nggak bales komentar karena aku takut salah ngomong😭😭😭jadi maaf banget buat semuanya🙏dan terimakasih yang udah semangatin aku😇...
Jangan lupa tinggalkan jejak yah😁
__ADS_1