
Satu hal yang membuat Alika kecewa dengan Dehan yaitu suaminya itu selalu saja memerdulikan Mawar.Ia cemburu dan ia berhak.
"Maaf gue nggak bisa temenin lo.Ada urusan soalnya," ucap Dehan pada Mawar yang duduk di bangku taman sekolah.
"Iya nggak papa.Gue ngerti,lo udah punya pacar jadi ya gimana?" Mawar memaklumi.
"Iya maaf."
"Udah sih lagian pacar lo lebih penting daripada gue," ucap Mawar terkekeh.Tetapi tak ayal dia juga merasa kecewa karena Dehan tak menepati janjinya.
"Lo penting Mawar," ucap Dehan.
"Iya-iya,nomor dua kan?"
"Hm,makasih dulu lo mau temenin gue."
"Ngapain sih,kenapa jadi gini?kayaknya ada yang aneh deh," Mawar berusaha tersenyum meskipun ia harus menerima kenyataan yang mungkin Dehan katakan.Ia sudah tahu.Dehan dan Alika sudah menikah.
__ADS_1
Fakta yang sangat membuatnya hancur yaitu tak ada harapan untuk bersama Dehan.Ia harus mundur.
"Sebenernya gue udah nikah sama Lili," kalimat itulah yang membuat Mawar semakin yakin.Dehan bukanlah jodohnya.
"Terus?" tanya Mawar berkaca-kaca menatap Dehan.
"Lo tau kan?kita nggak akan bisa berjalan tanpa menyelesaikan apa yang ada dan terikat di masa lalu kita.Jadi gue mohon Mawar,lupain gue.Masih banyak cowok yang lebih baik dari gue dan jangan stuck di sini.Cari dan lari dari gue.Karena gue udah mulai lari sekarang."
"Lari dari apa?" tanya Mawar lirih.
"Lari dari lo Mawar.Gue suka sama lo,tapi kita nggak akan bisa sama-sama.Gue juga tau perasaan lo ke gue.Gue emang pengecut yang bisanya pendem perasaan dan ngilang gitu aja.Maaf," Dehan menunduk dengan wajah tulus.
"Lucu ya.Kita saling suka tapi nggak bisa sama-sama.LDR terjauh yang pernah ada yaitu terhalang takdir dan status," ucap Mawar menengadahkan kepalanya agar air matanya tak jatuh.Tapi sekuat apapun ini sangat berat untuknya.
"Boleh gue meluk lo untuk yang terakhir?" tanya Mawar.
Dehan mengangguk.
__ADS_1
Mawar segera menghambur ke pelukan Dehan.Ia memeluk erat cowok itu dengan air mata mengalir deras.Ini adalah perpisahannya dengan Dehan sebelum berangkat ke Singapura.
"Gue sakit,Han.Sakit parah,gue kena kanker otak," ucap Mawar disela tangisannya.Mawar menyembunyikan penyakitnya dari Dehan sejak awal bertemu.Dehan adalah salah satu penyemangat hidupnya.Hingga ia rela pindah dari jakarta ke Bandung.
Dehan tersentak kaget.Hatinya menculas seketika.Ia menitipkan air mata.
"Seminggu lagi gue bakal ke Singapura buat nambah umur.Doain gue ya,biar bisa nafas," Mawar melepas pelukannya dan menyeka air matanya.
"Maaf Mawar.Bahkan gue nggak tau soal ini.Gue merasa gagal jadi sahabat karena nggak tau apa-apa tentang lo."
"Cukup doain gue Dehan.Gue udah seneng."
"Lo harus sembuh,biar lo bisa pamer pacar ke gue!"
Mawar terkekeh pelan.
Alika terdiam sejenak.Dia terharu.Ternyata Mawar tak seperti yang ia bayangkan.Mawar baik tak seperti pelakor di sinetron indosiar yang akan menggoda suaminya karena suaminya gagal move on sama mantan.
__ADS_1
Mawar adalah tipe pelakor berkelas yang tak melakukan apapun tapi mampu membuatnya kelimpumgan takut Dehan kecantol.