Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
bab 4 Rehan kembali


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 07:00 pagi rosa langsung bangun dari atas ranjang dan menatap wajah tampan Rehan yang sedang tidur dengan pulas.


Kemudian dia berdiri sambil menatap cermin Rosa yang begitu cantik menari nari tidak menentu dia tidak sadar kalau Rehan sudah bangun dan duduk ditepi ranjang saat menatapnya,suara tepukan tangan Rehan membuat Rosa tersipu malu dan menghentikan gerakannya.


Rosa yang sudah memikirkan perkataan Rehan berjalan menghampirinya dan duduk ditepi ranjang sambil menatap Rehan sebelum Rosa mengatakan sesuatu Rehan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya


Setelah siap mandi dia langsung mengenakan pakaiannya dengan rapi kemudian mereka bertiga langsung pergi menuju bandara.


Sampainya di Jakarta sebelum mereka pulang menuju apartemen Rehan sengaja menatap wajah cantik Rosa sambil berkata


"Rosa,kamu boleh pergi dan satu hal yang harus kamu tau aku sangat mencintaimu


"Kata Rehan sambil memberikan ATM nya keoada Rosa


Setelah mendengar perkataan Rehan Rosa langsung meneteskan air mata sambil memeluk Rehan dengan kuat.


"Rehan aku ingin menikah dengan kamu "kata Rosa sambil menangis dipelukan Rehan.


Disaat mendengar perkataan Rosa,Rehan langsung tersenyum sambil memeluk tubuh Rosa dan mencium pucuk kepala rosa.dengan merasa terharu Aldo langsung.tersenyum sambil bertepuk tangan saat menatap Rehan memeluknya.


Kemudian mereka langsung pulang ke apartemen nya,sampainya di apartemen Rehan langsung rebahan diatas sofa sambil menonton acara Tivi diruang tamu.tiba Tian ponselnya berbunyi ternya ya pak Hardi sedang menelpon.


(Halo Rehan)


(Halo,ia ada apa pah?)


(Sekarang kamu datang kerumah ada hal penting yang harus kita bicarakan)


(Ok pah)ucap Rehan langsung memutus sambungan teleponnya.rehan berteriak memanggil Rosa saat Rosa sedang rebahan diatas ranjang


"Rosa,Rosa teriak Rehan dengan keras.kemudian Rosa berjalan menemui Rehan.


"Ada apa Rehan ?"tanya Rosa dengan mengenakan baju putih pakai rok pendek sedikit seksi,Rehan menatapnya dengan tatapan tak bisa diartikan.


"Sekarang kamu ganti pakaian kita akan pergi kerumah pap"kata Rehan Rosa yang masih teringat dengan wajah pak Hardi waktu di Club sebelum dia mengenal rehan


"Tidak Rehan,aku tidak ingin ikut "jawab Rosa sambil menggelengkan kepalanya.


"Kenapa Rosa,bukan kah kita akan menikah bulan depan "tanya Rehan dengam keras

__ADS_1


Rosa hanya menundukkan kepalanya dia tidak ingin tau tentang dia dan pak Hardi,kemudia. Rosa berlari kedalam kamar untuk mengganti pakaiannya dengan mata berkaca kaca.sebelum Rosa keluar dari kamar Rosa langsung mengusap air matanya dan berjalan menemui Rehan


Setelah mereka sampai dirumah pak Hardi,dia menatap gedung rumah pak Hardi yang sangat besar dan mewah sebelum dia menginjak lantai rumah pak Hardi terlihat dari luar seseirang menatap mereka dari kaca jendela.


.kemudian mereka langsung masuk ke dalam rumah ,suka tidak suka Rosa langsung duduk disamping Rehan bersama keluarga pak Hardi di ruang tamu.


"Gimana kabarmu pah?tanya Rehan sambil duduk diatas sofa


"Kabar baik,kamu bawa oleh oleh apa untuk istrimu tanya pak Hardi sambil melirik Rosa.


"Saya nggak ada bawa apap apa untuk Jesika


"Apa kamu gak kangen sama Jesika?tuh lihat Jesika sedang sakit di kamarnya kata pak Hardi


Kemudian Rehan berjalan ke lantai atas dan menuju Jesika yang sedang berbaring diatas ranjang dengan pura pura sakit.


"Jesika,kamu kenapa?"tanya Rehan dengan santai


"Rehan aku kangen banget sama kamu,kamu jangan pergi lagi ya aku ingin kamu kembali ke rumah dan aku ingin sekali punya anak dari kamu "ucap Jesika sambil memeluk Rehan


"Ok,aku mau tinggal dirumah ini dengan satu syarat aku akan menikahi Rosa "ucap Rehan sambil menatap wajah Jesika


"Jes,aku sudah terlanjur mencintai Rosa,aku merasa lebih hangat bersama Rosa diwaktu kamu selingkuh dengan Dion "ucap Rehan melepaskan pelukan Jesika


*Awas kamu Rehan aku akan balas kamu*Jesika berkata kata di dalam hati.


Kemudian Rehan kembali keruang tamu dan duduk disamping Rosa bersama Bu Vivi diruang tamu setelah beberapa menit rehan menarik tangan Rosa dan berjalan menuju kamar tamu.


"Rosa untuk sementara kita tinggal dirumah ini sampai Jesika sudah membaik kata Rehan sambil mengantar Rosa ke kamar tamu.


"Baiklah jawab Rosa


Setelah sampai dikamar tamu Rosa langsung duduk di tepi ranjang sambil menatap ke arah foto pernikahan rehan dan Jesika yang tergantung di dinding kamarnya.


"Rehan,aku hanya ingin kamu tidur bersama Jesika selama saya tinggal dirumah ini kata Jesika sambil berdir.rehan hanya menganggukkan kepalanya dan beranjak menuju kamar Jesika.


Kemudian Rosa naik kelantai Atas sambil menatap keluar dengan segelas minuman ditangan kanannya ,dia dikejutkan dengan kedatangan pak Hardi dari belakang tubuhnya.


"Saya tidak menyangka anak saya Rehan jatuh cinta kepada wanita penggoda "ucap pak Hardi menyindir Rosa.

__ADS_1


Dengan merasa terkejut dan tersinggung dengan perkataan pak Hardi Rosa langsung menatapnya dengan mata berkaca kaca.


"Rosa,saya masih bisa membayangkan waktu kamu menggandeng tangan tuan Leo di sebuah Club"kata pak Hardi sambil mendekat kepada Rosa


Rosa merasa hatinya sangat terluka dengan perkataan pak Hardi tanpa terasa air matanya meluncur saat mendengar perkataan pak Hardi yang sedang berdiri sambil menatapnya.


"Cukup,hentikan"ucap Rosa sambil menangis dengan kedua tangan menutup kedua telinganya ,Rosa langsung berjalan menuju kamar dan menutupkan pintu kamarnya dan dia menangis diatas ranjang.


Semua penderitaannya membuatnya teringat akan kedua ibunya yang sedang terbaring diatas ranjang yang membutuhkan biaya untuk berobat,dia berlari ke kamar mandi sambil menagis dibawah shower


Rosa merasa kedinginan akibat kelamaan mandi dibawah sower,dia keluar dari kamar mandi dan berganti pakaian,setelah itu Rosa berbaring diatas ranjang dan tidur dengan pulas.


Jam menunjukkan pukul 09:00 pagi Rosa langsung bangun dari tidur kemudian Rosa berjalan menuju kamar mandi setelah siap mandi Rosa langsung berpakaian


Kemudian Rosa turun kelantai bawah dan menatap keluarga pak Hardi sedang sarapan dimeja makan,Rehan langsung menarik tangan Jesika untuk ssarapan membuat Jesika merasa cemburu saat menatapnya.


Bu Vivi yang begitu baik terhadap roa langsung menyajikan makanan untuk Rosa,dengan tatapan cemburu Jesika langsung neninggalkan meja makan dan pergi menuju ruang tamu


Disaat Rehan berangkat ke kantor dia meninggalkan Rosa dirumah pak Hardi dan Bu Vivi yang begitu baik terhadap Rosa langsung mengajaknya jalan jalan ke taman.


Tanpa sengaja Jesika hendak keluar dia sengaja menguping perkataan Bu Vivi dan Rosa


"Rosa,jika kamu punya masalah kamu boleh cerita kepada ibu"kata Bu Vivi dengan lembut dan Rosa menganggukkan kepalanya.


Setelah mereka siap ngobrol Jesika langsung berlari menuju dapur saat menatap Bu Vivi dan Rosa berjalan menuju rumah dan Rosa segera pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Setelah siap mandi dia berjalan menuju ruang tamu dan mendapati Jesika sedang berjalan menuju lantai atas disaat Rosa menatapnya Jesika langsung berkata


"Tidak seharusnya wanita ganjel dipelihara dirumah ini "sindir Jesika


Tanpa memikirkan perkataan Jesika Rosa langsung berlari menuju dapur dan mengambilkan segelas air hangat sambil menatap bibi Yuna yang sedang di dapur.


"Boleh saya membantu bibi?"tanya Rosa kepada bibi Yuna.


"Jangan non,biar bibi aja yang bersihkan ini,semua ini pekerjaan saya"kata bibi Yuna.


"Gak apa apa bi "kata Rosa menyapu lantai.


Suara sepatu Jesika terdengar sangat nyaring saat berjalan menuju pintu keluar.

__ADS_1


__ADS_2