Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
praktek biologi


__ADS_3

Entah mengapa kali ini Dehan merasa lega akan perasaannya.Semuanya telah bulat dan yakin.Alika adalah satu-satunya.


Besok adalah ulang tahun Alika yang ke 17 tahun.Dehan sangat senang untuk menyiapkan kejutan untuk istrinya tersebut.Satu bulan yang lalu Dehan begitu senang ketika mendapat kejutan sederhana dari Alika yaitu perayaan kecil-kecilan di tengah malam dengan kue spesial buatan Alika.


Besok ia akan berencana untuk mengajak Alika dinner spesial di sebuah dermaga.Dia menyiapkan kejutan itu hampir 2 hari.


"Lo mau kemana?gue bosen di rumah terus.Temenin belanja yuk?" Alika bergelayut manja di lengan kekar Dehan.Padahal Dehan sedang duduk dengan laptop di pangkuannya.Basa-basinya nggak tepat.


Dehan menghela nafas.Ia masih sangat sibuk terbukti dengan laptop di pangkuannya dan juga berbagai berkas di meja


"Gue sibuk," jawab Dehan sekenanya.


"Sekali aja,besok ulang tahun gue loh.Masak lo nggak ada keinginan buat turutin permintaan gue?"


"Ada syaratnya,"


"Elah pake syarat-syaratan lo," Alika memutar bola mata malas, "Ya udah apaan? mau dipijitin atau dibikinin teh,kopi?"


"Besok lo udah 17 tahun,jadi kita bebas lakuin apa aja.Dan lo nggak boleh nolak," Seringai Dehan membuat Alika bergidik ngeri.


"i-itu kan masih sekolah," Alika terbata.

__ADS_1


"Nggak ada penolakan.Mulai nanti malem lo tidur di kamar gue dan gue bebas ngatur lo.Gue suami lo."


"Nanti Mama marah.Kita kan nggak boleh sebelum lulus SMA."


"Mama udah bolehin sih tapi jangan sampe isi," jawab Dehan asal.


Hah isi?apaan emang bakso isi anak?


"A-anjirr apaan yang isi?" Alika bego.


"Perut lo," ucap Dehan sambil menahan tawa.Dia hanya bercanda tapi kalau umpannya dimakan ya gimana.Dia lelaki normal tak mungkin jika ia menolak.


"Yes or yes?" tanya Dehan membuat Alika menoleh spontan.


"Kok?!" Alika mengedipkan mata beberapa kali, "Eh apaan apa bedanya!"


"Karena mau nggak mau lo harus nurut.Nggak ada pilihan," Dehan tersenyum senang.


Dasar sinting udah nggak jelas eh suka ngatur.Untung cinta,eh.


Benar saja Mereka kini sedang di Mall.Tentu saja dengan paksaan Dehan bukan Alika.Sungguh,Alika tadi tidak jadi mengajak Dehan tetapi Dehanlah yang memaksanya.

__ADS_1


Aneh bukan?


"Ngapain beli permen banyak gitu?kek anak kecill," sindir Alika ketika melihat Dehan mengambil berbagai macam varian seperti stroberi anggur dll.


Sontak Dehan menghentikan kegiatannya dan beralih menatap Alika.


"Ini K*nd*m bukan permen," ucap Dehan tanpa dosa.


Alika menjatuhkan rahangnya hingga ia mangap sempurna.Benarkah ini Dehan?


Tidak.Tidak.Dia harus mengecek kewarasan suaminya itu.Bisa-bisanya dia bisa berubah menjadi sefrontal ini.


Dehan terkikik geli, "Lo tau kan artinya?jadi siapin mental," Siapakah yang sudah mengotori otak Dehan hingga bisa seperti ini?what!


Shitt


Dehan memang sengaja memancing Alika.Meskipun masih SMA,mereka sudah sah.Jadi apa yang perlu ditakuti?


Dehan ingin sekali mempraktekkan pembelajaran biologi secara langsung.Iya.Dia ingin sekali rumah tangganya bahagia.Seperti apa yang disarankan mbah Google jika ingin memiliki rumah tangga yang awet dan bahagia luar dalam.


Ia hanya perlu berhati-hati agar tidak kebobolan.Ya,setidaknya sampai lulus SMA.Dia sudah membulatkan tekad.Alikalah istri sekaligus ibu dari anak-anaknya nanti Selamanya.

__ADS_1


__ADS_2