Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Merasa bersalah


__ADS_3

Dehan kini tengah berfikir apa yang terjadi hingga ia dilabrak Mala.Bagaimana bisa ia disalahkan tanpa sebab yang jelas dan menurutnya ia tak bersalah karena Alikalah yang memulai semua ini.Ia langsung melajukan mobilnya menuju rumahnya setelah sebelumnya kerumah Rey untuk sekedar bersilahturahmi dengan paman dan bibinya.


"Assalamualaikum ".Dehan mengucapkan salam saat memasuki rumah berarsiktektur modern tersebut.


"Waalaikumsalam".Saut Linna dari arah dapur.Dehan menghampiri Linna kemudian mencium punggung tangannya.


"Selly mana bun?".


"Selly baru pulang dari les,paling dia lagi istirahat di atas".


"Kalo gitu Dehan ke atas juga bun,mau istirahat".


"Iya sayang,nanti bunda panggil pas makan malam udah siap".


Dehan pergi menaiki tangga menuju kamarnya yang terletak disamping kamar Selly.Ia memasuki kamarnya kemudian meletakkan tasnya di atas meja makan.Ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.Setelah 15 menit berlalu ia keluar dengan pakaian ala rumahan yaitu kaus putih dan celana pendek selutut sambil mengusap rambutnya dengan handuk agar kering.Setelah dirasa sudah kering,Dehan tertuju pada ranjang di depannya.Ia langsung merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur untuk mencari kenyamanan.


Saat ingin memejamkan mata ia teringat masalahnya dengan Alika.


"Apa gue harus minta maaf ?."


"Kenapa gue malah mikirin dia sih!."Ucap Dehan mngacak rambutnya.


"Dehan...Selly,makan malemnya udah siap!."


Dehan yang mendengar panggilan dari sang bunda pun beranjak dari tempat tidur menuju lantai bawah untuk makan malam.


"Bun,ayah belom pulang?."Tanya Dehan memundurkan kursi kemudian duduk disebelah adiknya.


"Ayah masih di jalan,kalian makan duluan aja!."Linna menyiapkan makanan dari dapur.


"Assalamualaikum!."Salam Willy terdengar dari luar melangkahkan kakinya menuju ke arah mereka.


"Waalaikumsalam!."Jawab semua serentak.


"Eh tuh ayah udah nongol!."Linna mendengar Willy.


"Cie bunda kangen ya ?."Goda Willy pada istrinya.


"Apaan sih,nggak ya!."


"Alah,ngaku aja deh bun,ayah kan tambah seneng!."Willy menaik-turunkan alisnya seraya duduk di kursi makan bersama keluarga kecilnya.


"Udah deh,makan dulu aja nanti keburu dingin makanannya!."


"Iya-iya."Jawab Willy kemudian segera melahap sajian di meja makan.


"Bagaimana sekolah kamu han,apa baik-baik saja?."Tanya Willy disela menikmati makanan.

__ADS_1


"Baik kok pa,nggak ada masalah!."


"Udah punya pacar berapa?."Willy bertanya dengan santai.


"Uhuk-uhuk."Dehan langsung terbatuk membelalakkan matanya mendengar pertanyaan dari Willy.


"Papa kenapa sih,Dehan itu nggak kayak papa yang dulunya gonta-ganti mulu!."Linna melirik tajam Willy.


"Kali aja nurun ma,tapi buktinya papa setia kan sama mama?."Elak Willy mencoel dagu Linna.


"ih,Bunda mau ke kamar aja!."Linna merasa malu kapada anak-anaknya dengan tingkah Willy.


"Bunda jangan ngambek dong!."Bujuk Willy mengikuti langkah sang istri.


"Abang udah punya pacar belom?."Tanya Selly.


"Kenapa emangnya kalo abang punya pacar?."


"Pengen tau aja sih,cantik apa nggak,soalnya Selly pengen kakak perempuan pasti seru deh."


"Nanti kalo abang udah punya pasti langsung dikenalin kok."


"Iya deh,Selly tunggu!."Saut Selly antusias.


.


Dirumah kini Alika tengah bersiap-siap untuk kembali bersekolah.Ia menunggu Mala yang akan menjemputnya untuk berangkat bersama.


Alika membuka pintu mobil dan duduk di sebelah Mala. "Yuk berangkat!".Ucap Alika memasang sabuk pengaman.


"Oke,lo udah baikan kan Li?."Tanya Mala sambil melajukan mobilnya menuju sekolah.


"Iya gue udah nggak papa,jangan khawatirin gue mulu ah kan jadi baper gue!."Alika tersenyum ceria.


"Yaudah sih gue kan cuman mastiin."


Setelah 30 menit menempuh perjalanan mereka pun tiba di tempat tujuan.Alika turun dari mobil diikuti Mala yang berjalan berusaha menyamai langkah Alika.


Tak jauh dari tempat parkir mobil Alika, Dehan juga baru saja keluar dari mobilnya bersama Rey dan Kevin.Alika yang tak menyangka dia harus bertemu dengan Dehan secepat itu pun langsung panik.Ia mundur beberapa langkah kemudian beranjak cepat seperti orang ketakutan menjauhi mereka.


"Li tungguin gue!."Seru Mala tak tau kanapa Alika beranjak cepat.


"Lah kenapa tuh bocah,kayak liat setan aja!."Gumam Kevin menyerngitkan dahinya.


"Aneh."Ucap Dehan dalam hati menatap kepergian Alika dengan tampang dinginnya.


Jam istirahat pun tiba saatnya.Alika yang hampir 1 minggu tak mengikuti pembelajaran pun disibukkan dengan berbagai macam tugas yang harus dikerjkannya dan juga catatan yang harus ia salin.

__ADS_1


"Li ke kantin yuk."Ajak Mala.


"Lo aja yang ngantin gue nggak mood makan!.


"Bener nih,nggak nitip?."


"Masih kenyang gue,lagipula tadi mama buatin gue bekal ditas.Nanti kalo laper gue bisa makan!."


"Yaudah gue ngantin dulu!."Pamit Mala kemudian meninggalkan Alika menuju kantin.


"Li ayolah nyanyi bareng kita,nggak ada lo nggak lengkap rasanya!."Lintang menghampiri meja Alika.


"Gue lagi nggak mood lontong!,sana pergi gue mau ngerjain tugas!."Jawab Alika tanpa mengalihkan atensinya pada buku , mengibas-ngibaskan tangannya mengusir Lintang.


"Nama gue lintang woi!Nama bagus-bagus lo panggil Lontong!."Seru Lintang jengkel karena namanya yang semula Lintang digubah menjadi Lontong.


"Dimohon Lontong segera menuju tempat acara untuk menjadi penari latar dari artis terhits di Indonesia!."Suara Tita memanggil Lintang agar bergabung untuk menciptakan keriuhan di kelas.


"Let's goo!!."Seru Lintang bersemangat kemudian ikut bergabung dengan Seta dan juga Romi yang sudah siap.


"Eh,tunggu-tunggu biduan kita kurang satu nih,Lili mana Lili!."Tanya Seta pada Lintang.


"Lili lagi PMS,makanya nggak mood orangnya."Jawab Lintang berbisik.


"Tau darimana lo kalo si Lili lagi PMS??."Romi ikut menimpali pembicaraan Lintang dan Seta.


"Sttt,pelan ngapa?malu-maluin lo!."Saut Seta berbisik karena banyak yang menoleh ke arah mereka.


"Maksud gue Lili kan cewek,ciri-ciri cewek lagi dapet tuh ya gitu moodnya nggak baik,suka marah-marah ama mager!".Jelas Lintang.


"Masa sih baru tau gue!."Romi masih mencerna penjelasan dari Lintang.


"Kemana aja lu,gitu aja nggak tau."Lintang melirik Romi.


"Yee gue kan cowok,mana mungkin gue paham soal cewek!."Saut Romi.


"Woi,ghibah aja teroosss!."Seru Selin yang sudah siap bernyanyi menyindir Lintang,Seta,dan juga Romi yang sedari tadi berbisik-bisik.


Dan dimulailah kegaduhan di kelas tersebut.Suara nyanyian dan keriuhan di dalam kelas itu membuat Alika semakin pusing dibuatnya.


"Duh berisik banget sih,nggak bisa fokus gue!."Eluh Alika yang fokusnya menguap begitu saja.Ia meletakkan bukunya beralih memijat pelipisnya yang serasa kepalanya ingin pecah karena ulah makluk-makluk di dalam kelasnya.


Alika berdiri dari mejanya kemudian berjalan keluar kelas menuju ke arah perpustakaan dengan membawa beberapa buku.Alika berjalan dengan santai menuju tujuannya.Sampai akhirnya perpustakaan sudah di depan matanya.Baru saja Alika melangkahkan kaki melewati pintu,matanya menjumpai seseorang yang ia kenal tetapi tak tahu namanya.Ia langsung berjalan mundur dari tempatnya semula.Tanpa disadari ia malah menjatuhkan beberapa bukunya di lantai yang menimbulkan suara yang cukup keras.


PUkk


Semua orang yang berada di meja baca pun menoleh ke arah Alika.Tak terkecuali seseorang yang membuat Alika kaget.

__ADS_1


Bersambung.....


Jangan lupa like dan votenya


__ADS_2