Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
76


__ADS_3

"Katakan apa yang terjadi? kenapa kau tega memukul pria itu tanpa henti?" tanya Mom Yoona.


"Karna dia telah melukai Jasmin."


"Junior.." Jasmin menggelengkan kepala memberikan tanda kepada Junior agar tidak bercerita. "Biar aku yang cerita kepada Momy."


"Baiklah jika itu mau mu." Ucap Junior pasrah dengan permintaan Jasmin.


"Bisa ceritakan pada Mom, apa yang terjadi?"


"Nanti malam. Jasmin janji akan menceritakan semuanya pada Momy." jawab Jasmin.


"Baiklah momy tunggu."


...πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ...


"Daddy, kenapa uncle itu memukul mu Dad?" tanya Ryan saat keduanya telah sampai dirumah dan luka Dave juga sudah selesai ditangani oleh dokter.


"Daddy pantas mendapatkan ini sayang."


"Apa karna ibu? Jadi daddy seperti ini?"


"Bukan, ini bukan karna ibu. Tapi ini memang karna kesalahan Daddy."


"Dad! Aku sayang padamu dan aku juga sayang pada ibu. Aku ingin kita semuanya bisa bahagia."


"Daddy juga sayang. Maka dari itu Daddy ingin berjuang mendapatkan maaf dari ibumu."

__ADS_1


'tok tok tok' terdengar suara ketukan pintu kamar dari luar.


"Tuan dibawa ada nona Margaret yang mencari tuan." Ucap Bibi dari depan pintu kamar.


Dave meraih ponselnya yang berada diatas nakas dan menghubungi salah satu anggotanya.


"Usir wanita itu dari rumahku dan jangan biarkan dia masuk kesini lagi." Titah Dave.


"Baik tuan" jawabnya dan Dave langsung memutuskan sambungan.


"Dad, itu ibu Margaret?" tanya Ryan dan Dave mengangguk.


.....


"Lepaskan!" teriak Margaret memberontak saat kedua pengawal Dave menarik paksa agar keluar dari dalam rumah. "Lepaskan kataku!!" Teriak nya lagi, namun kedua pria itu tak menggubris. Mereka terus menarik paksa Margeret.


"Maaf Nona tapi anda harus keluar" Jawab salah satu dari pria tersebut


"Aku ibunya Ryan, dan calon istrinya Dave tuan kalian. Jadi jangan berani-berani mengusirku " Bentan Margaret. "Jadi lepaskan!"


"Maaf, tapi ini adalah perintah dari tuan. Anda tidak boleh dan tidak di izinkan untuk berada disini."


"Tidak mungkin" Teriaknya.


...πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ...


Malam harinya. Seperti dengan janji Jasmin pada Momy nya. Ia akan menceritakan semua apa yang telah terjadi pada dirinya selama ini

__ADS_1


"Momy siap mendengar apapun darimu sayang."


"Mom.. Maafkan Jasmin. Tolong maafkan Jasmin." Ucap Jasmin di hadapan Mom nya yang saat ini tengah duduk di sofa. Jasmin meletakkan kepalanya di atas lutut Mom nya. "Maafkan Jasmin Mom, maaf"


"Sayang.." Mom Jasmin mengusap lembut pucuk kepala Jasmin. "Kenapa harus minta maaf, kamu tidak pernah berbuat salah dimata momy."


"Hikss, hikksss, tapi Mom kali ini Jasmin berbuat salah. Jasmin telah melakukan kesalahan dan membuat keluarga kita malu."


"Malu? malu untuk apa?"


"Jasmin hamil mom." Jasmin to the point.


"Hamil?" Ulang Mom Yoona, dan Jasmin mengangguk. "Dan pria tadi yang menghamilimu?" tebak Mom Yoona, dan lagi-lagi Jasmin mengangguk."


Mom Yoona mengakup kedua pipi Jasmin dan menatap wajah Jasmin dengan lekat. "Apa dia jahat padamu? Apa dia tidak bertanggung jawab padamu? Dan Ryan, siapa dia?"


Akhirnya Jasmin menceritakan semuanya dari awal, tanpa ada yang kurang atau dilebih-lebihkan. Membuat Mom Yoona tidak bisa menahan lagi air matanya. Mom Yoona terus saja menangis mengingat sang anak yang berjuang untuk anak yang bahkan bukan darah dagingnya dan malah mendapat hinaan selama ini dari orang tua kandung sang anak.


"Sayang. Terbuat dari apa hatimu?" tanya Mom Yoona.


Jasmin hanya diam, dengan air mata yang juga membasahi pipinya. Mom Yoona menarik tubuh Jasmin dan memeluknya dengan begitu erat.


"Maafkan momy sayang. Maafkan Momy" Lirihnya


"Mom .." Jasmin melepas pelukannya dan menatap wajah Mom nya. "Ini bukan salah Mom, ini salah ku"


Begadang up 2 bab, untuk kalian semuaπŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


calangheeeooo semuanya😘😘πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2