
Sesampainya di kelas Alika mendudukkan diri di bangkunya.Tak berselang lama Mala datang dan ikut duduk disamping Alika.
''Tumben lo nggak telat.''Ujar Mala melepas tas gendongnya.
''La,apa gue salah nolak perjodohan itu.''
''Lo beneran dijodohin?,gue kira lo bohongin gue.''
''Gue lagi serius La,gue lagi banyak pikiran.
''Kalo menurut gue sih lo turutin Bokap Nyokap lo aja deh Li.Mungkin itu yang terbaik buat lo.''Saran Mala.
Sebelumnya.....
''La!!,sini gue mau ngomong!.''Lenno melambaikan tangannya saat melihat Mala baru saja turun dari mobil.
''Wih ngapain lo disini?ngapel?.''Mala mendekati Lenno yang memakai topi warna hitam dan juga syal untuk menutupi wajahnya.
''Gue butuh bantuan dari lo!.''Lenno membawa Mala masuk ke mobilnya.
"Apaan?lo punya gebetan disini?truss lo mau gue bantuin lo buat deketin cewek?.''
"Nggak soal itu.Ini soal Lili.''
''Owh.Kali aja lo pengen tebar pesona disini.Lo mau gue bantu apa?.''
''WHAT??.Jadi bener Lili mau dijodohin dan acaranya minggu ini?.''Mala masih tak percaya setelah Lenno menjelaskan bantuan seperti apa yang diminta.
''Gimana?lo mau kan bantuin gue buat Lili nerima Perjodohannya!.''Tanya Lenno pada Mala.
''Sumpah gue masih nggak percaya!.''Ucap Mala masih syok.
''Ini demi kebaikan Lili La,gue juga nggak bisa cegah atau diem soal masalah ini.Gue harap lo mau bantuin.''
''Iya,gue bantuin.Tapi gue nggak janji bisa yakinin Lili.Gue juga bakal nggak setuju kalo diposisinya.Gue akan usaha buat Lili mau terima perjodohan ini.''
Lenno hanya menganggukkan kepalanya.Mala keluar dari mobil Lenno setelah berbincang.
__ADS_1
*
"Lo lagi nggak disuap Si Stalker kan?".Tanya Alika curiga.
"Eenggak."Elak Mala tahu siapa yang dimaksud Alika.
''Gue cuma kasih saran.Semua ada ditangan lo kan?.''Sambung Mala.
''Gue nggak butuh saran tapi wejangan.''
''Ma-maksud lo....lo setuju?.''Tanya Mala bingung.
''Dukung gue La!.Supaya gue nggak menyesali keputusan gue nanti!.''Jawabnya tersenyum.
''Apapun yang lo lakuin gue akan selalu dukung lo!''.Mala memeluk Alika dari samping.
''Pagi-pagi udah pada pacaran aja!.Miris gue liatnya!.''Sentil Kevin yang baru saja masuk kelas.
''Kalo pengen bilang aja.Tuh si Surya lagi nganggur!."Jawab Mala semakin mempererat pelukannya.Alika melepas pelukan Mala yang semakin membuatnya sulit bernafas.
''Gue udah diem masih dibawa-bawa aja.''Ucap Surya yang sibuk berselancar di medsosnya.
Waktu istirahat tiba,Alika memasukkan beberapa bukunya dilaci.Alika menggerayangi lacinya bermaksud mengambil karet rambut untuk mengikat rambutnya karena merasa kegerahan.
Tetapi tangannya malah mendapati sebuah gumpalan kertas.Ia mengambil kertas itu untuk memeriksanya.Baru saja ia ingin membukanya,tetapi Surya menyenggol bahunya hingga kertas itu terjatuh.Karena kesal,Alika mengambil kertas itu dan melemparkannya ke arah Surya.
Kertas itu tepat mengenai Surya.Ia memungutnya dari lantai.
''Wah,gue dapet surat cinta dari Lili gays!.''Seru Surya mulai membuka gumpalan kertas warna pink itu.Ucapan Surya berhasil merebut atensi seisi kelas.''
''Cie cie!!.''Sorak seisi kelas.
"Aisshh, si Surya doyan banget bikin masalah!."Seru Alika menggertakkan giginya,berdiri beranjak menuju Surya.
"Sini,jangan pegang-pegang!."Sentaknya merebut kertas yang belum sempat dibaca Surya.
Alika kembali ke bangkunya sambil membuka kertas itu.
__ADS_1
"Pelan-pelan aku akan masuk dalam hidupmu."Tulisan di secarik kertas itu membuat Alika meremang.
"Lo mau nyuratin Surya kek gitu!."Celetuk Melati mengintip di belakang Alika.Alika tak menggubris Melati dan langsung meremas dan membuangnya ke tong sampah di depan kelas.
"Lah,kenapa si Lili?."Melati bingung.
"Lili malu pasti.Si Surya terlalu peka."Saut Lintang yang duduk di bangku depan.
"Kan malah bagus.Gue udah tau perasaan Alika yang sebenarnya."Ucap Surya percaya diri.
"Menurut lo Lili beneran suka sama gue nggak La?."Tanya Surya.
"Mana gue tau.Tanya aja sendiri."Jawab Mala mencoba netral karena ia tahu Alika tak mungkin melakukannya.
"Isinya apa sih Mel?.''Mala bertanya apa isi kertas itu hingga LIli terlihat marah.
"Emm,Pelan-pelan aku akan masuk dalam hidupmu. Uhh,kata-katanya cute deh!.''Jawab Melati mengira kertas itu ditujukan pada Surya.
Mala dengan cepat mengambil ponsel ditasnya.ia ingin memberi informasi itu pada Lenno.Mala sebagai sahabat Alikalah, salah satu informan yang yang cukup diandalkan Lenno.Berbagai macam kejadian atau sekedar menanyakan keadaan Alika didapatkan melalui Mala.Mala dengan senang hati selalu mengirim pesan tentang Alika karena baginya keselamatan Alika adalah yang terpenting.
......Message:......
''Gue punya info.''Mala mengirin pesan via aplikasi.
''Apa??.''Balas Lenno dengan cepat.
''Lili tadi dapet kertas misterius,isinya nggak jelas banget.''Ketik Mala kemudian langsung mengirimnya.
''Isinya?.''Balas Lenno.
''Pelan-pelan aku akan masuk dalam kehidupanmu.Setelah baca Ekspresi Lili berubah!.''Mala menjelaskan.
''Gue akan urus,lo awasi Lili teruss.''Jari-jari Lenno dengan lihai mengetik intruksi untuk Mala.
Setelah membaca pesan dari Lenno,Ia langsung keluar aplikasi dan memasukkan ponselnya ke tasnya lagi.Tak lupa,sebelum keluar aplikasi Ia juga menghapus histori pesannya dengan Lenno agar jika Alika membuka ponselnya Ia tak curiga. Maklumlah Alika sangat mencurigai Mala yang notabennya adalah orang terdekatnya. Kecurigaan itu muncul,sebab tak ada lagi orang selain Mala yang tahu persis kehidupan sehari-harinya.
Jangan lupa like dan vote.....
__ADS_1