Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
Boncap 7


__ADS_3

Dave menceritakan semuanya pada Jasmin, jika saat ini Margaret di bawah kerumah sakit, karena berusaha bunuh diri di hadapan para penjaga yang di tugasnya menjaga Maegaret.


"Terus apa yang kau takutkan sayang?" tanya Jasmin, dan untuk pertama kalinya Dave mendengar kata sayang dari mulut Jasmin.


"Bisa di ulang?"


"Terus apa yang kau takutkan?" Ulang Jasmin.


"Kurang, tadi tidak seperti itu."


Jasmin tersenyum, ia tahu betul dengan apa yang Dave ingin dengar dari kata yang keluar dari mulutnya itu.


"Coba ulangai sekali lagi." Pinta Dave.


"Sayang, tidak usah takut. Margaret hanya seorang wanita dan dia tidak akan mungkin melukai kita ataupun Ryan." Jelas Jasmin membuat Dave langsung memeluk tubuh Jasmin.


"Terima kasih. Kata itu, panggilan itu membuat ku sangat bahagia pagi ini."


"Lupakan Margaret. Fukuslah dengan diriku Ryan, dan juga bayi kita." Ucap Jasmin sambil meletakkan tangan Dave di perutnya.

__ADS_1


"Tentu sayang. Tanpa kau bilang, aku akan fokus dengan keluarga kecilku." Dave mengecup Jasmin.


Dan setelah beberapa saat kemudian ponsel Dave berdering. Dave langsung menjawab saat tahu yang menelpon ada pengawal yang ditugaskan untuk menjaga Margaret


"Bagaimana?" tanya Dave.


"Maaf Tuan, tapi Margaret kabur." Ucapnya dengan gemetar karena takut terhadap Tuan Dave.


Dave langsung mematikan sambungannya, dan melihat Jasmin yang tengah sibuk bersiap-siap untuk menjemput Ryan.


.......


"Akhirnya aku bebas." Ucap Margaret saat berhasil kabur dari rumah sakit. "Untung saja otak aku masih bisa berfungsi dengan baik, jadi bisa ada ide sebagus ini. Yah walaupun aku hampir mati, tapi itu tidak mengapa, yang penting aku bisa kembali merebut Dave dari wanita gila itu."


"Kau milikku, dan sampai kapan pun akan menjadi milikku dan milikku tidak boleh di miliki oleh orang lain."


Dipikiran Margaret saat inu hanya Dave, Dave dan Dave. Semua tentang Dave, tidak ada yang lain hanya Dave seorang.


"Bukan kah dia wanita itu." Gumam Ella saat tanpa sengaja matanya melihat Margaret yang berjalan di pinggir jalan.

__ADS_1


"Ahhh mungkin aku salah lihat. Kan wanita itu sudah di singkirkan oleh Dave di tempat yang jauh." Gumam Ella kembali lalu fokus menyetir mobilnya menuju rumah Dave.


.......


Setelah menjemput Ryan, kini Dave dan juga Jasmin langsung pulang kembali, karena Ella menelpon jika hari ini dia jadi menginap. Dan Ella pun menceritakan kepada Dave lewat sambungan telepon jika tadi dia tanpa sengaja melihat wanita yang mirip dengan wajah Margaret, wanita jahat yang tegah meninggalkan anaknya di panti asuhan.


Dave langsung menyuruh para anggotanya untuk menyisir tempat tersebut sebelum Margaret pergi jauh.


Namun hasilnya nihil karena tidak menemukan Margaret sama sekali.


"Pasti saat ini Margaret telah menyusun rencan gilanya." Batin Dave sambil melirik ke arah Jasmin saat dirinya sedang mengendarai mobil.


"Aku janji akan membuatmu bahagia, dan tidak akan membuatmu menangis dan luka." Batin Dave.


"Ada apa?" Tanya Jasmin


"Tidak apa sayang. Oh yah, mulai hari ini kemana pun kau pergi harus di antar oleh ku."


"Masih takut dengan Margaret?"

__ADS_1


Dave meraih tangan Jasmin lalu mengecupnya.


"Tidak." Ucapnya. "Kau hanya tidak tahu siapa Margaret itu sayang, dia adalah wanita gila." Batin Dave.


__ADS_2