
"Pagi semua,perkenalkan nama saya Dehan kisula murid pindahan dari kota X.Saya pindah ke sini mengikuti orang tua saya pindah ke sini," sapa Dehan pada semua teman - temanya sembari memperkenalkan diri.
"Aduh suaranya manis banget!,'' puji siswa C pada Siswa B.
"Iya bikin meleleh!,'' saut siswa B.
Dehan pun hanya tersenyum mendengar pujian yang terlontar dari mulut penggemar barunya.
"Ya sudah Dehan kamu bisa duduk disana,'' suruh bu Ririn guru bahasa inggris menunjukkan tempat duduk yang terletak di belakang.
"Baik bu," jawab Dehan dengan singkat berlalu menuju bangkunya.
"Baik anak-anak sekarang kita lanjutkan materinya!," ucap Bu Ririn untuk mengalihkan fokus murid-muridnya pada Dehan.
Setelah dua jam pelajaran akhirnya bel istirahat berbunyi.
"tet tet tet," kemudian semua murid pun keluar dari kelas untuk beristirahat atau melakukan kegiatan lainnya.
"Han kita ke kantin yuk!,'' ajak seseorang yang merupakan teman sebangku yang di kenalnya.
"Nggak ah males,'' jawab Dehan tanpa ekspresi.
"Jangan ngambek lah bro,maap gue salah udah tinggalin lo tadi pagi,'' bujuk seseorang yang notabennya adalah sahabat sekaligus sepupunya yaitu Rey.
Dehan pun tak memerdulikan bujukan Rey dan tetap sibuk membaca novel.
"Hai boleh kenalan nggak?,'' sapa seseorang berambut panjang dengan bando hitam.Yang tak lain tak bukan adalah Luna sang primasona sekolah.
Dehan yang merasa disapa hanya melirik kilas wanita itu dan langsung menutup novelnya kemudian memasukkannya ke dalam tas,setelah itu ia beranjak meninggalkan wanita itu begitu saja.Sedangkan Luna yang ditinggal begitu saja sangat kesal sambil mengepal tangannya.
"Liat aja lo akan jadi milik gue,'' gumam Luna dengan percaya dirinya.
"Woi bro mau kemana lo....tadi nggak mau ke kantin!,'' teriak Rey yang langsung mengejar Dehan yang pergi begitu saja.
__ADS_1
"Serah gue,'' jawab Dehan singkat dengan nada ketus.
"Ketus amat bangbang!!,'' seru seru Rey pada Dehan.
"Kita ke kantin kuy nanggung udah sampe sini,'' sambung Rey karena sudah dekat dengan kantin.
Dehan pun menyetujui ajakan Rey menuju kantin untuk mengisi perut.
"Bro lo mau pesen apa biar pesenin,'' tanya Rey pada Dehan.
"Samain aja sama lo,'' jawab Dehan dengan singkat.
"Lo cari tempat dulu,nanti gue samperin,'' ucap Rey kemudian beranjak untuk membeli makanan.
"Oke,'' jawab Dehan pada Rey kemudian Dehan berlalu mencari tempat yang cocok untuk dirinya karena masih sepi,ia pun memilih tempat paling pojok yang sangat ia sukai.
Setelah menunggu beberapa lama akhirnya Rey datang dari stan makanan dengan langkah hati-hati membawa 2 piring soto dan 2 es jeruk,menghampiri Dehan yang diduduk di meja paling pojok yang sedang memainkan ponselnya.
"Nih pesenan lo,'' ucap Rey sembari memberikan soto dan es jeruk milik Dehan.
"Ngomong-ngomong tadi kenapa lo nggak mau kenalan sama Luna?,'' tanya Rey disela menikmati makanannya.
"Gue nggak suka sama dia,'' jawab Dehan setelah meneguk es jeruknya.
"Gila lo ya cewek secantik dia lo buang sia-sia,'' saut Rey dengan nada heran yang langsung mendapat lirikan tajam dari Dehan.
Setelah pembicaran tersebut mereka diam menikmati hidangan yang sudah mereka pesan.Tanpa disadari Dehan,ada dua wanita yang yang menghampiri mereka dan berbincang dengan Rey.Dehan mendengarkannya tetapi ia tidak menoleh dan sibuk dengan ponselnya.
"Hai boleh gabung nggak?,'' sapa seseorang pada Rey.
"Eh boleh kok,'' saut Rey dengan senyum ramah.Mereka berdua pun mendudukkan diri mereka di depan Rey dan Dehan.
Dehan sama sekali tak memerhatikan dan tetap fokus pada ponselnya.Begitupun dengan kedua wanita itu yang diam menikmati makanannya.
__ADS_1
Alika yang sedari tadi menikmati makanannya tak menyadari bahwa yang ada dihadapannya adalah cowok nyebelin yang tadi pagi membuat moodnya hancur.Ya sekarang mereka sedang berhadapan yang hanya dibatasi oleh meja.Hingga pada akhirnya Alika yang telah menyelesaikan makannya meletakkan sendok yang dipegangnya ke mangkok kemudian mendongakkan kepalanya bersamaan dengan Dehan yang meletakkan ponselnya di meja kemudian mendongak ke depan.Seketika tatapan mereka bertemu dan
"LO...!!!!!."
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
Bersambung....