Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)

Tiba-tiba Nikah SMA (ON GOING)
Maju atau mundur?


__ADS_3

''Maju atau mundur?...ha?,'' Dehan tersenyum menggoda.


''Kenapa lo jadi gini?lo bukan Dehan yang gue kenal waktu pertama kali?'' Alika susah menelan ludah karena gugup.


''Hei,apa lo lupa?gue ini suami lo dan gue berhak nunjukin sifat asli gue di depan lo,'' balas Dehan.


''Ternyata lo lebih nyebelin dari yang gue kira.'' saut Alika, ''tapi gue suka,hihi.'' batin Alika.


Dehan melanjutkan kegiatannya menyisir rambut Alika.


''Jangan main-main sama Luna,'' saut Dehan.


''Siapa yang main-main?,dia yang main-main sama gue.''


''Dahlah gue balik ke kelas aja,'' Alika beranjak dari sana ketika melihat Dehan telah selesai menyisir rambutnya.


Setelah beberaapa saat,Dehan pun memutuskan untuk turun karena bel masuk berbunyi.Dengan kedua tangan yang diselipkan di saku celana,Ia menuruni anak tangga dengan santai.

__ADS_1


''Dehan,'' samar-samar Ia seperti mendengar seseorang memanggilnya,Tetapi Ia tak menemukan siapapun di sekitarnya.Ia pun berlalu.


Di sisi lain Elsya nampak ragu,ingin rasanya Ia berbicara dengan Dehan tetapi niatnya pupus sudah.Ia malah beesembunyi di balik tembok.


''Apaan sih,lo nggak ngrasain rasanya sih,mana mungkin Dia langsung percaya sama gue?,Nanti gue dikatain gila,'' Elsya masih di tempat yang sama.


''Yaudah,nanti gue bicara sama dia,tapi gue butuh bukti kuat buat Dehan percaya,'' sambung Elsya.


''Oke,gue usahain secepatnya.Dan lo?berhenti ngikutin gue lagi,'' Elsya beranjak dari sana.


.


''Apaan sih Dit,gue udah muak liat lo!'' Alika berusaha menghindar tetapi Dito dengan sigap menghalanginya.


''Maafin gue ya!'' ucap Dito dengan tulus.


''Maaf?,stok maaf gue udah habis,'' Alika langsung pergi.

__ADS_1


''Akhhh!...oke Li,'' Dito mengacak rambut kasar, ''itu mau lo jadi gue nggak salah kalo pake cara lain buat lo jatuh ke tangan gue lagi.''


''Masalalu bukanlah halangan untuk memulai semua dari awal,'' Dito menatap Alika yang sudah duduk manis di halte.


Liburan semester telah tiba.Alika dan Dehan hanya berdiam diri di rumah tanpa ada rencana untuk pergi liburan ataupu sekedar jalan-jalan.Mereka sibuk dengan dunia masing-masing.Alika sibuk dengan laptop yang menampilkan drama korea kesukaannya sedangkan Dehan memanfaatkan waktu liburannya untuk mengerjakan tugas kantaornya.


''Li,pelanin suaranya,gue lagi kerja nih,'' keluh Dehan di sisi lain sofa ruang tamu.


''Bodo amat,kalo pelan nggak ngefile nontonnya,ih,'' saut Alika.


Suara yang begitu kencang dari laptop Alika tentu saja terdengar oleh Dehan.Tak sadar,ia malah penasaran dengan yang ditonton Alika walaupun tak mengerti bahasanya.Apalagi melihat Alika yang kadang tertawa dan menangis.Itu membuatnya penasaran.


Jiwa penasarannya semakin bergejolak.ia memutuskan untuk beranjak menuju kamarnya.


Untuk mengobati rasa penasaranya,Ia mencoba mencari drakor di internet yang mungkin bisa Ia lihat walaupun tak suka.Setelah beberapa lama menschroll layar monitor akhirnya ia menjatuhkan pilihan pada salah satu drakor.


Deti demi detik,menit demi menit,jam demi jam nampaknya telah dilewati Dehan untuk menyksikan adegan demi adegan di layar laptopnya.Ia tak menyangka bahwa drama ini sungguh bisa membuatnya tunduk walaupun semula ia sangat tak suka apapun yang berhubungan dengan korea.Kenapa tak dari dulu Ia mencobanya?.Hah sudahlah.

__ADS_1


...🐔🐔🐔...


__ADS_2