Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Rombongan emak-emak


__ADS_3

Setelah semua sudah terkumpul akhirnya mereka pergi bersama-sama menuju rumah Alika dengan menggunakan 3 mobil.Setelah menempuh perjalanan hampir 30 menit mereka pun sampai pada tujuannya.


"Ini rumah Lili?nggak salah kan?".Tanya Yuna mengerjab-ngerjabkan matanya memandang rumah mewah yang berdiri gagah bernuansa putih di depannya.


"Ya iyalah,masih nanya lagi."Jawab Mala yang berada di kursi kemudi.


"Wah,gede amat rumah si Lili,tapi orangnya kok nggak kayak orang tajir ya?".Surya terkesima dengan rumah mewah didepannya.


"Yuk gays kita masuk!."Ajak Mala pada teman-temannya yang massih memandang kagum kemegahan rumah Lili.


"Bodygurdnya banyak banget Ja!."Bisik Surya yang ada di belakang Teja.


"Shittt,diem lo jangan malu-maluin!."Teja mengingatkan Surya.


"Assalamualaikum tante!".Ucap Mala begitu sampai pintu utama.


"Waalaikumsalam,Eh kalian udah nyampe ya,masuk aja nggak usah sungkan!".Jawab Sara membuka pintu lebar mempersilahkan mereka untuk masuk.


"Iya tante,maaf nyampenya agak sore soalnya tadi ada masalah dikit!".Teja yang ada di depan bersama Mala mewakili semua temannya.


"Iya nggak papa!".Jawab Sara.


Mereka pun masuk kedalam rumah menatap kagum interior rumah yang sangat menakjubkan.Sara pun mempersilahkan mereka untuk duduk di ruang tamu yang sangat luas.


"Kalian duduk dulu ya,tante ambilin makanan sama manggil si Lili!".Ucap Sara.


"Eh nggak usah repot-repot tan!."Elsya merasa tak enak.


"Nggak papa ,nggak usah sungkan,anggap aja rumah sendiri ." Jawab Sara.


"Bik,tolong ambilin cemilan sama minumnya ya!."Seru Sara pada bi Iyem kemudian ia beranjak menuju kamar Alika di atas.


"Iya nya!."Jawab Bi Iyem.


"Mamanya Lili baik banget."Ucap Selin memuji kebaikan Sara.


"Iya,cantik lagi."Saut Melati sambil menikmati camilan.

__ADS_1


Sara kemudian membuka pintu kamar Alika yang tak terkunci.Ia berjalan menuju ranjang dimana Alika sedang tertidur.


"Nak,bangun dulu ya ada temen-temen kamu di bawah mau jenguk kamu."


"Ha??siapa ma?."Alika bangun masih mengumpulkan nyawanya.


"Temen sekelas kamu."Jawab Sara.


"Kok nggak bilang aku dulu sih ma!."Alika tak percaya bahwa teman-temannya berada di rumahnya.


"Kamu turun ya.Kasian temen-temen kamu nungguin."Bujuk Sara pada anak bungsunya.


"Ya udah Lili siap-siap dulu aja deh."Jawab Alika yang terlihat tidak bersemangat.


"Huh...habis deh gue..."Gumam Alika dalam hati.


"Mama turun duluan ya,mau bikin minuman."Pamit Sara kemudian pergi dari sana sesudah mendapat anggukan dari Alika.


"Hlo tan,Lilinya mana kok nggak ikut." Yura melihat Sara sendiri dari lantai atas.


"Lilinya siap-siap dulu baru bangun tidur orangnya."Jawab Sara kemudian membantu Bi Iyem menaruh minuman ke meja.


"Iya tante!."Jawab Yura.


Setelah beberapa lama menunggu,dari tangga terdengar langkah kaki yang membuat semua orang yang ada di ruang tamu menoleh ke asal suara. Alika turun dari kamarnya dengan sweter berwarna berwarna krem dengan celana jeans.


"Nah,tuh si Lili baru nongol".Teja bersuara saat melihat Alika.


"Kalian kesini kok nggak bilang-bilang dulu sih!."Alika mendudukkan dirinya disofa.


"Iya Li,soalnya dadakan jadi langsung ke rumah lo aja deh."Jawab Yuna menatap Alika yang terlihat baik-baik saja.


"Lo sakit apa Li?."Tanya Melati.


"Oh cuman kecapekan aja kok,besok juga udah mau masuk lagi."Jawab Alika dengan santai.


"Oh syukur deh kalo lo udah mau masuk,banyakin istirahat biar vit."Saut Elsya menatap mata Alika.

__ADS_1


"Iya makasih ya kalian udah pada jengukin gue."


Sekilas Elsya melihat ada kesedihan dan trauma yang mendalam pada diri Lili.


"Lo yang baik ya Li."Ucap Teja yang mendapat anggukan dari Alika.


"Tapi...tolong jangan kasih tau kelas lain kalo gue....."Kalimat terjeda.


"Santai aja sih Li,aman kok ama kita!."Saut Tita sambil menyomot makanan yang ada di depannya.


"Tapi kenapa lo nggak mau identitas lo tersebar Li?."Sambung Tita.


"Gue nggak suka aja jadi pusat perhatian,bukan berarti gue nggak ngakuin keluarga gue tapi gue pengen aja dikenal dan dihormati bukan karena kekayaan tapi dengan kemampuan diri sendiri."


Semua yang mendengar penjelasan dari Alika pun ber O ria kecuali Kevin yang tak mendengarkan percakapan mereka.Ia hanya bersandar di sofa sambil memejamkan matanya.Mala yang melihat Kevin pun tersenyum licik kemudian mengambil keripik yang ada di meja dan melanjutkan aksinya.Ia langsung menyumpal mulut Kevin sampai mulut Kevin penuh.


"Nih rasain lo,mertamu ke rumah orang malah enak-enakan ngorok!!."Mala terus memasukkan keripik ke mulut Kevin.


"Uhuk-uhuk keselek woiii!!!."Teriak Kevin terbatuk-batuk.


"Keselek mati tau rasa lo!!."Saut Surya menertawakan Kevin.


"Temen lakn*t lo,berani banget nyumpahin gue!!."Saut Kevin masih membersihkan mulutnya.


"Astagfirullah ya Allah maafkan hambamu ini!!."Surya menepuk-nepuk mulutnya sendiri.


"Udah,diem bisa nggak sih rumah orang ini!!!!."Teriak Teja yang membuat semua terdiam menatap Teja.


Krik-krik


"Lah apa bedanya lo ama kita?."Tanya Surya dengan muka datar.


Sejenak Teja terdiam.


"Ehem ehem maaf kebawa suasana."Teja menggaruk tengkuknya yang tak gatal sama sekali karena terbiasa berteriak seperti itu ketika di kelas.


"HUuu."Seru semua pada Teja yang masih canggung.

__ADS_1


Tak terasa sudah jam 8 malam.Teman-teman Alika pun beranjak dari rumah Alika. Akhirnya kini Alika bisa bernafas lega karena mereka semua sudah pulang dan rahasianya tak akan terbongkar.


Bersambung......


__ADS_2