Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Dia istimewa


__ADS_3

Mala yang sangat pusing dengan keadaan kelasnya hanya bisa diam menelungkupkan kepalanya di atas meja.


"Eh lo kenapa La kok kayak sedih gitu?",Elsya menghampiri Mala yang baru saja masuk kelas.


Mala yang mendengar pertanyaan Elsya mendongakkan kapalanya. "Gue nggak papa Sya."Mala mencoba menyembunyikan dengan senyum palsunya.


"Jangan pendem mulu kali,gue tau kok apa yang terjadi".Ucap Elsya membuat Mala membelalakkan matanya.


"Maksud lo?."


"Tentang Lili kan?."Sambung Elsya berbisik.


"Lo kok tau sih?."Tanya Mala sedikit panik.


"Gue istimewa,gue bisa baca pikiran orang atau yang semacam itu deh tapi lo jangan bilang kesiapa-siapa tentang kelebihan gue ya."Jelas Elsya


"Jadi.....lo kan tau keadaan Lili tolong rahasiain ya?."Mala dengan penuh harap.


"Iya,santai aja kali.Terus gimana kaadaan Lili?."


"Dia udah mendingan sih,masih syok gitu."Jawab Mala.


"Semoga dia baik-baik saja,gue balik ke bangku gue dulu ya!".Elsya pergi menuju bangkunya meninggalkan Mala.


.


Setelah beberapa hari kejadian itu berlalu,Lili yang masih butuh waktu pun belum bisa berangkat sekolah.Kini tepatnya 5 hari ia tak masuk sekolah.Tak ada kabar tentang keadaan Alika.


"La ,Lili kok belum masuk ya?apa kita jenguk aja ke rumahnya?."Tanya Teja pada Mala disela menikmati baksonya.


"Terserah sih tapi kudu izin dulu sama mamanya".Mala melanjutkan menikmati sotonya.


"Hallo tan??."(phone)


"Iya La ada apa kok telfon tante?."


"Gini tan,temen-temen mau pada ke rumah buat jenguk Lili.Boleh nggak tan."Tanya Mala sedikit ragu karena selama ini Alika memang menyembunyikan identitas aslinya dari teman satu sekolahnya.


"Owalah mau pada kesini ya?boleh kok.Kapan jenguknya?".Sara menjawab dengan senang karena ia berharap Alika semakin membaik saat dijenguk teman-temannya.


"Gimana kalau nanti sore tan?."


"Ya sudah nanti sore kabarin tante ya!."


"Iya tante,bye!."Mala pun menutup telfonnya.Ia kemudian menghampiri Teja yang menunggunya di depan kelas.


"Jadinya nanti sore Ja."Ucap Mala.


"Oke gue buat pengumuman dulu."Teja beranjak kemudian masuk ke dalam kelasnya yamg seperti pasar.


"Diamm semuaa!!."Teriak Teja di atas meja.Semua yang mendengar suara Teja pun menghentikan aktivitasnya.


"Ehem,"Teja mengecek suaranya terlebih dahulu. "Nanti sore kita bakal jenguk Lili jadi kalian semua jangan pada pulang dulu,oke?ngerti kan?".

__ADS_1


"Iya ya si Lili nggak masuk udah 5 hari,Lili kanapa ya?."Selin sadar bahwa Alika sudah 5 hari tak masuk sekolah.


"Oke deh kita setuju,demi solidoritas antar teman gue setuju jenguk Lili."Saut Surya mengepalkan tangannya ke atas.


"Lebay lo!."Kevin menendang kaki surya.


"Hehe,bener kan kita ini satu solidaritasss!."Surya menyerbikkan bibirnya ke arah Kevin.


"Oke nanti sore kita ke rumah Lili,Bendahara jangan lupa beli buah tangan dan kalian semua harus jaga sikap!."Teja memberi arahan pada teman-temannya sebagai seorang ketua.


Tak terasa bel tanda pulang pun berbunyi.Semua teman sekelas Alika sudah berkumpul di parkiran untuk berangkat menjenguk Alika bersama-sama.


"Kevin kemana sih nggak nongol-nongol dari tadi,mana panas banget!."Lisya mengeluh sambil mengibas-ngibaskan tangannya,mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut yang bisa ia lihat.


"Iya nih,pasti dia lagi nongkrong ama temen-temennya atau malah ketiduran lagi dia." Melati yang sudah mulai lesal berspekulasi sendiri saking bosannya menunggu Kevin yang tak terlihat batang hidungnya sedari bel pulang sekolah.


"Kita cari aja deh,biar cepet,nanti keburu kesorean malah nggak jadi jenguk Lili nanti".Elsya memberi solusi untuk teman-temannya yang kesal menunggu Kevin.


"Yaudah Sya gue temenin lo biar gue seret si Kevin ke sini".Saut Mala kemudian beranjak bersama Elsya untuk mencari Kevin yang entah kemana mencarinya.


Mereka mencari Kevin ke setiap lorong tetapi tak mendapati Kevin di sana.Sampai akhirnya mereka pun menuju ke belakang sekolah.Setelah sampai disana akhirnya mereka mendapati Kevin yang sedang nongkrong bersama temannya.Elsya dan Mala pun menghampiri mereka.


"Eh lo ya...ditungguin sampe lumutan malah asik nongkrong disini!dasar lo ya!."Teriak Mala langsung mendorong bahu Kevin hingga terjengkang ke tanah.


"Ngapain sih main dorong-dorong... huhh!."Kevin berusaha berdiri,merapikan bajunya.


"Kita kan mau ke rumah Lili,lo lupa?."Mala berkacak pinggang.


"Makanya jangan molor terusss!."Saut Mala menjitak kapala Kevin.


"Sakit age!."Pekik Kevin mengusap-usap bekas jitakan Mala.


"Udah ah,Ayok pergi!."Ajak Elsya yang diam sedari tadi.


Mala yang sadar akan keberadaan Dehan pun menatapnya dengan tatapan amarah.Ia mengepalkan tangannya melihat Dehan yang sedang berdiri disamping Kevin.


"Ngapain sih ,pake ke rumah Lili segala?."Tanya Rey penasaran.


"Bukan urusan lo!!."Bentak Mala melampiaskan pada Rey.


"Eh buset,galak amat!".Saut Rey menyerngitkan dahinya.


"Udah La kita pergi aja yuk!."Ajak Elsya lagi sambil memegang lengan Mala, mencoba mencegah amukan Mala yang sepertinya akan meledak.Tetapi Mala malah melepaskan pelan tangan Elsya.


"Bentar Sya,gue mau mgomong sama orang itu dulu!."Mala menunjuk Dehan dengan emosi yang tertahan.


"Gu-gue?."Tanya Dehan menunjuk dirinya sendiri.


"Iya lo."Jawab Mala dengan penuh penekanan.


Dehan pun mengikuti Mala menjauh menuju tempat yang sekiranya sudahhtak ada orang yang bisa mendengar percakapan mereka.


"Apaan?."Tanya Dehan dengan wajah datarnya.

__ADS_1


"Cowok apaan lo yang bentak cewek kek gitu!!!."Mala langsung meluapkan amarahnya pada Dehan.Dehan pun menyerngitkan dahinya.


"Nggak usah basa-basi ,to the poin aja,apa maksud lo?."Jawab Dehan yang tak suka berbelit-belit.


"Asal lo tau ya ,gara-gara satu kata dari lo sahabat gue jadi menderita!."Saut Mala dengan mata berkaca-kaca,menatap Dehan dengan menekankan kata 'menderita'.


"Maksud lo apa?gue nggak ngerti.Gue nggak punya salah ama dia."


Mala beranjak dari depan Dehan.


"Gue harap lo minta maaf ama Lili!,'' Ucap Mala berheti sejenak kemudian melanjutkan langkahnya.


"Sya ayo pergi,nanti keburu malem,'' ajak Mala kemudian diikuti Elsya dan Kevin.


"Tuh si Kevin,yuk kita berangkat!,'' ucap Teja ketika melihat Kevin dari kejauhan bersama Mala dan juga Elsya.


"Ngorok aja lo kerjaannya!,'' seru Tita ketika Kevin sampai.


"Tidur adalah karunia Tuhan yang harus disyukuri,'' elak Kevin menengadahkan tangannnya.


"Alay lo!,'' saut Surya mengenggol bahu Kevin.


"Tidur adalah sebagian dari hidup di dunia ini yang nikmat!,'' sambung Kevin lagi.semua yang melihat Kevin berdecih karena tingkahnya.


"Tidur ada....,'' belum selesai berkata ia sudah dihadiahi jitakan dari Mala.


"Bac*t lo!,'' Mala berlalu menuju mobilnya.


"Woi pala nih....!,'' teriak Kevin memegangi kepalanya.


"Eh maap,gue kira bola basket!!,'' saut Mala yang sudah berada di depan pintu mobilnya kemudian segera masuk.


"Uh dasar!!,'' Kevin ingin menghampiri Mala tetapi Teja menghentikannya.


"Woi,Pel*r!cepet masuk gue tinggal nih!,'' teriak Teja dari mobilnya.Kevin pun mengurungkan langkahnya dan masuk ke dalam mobil Teja.


Bersambung....


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like dan votenya......

__ADS_1


__ADS_2