Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
83


__ADS_3

"Rey!!" Teriak Junior dan Al secara serempak, sambil melihat ke arah Rey.


"Kenapa? Kalian mau marah padaku? Ayo marah!" Protes Rey. "Apa kalian tidak malu seperti ini terus? Dan sampai kapan kalian akan bermusuhan seperti ini, ingat kalian keluarga!"


Junior dan Al diam.


"Kau juga Al, jangan menyiram bensin dalam api. Dan kau Junior, sekali-sekali redam amarahmu"


Lalu Jasmin keluar dari ruangan nya, membuat Al menoleh ke arah Jasmin.


"Jasmin" panggil Al.


"Kumohon padamu kak jangan membuat keributan disini." Ucap Jasmin saat sudah sampai didepan Al.


"Jasmin." Ucap Junior


"Beri aku waktu berbicara padamu" pinta Al memohon.


"Masuklah" ucap Jasmin, lalu melihat Junior menatap Junior mengisyaratkan jika ia akan baik-baik saja.


"Dua menit saja." kata Junior


Tapi Al tidak menggubris dan mengikuti Jasmin masuk kedalam ruangannya.


"Katakan! apa yang ingin kak Al katakan padaku." ucap Jasmin saat pintu ruangan sudah tertutup.


"Jasmin kumohon maafkan aku."

__ADS_1


"Bukan kah dari dulu aku sudah memaafkan mu?"


"Tapi .." Ucapan Al terpotong, kala Jasmin menyela.


"Tidak ada lagi bukan? aku harap kak Al bisa keluar sekarang."


"Jasmin .. Izin kan aku untuk.."


"Jika kau masih menganggapku sebagai keluarga, tolong! keluar sekarang juga."


"Jasmin.."


"Kak Al tolong bekerjasamalah"


...🍃🍃🍃🍃...


"Ibu, ayolah sudah lama sekali ibu tidak mengundang mom Jasmin untuk datang kerumah kita."


"Kau tahu sendiri kan, jika papinya Jasmin sakit, jadi tidak mungkin mom nya Jasmin keluar."


"Tapi ibu,"


"Sekali tidak tetap tidak." Ibu Rey tidak ingin di bantah.


Numun bukan Rey namanya jika tidak dapat membujuk ibunya hingga berhasil.


"Yes." kata Rey bersorak gembira saat keinginannya di penuhi oleh sang ibu.

__ADS_1


Lalu dengan cepat Rey berjalan menuju kamarnya untuk mengambil ponselnya yang terletak di atas tempat tidur.


"Aku ingin kau transfer uang ke rekening ku." Ucap Rey dengan senyum mengembang membayangkan betapa banyak uang yang akan masuk ke rekeningnya.


"Kau siapa?" tanya Dave di seberang sana.


"Aku Rey yang mengambil kartu namamu tempo hari. Jika ingin dapat maaf dari Jasmin ikuti permintaanku.


"Baiklah."


Lalu Rey menjelaskan kepada Dave apa saja yang harus Dave lakukan agar Jasmin mau menemuinya. Dan Dave merasa sangat bahagia setidaknya ada harapan untuknya agar bisa bertemu dengan Jasmin dan mendapatkan maaf dari Jasmin dan juga keluarganya.


"Kau mengerti?" tanya Rey


"Iya, dan makasih." Ucap Dave tulus


"Baiklah, ingat! siang ini jangan lupa datang."


"Baiklah"


...🍃🍃🍃🍃...


Dave turun dari mobilnya dan melangkah dengan cemas masuk kedalam cafe tempat yang Rey katakan tadi lewat telpon. Dan di sinilah Dave sekarang, berdiri tepat didepan momy nya Jasmin. Mom Jasmin langsung kaget melihat siapa yang saat ini sedang berada dihadapannya.


"Tante maaf." Ucap Dave dan bersujud dihadapan Mom Yoona. Dave tidak peduli lagi dengan pengunjung cafe yang melirik ke dirinya. Yang saat ini Dave pikirkan bagaimana bisa ia mendapat maaf dari mom Yoona dan bisa bertemu dengan Jasmin.


"Berdirilah, apa kau tidak malu dilihat oleh pengunjung disini?"

__ADS_1


"Maaf aku tante, Maaf" ucapnya dan tetap bersujud dihadapan Mom Yoona.


__ADS_2