Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Main aman


__ADS_3

6 bulan kemudian


"Denan,kamu yakin mau pulang ke Indonesia?" tanya Linna pada putranya itu.


"Iya,Bun.Denan pengen banget ketemu sama Dehan sama Selly.Denan penasaran banget."


Linna tersenyum senang.Anaknya ini sudah semakin membaik setelah beberapa bulan dirawat di Singapura.


Progres dari pengobatan yang selama ini dijalani oleh Denan berjalan dengan baik dan lancar.Terbukti dengan Sedikit demi sedikit ada keajaiban yang muncul ketika menjalani berbagai macam pengobatan dan terapi.


Meskipun belum bisa berjalan Denan sangat senang karena bisa keluar dari dunia dimana antara ada dan tiada.Ia bisa melewati masa komanya.


Untuk selanjutnya ia akan menjalani terapi di Indonesia saja setelah kondisinya membaik.


"Kamu harus istirahat dulu.Nanti kalo kamu udah Vit,nanti kita pulang ke Indonesia,"


Denan mengangguk patuh.Ia sudah tidak sabar bertemu dengan saudara kembarnya dan adiknya.


"Sayang,liat kaos kakiku nggak?" tanya Dehan setengah teriak.


"Mana gue tau,kan udah gue taruh di lemari lu kemarin.Masih aja tanya."


"Nggak ada kok.Udah gue cari tapi nggak ada," jawab Dehan menghampiri Alika yang sibuk memberi makan kucing-kucingnya.


"Mau kemana sih?segala peke kaos kaki."


"Mau ke kantor bentar.Ada urusan," jawab Dehan.

__ADS_1


"Nitip dong," ucap Alika.


"Apa?" Jawab Dehan sembari mengangkat dan mengelus kucing.Ia ikut berjongkok di depan dua kucing yang sedang diberi makan Alika.


"Gue pengen rujak," jawab Alika dengan mata berbinar. "Yang pedes,pengen banget."


Dehan terdiam beberapa saat. "Gue selalu main aman kayaknya," Ucap Dehan dengan wajah berfikir.


"Ih apaan sih," Alika merenggut kesal.


"Ngga jelas,main aman apaan sih.Gue kan cuman mau makan rujak.Mumpung hari minggu."


"Gue selalu pake ko*dom Li.Masak lo hamil?lo kan pengen rujak.Kayak orang nyidam aja," papar Dehan.


Alika Membelalakkan matanya.Dehan menuduhnya hamil?nggak mungkinlah.Mereka main aman terus tuh.


"Gue cuman mau rujak aja,belum tentu hamil.Belum waktunya anjirr.Nanti aja kalo lulus kuliah,"


"Lama amat," ucap Dehan dengan nada tak Terima.


"Yakali gue udah kecil gini masih mau lo hamilin sekarang.Lo nggak kasian sama gue?masih muda gini.Nikmatin aja dulu masa muda," Alika mengerdikkan bahu.


Dehan menghembuskan nafas panjang.Sebenarnya ia ingin sekali setelah lulus SMA untuk segera memiliki anak.Tak ingin menunda,gas saja.


"Kalo lulus SMA nggak mau?" tanya Dehan.


"Ck," Alika yang sedari tadi sibuk memberi makan Kucingnya pun menoleh.

__ADS_1


"Jadi orang tua itu susah.Lo mau anak kita nanti kurang kasih sayang karena orangtuanya sibuk."


"Nggak.Lo kan di rumah.Gue bisa aja pulang cepet dari kantor."


"Terus gue ngga kuliah gitu?Lo juga."


"Nggak pa-pa nanti kita rawat bareng-bareng," balas Dehan.


"Keras kepala banget sih.Punya kucing dua aja lo nggak pernah rawat apalagi anak," ucap Alika sinis.


"Bedalah.Kan anak buat sendiri," jawab Dehan.Ada-ada saja jawaban yang keluar dari mulut Dehan hingga Alika merasa kesal.


"Yaudah hamil aja sendiri," Alika berdiri dan menghentak-hentakkan kaki.


Dehan ikut berdiri.Ia ikut menggeram karena kesal juga.


"Kalo bisa udah hamil gue sekarang," ucap Dehan dengan nada kesal.


"Yaudah sana ke kantor aja!" Alika pergi membawa kucing-kucingnya.


Ia kesal.Daripada terus berdebat ia memilih pergi agar memutus perdebatan mereka.


"Kalo ngga iklas beliin rujak yaudah!" Alika menyaut dari lantai atas.


Dehan memijit pangkal lehernya.Sama-sama batu.


...Thanks buat yang udah baca...

__ADS_1


__ADS_2