Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Mesumm


__ADS_3

Alika ngambek adalah masalah besar bagi Dehan.Gadis itu tak menyahuti apapun yang dilontarkan Dehan.Sangat menyusahkan bagi Dehan.


"Kita makan di kantin aja ya?" tanya Dehan ketika akan mengeluarkan motor dari bagasi.


"Terserah," Jawab Alika dengan nada jutek.


"Nanti gue beliin lo di kelas aja," Dehan tersenyum tipis.Tangannya terulur mengelus rambut Alika.


"Jangan Pegang-pegang," Alika mendelik sebal.Moodnya sangat hancur sekarang.


"Ayo naik," Alika memegang bahu Dehan untuk naik agar tak jatuh.Kemudian membenarkan roknya yang sedikit tersingkap.


"Udah?" tanya Dehan memberikan helm yang ada di tangannya kemudian menunggu Alika memakainya.


"Udah," jawab Alika.


Dehan menjalankan motornya keluar area rumahnya.Cuaca pagi ini sedikit mendung.Angin semilir membawa hawa dingin yang sedikit menyengat tubuh.


Alika meremas pelan ujung hoodie Dehan.Dehan jelas sadar jika Alika sedang kedinginan saat ini.


Dehan melirik kaca spionnya sekilas kemudian menepi ke baju jalan.Jalan sedang tidak begitu ramai jadi ia tak perlu takut mengganggu pengguna jalan lain.

__ADS_1


"Ngapain berhenti sih?" Alika mengerutkan dahi setelah melihat Dehan yang malah mematikan motor dan melepas helm.Disusul turun dari motor.


"Gue tau lo kedinginan.Nanti masuk angin gue juga yang repot.Jadi diem aja gue kasih hoodie gue," Dehan melepas hoodienya lalu memakaikannya ke Alika yang masih duduk di motor.


"Peka banget," Alika menarik sudut bibir membentuk senyum manis,diam memerhatikan Dehan yang merapikan hoodie yang ia kenakan.


"Nggak marah lagi kan?" Dehan mencubit gemas pipi Alika.


Iya lupa.Alika jadi lupa jika ia sedang ngambek.Alika menolehkan wajahnya menahan rona merah yang semakin membuatnya salah tingkah.


"Cantik banget kalo salting," Dehan semakin menggoda Alika.


Alika merenggut.Bisa-bisanya Dehan malah gombal disaat dirinya tengah malu-malu kucing.


"Anjjir ini udah jam 7,ayo berangkat!" Alika memukul pelan bahu Dehan.


"Iya sayang," Dehan terkekeh pelan.


"Ihh,kok sayang?"


"Teruss apa?"

__ADS_1


"Bunda?kitakan belum punya anak?" Dehan menik turunkan alisnya sambil menatap remeh Alika. "Apa kita bikin dulu biar gue panggil lo bunda?" Dehan malah menyarankan hal diluar ekspektasi Alika.Hanya candaan.


Alika melotot.Dehan sangat mesum.Ciuman aja masih remidi alis perlu diulang.Nah ini mau bikin anak.Anjirrlah.


"Sinting lo ya!Badan kecil kek gini tega lo bikin kek balon?" Alika mencebikkan bibir kesal.


Cup.


Dehan mencium singkat bibir Alika yang terlihat lucu saat kesal.Alika mematung sembari mengedipkan matanya.Aishhhh.Dehan sudah berani menciumnya di depan umum.


"Kurang?nanti malem lanjutt ya?" Dehan tersenyum smirk sembari kembali memakai helm full facenya.Lalu menaiki kembali motornya.


Wajah Alika semakin merah karena malu.Jiakhh.Ia memilih menenggelamkan wajahnya dibalik punggung lebar Dehan.


"Mesuuuuuum," ucap Alika keras tetapi teredam karena masih menenggelamkan wajahnya di punggung Dehan.


Dehan yang mendengar itu pun terkekeh geli.Alika sangat lucu saat salah tingkah.


"Pegangan,biar nggak dingin," Dehan menarik tangan Alika yang semula memegang ujung kemeja sekolahnya hingga melingkar di depan perutnya.Tak lupa ia juga memberikan elusan lembut pada tangan Alika.


...Pada setuju nggak kalo Ai pindah lapak?kayaknya disini sepi😅...

__ADS_1


...Nanya doang gays masih dipertimbangkan😁...


__ADS_2