
"Bi,baju yang dikeranjang langsung cuci ya,besok mau dipake lagi!,'' tutur Dehan.Dia beranjak menuju ruang keluarga menyusul Alika yang sudah ada di sana.
Belum juga duduk,bel rumah berbunyi.
"Biar Dehan yang bukain Bi," ujar Dehan berjalan menuju pintu.Ia membuka pintu.Sepasang manusia masih berseragam SMA nampak tersenyum di hadapannya.
"Nggak disuruh masuk?,'' celetuk Mala.
Dehan membuka pintu lebih lebar dan mempersilahkan Rey dan Mala masuk.
"Bolos aja pake janjian.The best banget kalian!,'' ucap Rey meletakkan tas Dehan di sofa.
"Iya,nggak ngajak-ngajak lagi.Gue kan gabut nggak ada Lo!,'' sambung Mala menjitak kepala Alika.
"Akhh,pala nih woi!,'' saut Alika mengelus pucuk kepalanya,melemparkan buku yang baru saja ia keluarkan dari tasnya.
"Ups,gue kira kelapa,'' Mala berlari menghindar.Alika tak henti-hentinya melemparkan buku.Mala yang tak mempunyai amunisi pun mengambil tas yang baru saja Dehan pegang untuk dijadikannya sebagai senjata untuk melawan Alika.
"Aishh!,'' Dehan hanya bisa menahan kekesalannya melihat buku-bukunya tercecer di lantai atas ulah Mala dan Alika yang tak henti-hentinya saling lempar.
"Hei,kayak di taman kanak-kanak gue!.Woi stop ngapa!,'' teriak Rey.Tetapi ia malah mendapat lemparan juga.
Setelah puas saling kejar,Alika dan Mala pun berhenti.Alika mengeluarkan laptop dan mencari drakor yang akan ia tonton bersama Mala.
__ADS_1
"Wah,kebetulan banget,gue juga suka drakor.Gue ikut gabung ye?,'' Rey yang baru datang dari arah dapur membawa beberapa camilan dan minuman kaleng.
"Yoi,kita satu server,sini!,'' Mala mempersilahkan Rey bergabung lesehan di depan leptop diatas meja.
"Sini bro,lo nggak ikut!,'' ajak Rey keika melihat Dehan yang duduk disofa membawa laptopnya sendiri.
"Dia nggak satu server sama kita.Adiknya aja dia nggak bolehin nonton!,'' Alika melirik Dehan yang sibuk mengotak-atik laptop.
"Gue kasihan banget sama Woo seo Ri.Bayangin deh dia koma 13 tahun," ucap Rey sambil mengunyah camilannya.( buat yang nggak tau Woo Seo Ri adalah tokoh utama dalam drama korea berjudul Thirty But Seventeen/Still 17.Dia adalah seorang pemain biola berusia 17 tahun yang mengalami kecelakaan dan terbangun diusia 30 tahun setelah mengalami koma selama 13 tahun.Selebihnya bisa tonton sendiri.Hehe)
"Hiya sih,nggak masuk akal juga.Tapi Lili pernah tuh koma 6 bulan," ucap Mala.
"Wah,daebak!.Kayak di sinetron aja lo Li.Beneran?,terus jiwa lo kemana aja pas koma selama itu?, tanya Rey.
"Lo becanda!kalo nanya yang berfaedah dikit ngapa!,''
"Gue kan cuman nanya,apa salah?.''
Dehan yang sibuk dengan laptopnya diam-diam juga mendengarkan pembicaraan mereka.Dia sudah tahu jika Alika pernah koma.Tetapi dia belum tahu jika Alika mengalami masa sulit itu selama 6 bulan.
"Ini Den obatnya,'' Bi Sari menyodorkan obat dan juga air yang diminta Dehan tadi.
"Iya Bi."
__ADS_1
"Kenapa lo?," tanya Rey.Dia melirik tangan Dehan yang terdapat bintik kemerahan.
"Lo makan cumi?," Rey tahu jika Dehan alergi cumi.Dia ingat betul jika Linna menyuruhnya agar tak memakan cumi jika dihadapan Dehan.
"Hm."
"Dasar,gue aja nggak berani makan cumi dihadapan lo.Tapi lo malah makan sembunyi-sembunyi."
"Gue nggak sengaja."
"Lo kan bisa nolak.Kenapa lo nggak bilang sih!,'' saut Alika kesal.Mereka diam menatap Alika.
"Cepet minum!," dengan rasa kesal bercampur khawatir ia mengambil obat dan air minum yang ada di meja kemudian menyodorkannya tepat di wajah Dehan agar segera meminumnya.
Dehan yang kaget pun langsung menerima obat di tangan Alika dan meminumnya menggunakan air.
.
.
.
.
__ADS_1
jan lupa like vote rate dan favorit😙