
Ayu menangis terisak di pelukan ketrin,dengan Rasa kasihan Ketrin mencoba untuk menenangkan hati Ayu.
"Ayu,kamu tenang dulu,biar aku ambil teh untuk kamu"kata Ketrin beranjak menuju dapur.kira-kira lima menit Ketrin datang dengan segelas teh di tangan kanannya
"ayo diminum dulu"kata Ketrin
"makasih ya ketrin"kata Ayu sambil mengusap air matanya.
"Ayu,sebenarnya apa yang terjadi dengan kamu?"tanya Ketrin
"Ketrin,saya sedang hamil,"kata Ayu
"apa?siapa yang ngelakuin?"tanya Ketrin dengan kedua bola matanya melotot
"semuanya berawal sejak malam itu saat Rey nginap di rumah saya karena hujan turun sangat deras,,"kata Ayu bercerita dengan panjang lebar.
"Ayu,kamu yang sabar ya"kata Ketrin mengusap-usap pundak Ayu
"ketrin.aku boleh gak nginap di rumah kamu untuk sementara?"tanya Ayu
"boleh deh,besok aku akan bicara dengan mama.sekarang kita tidur ya"kata ketrin beranjak menuju kamarnya bersama Ayu.
Pagi hari yang cerah Rey bangun dari atas ranjang dan segera berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya.setelah siap berpakaian dia segera menyusun pakaiannya ke dalam koper.
setelah itu Rey segera pergi menemui Rosa ke dalam kamarnya untuk memenuhi janjinya kepada Rosa agar mereka pergi dengan secepatnya.
tok,,tok,,tok suara ketokan pintu
"Ayu,tolong buka pintunya"kata Rey karena Ayu tidak menjawab dia memilih untuk membuka pintu kamar Ayu.
ceklek
Rey sangat panik di saat melihat Ayu tidak ada di dalam kamar itu,dengan rasa kwatir Rei segera mencari Ayu hingga ke kamar mandi dan ternyata Ayu tidak ada di dalam kamar mandi.
Rei segera turun ke lantai bawah dan menghampiri bibi Yuna yang sedang menyiapkan sarapan
"bi,Ayu kemana ya?"tanya Rey sangat cemas
"bibi sejak tadi gak lihat Ayu den"kata BIbi Yuna
"sial,bisa gila gue"kata Rey beranjak menemui Rosa dan Rehan yang sedang duduk diruang tamu sambil minum
"mama sama papa lihat Ayu gak?"tanya Rey sangat cemas
"mama sama papa,gak lihat Ayu sejak tadi"kata Rosa menatapnya
"kalau begitu Ayu kemana yah?"kata Rey sambil mengangkat ponselnya dan mencari nama Ayu di kontak ponselnya.
"ah,,,nomornya juga gak aktif"kata Rey karena kebetulan ponsel Ayu sedang lowbet.
"Rey,gimana dengan Ayu?"tanya Rosa dengan gelisah
"saya gak tau Ayu pergi ke mana!"kata Rey sambil menangis
__ADS_1
"ada apa dengan Ayu?"terdengar suara Bu Vivi saat hendak menuju ruang tamu
"Ayu,gak ada di rumah nek,Ayu sudah pergi"kata Rey
"Ayu pergi kemana?ayo susul dia"kata Bu Vivi dengan panik
"saya juga gak tau nek,"kata Rei beranjak menuju motornya
"Rey tunggu dulu.papa akan ikut mencari Ayu"kata Rehan beranjak menuju mobilnya ke garasi.
"papa gak usah ikut,biar aku saja yang pergi mencari Ayu"kata Rey sambil menangis.
"Rey tolong maafkan papa.biarkan saya ikut mencari Ayu"kata Rehan
"terserah papa saja''kata Rey langsung pergi
Rey langsung pergi menuju rumah Bu Lita,sampainya disitu Rey segera memarkirkan motornya.
"mau apa kamu kesini?"tanya Bu Lita menatapnya dengan sinis
"Tante,apa Ayu datang kesini?"tanya Rey
"tidak,sudah dua hari dia tidak pulang ke rumah.kamu nyakitin dia lagi yah?"tanya Bu Lita dengan kwatir
"saya nggak ada niat untuk menyakiti Ayu Tante"kata Rey dengan mata berkaca-kaca
"kalau tidak, kenapa dia bisa pergi?"tanya Bu Lita sangat marah
"ibu,tolong tenang dulu.saya akan membantu anak saya untuk menemukan anak ibu"kata Rehan
kemudian Rehan,Bu Ratna dan Rey pergi keliling kota untuk mencari Ayu dan ternyata mereka tidak ketemu juga,hari semakin gelap Rey menangis terisak di dalam mobil
Rehan dan Bu Ratna sangat terharu melihat Rey yang sedang menangis,mereka memilih untuk pulang menuju rumah.ditengah perjalanan menuju rumah tiba-tiba Rey teringat kepada ketrin sahabat Ayu sejak SMA.
Rehan segera memutar setir mobilnya dan pergi menuju rumah ketrin,sampainya di lokasi rumah ketrin Rehan segera memarkirkan motornya.
tok,,tok suara ketokan pintu
"Rey,Om Rehan, Bu Ratna ,ayo silahkan masuk "kata Ketrin tersenyum
"Ketrin,apa Ayu datang ke rumah kamu?"tanya Refaldi.Ketrin tersenyum menganggukkan kepalanya.
"dimana anak saya?"tanya Bu Lita sangat panik
"sebentar saya panggilkan"kata ketrin beranjak menuju kamar.
"Ayu,Bu Lita nyariin kamu"kata ketrin
"apa,jangan bercanda kamu"kata Ayu beranjak menuju ruang tamu
"mama,"teriak Ayu langsung memeluk Bu Lita
"Ayu,maafin mama ya,mama sangat jahat.mama udah usir kamu dari rumah
__ADS_1
"kata Bu Lita sambil memeluk Ayu
"seharusnya saya yang minta maaf karena udah buat mama kecewa "kata Ayu sambil menangis
"ayu,kenapa kamu pergi gak kasih kabar"tanya Rey menatapnya.
"Rey,itu semua karena papa,,,"kata Rehan bercerita dengan panjang lebar.
"Ayu,om minta maaf ya."kata Rehan
"iya om,Ayu udah maafin kok,"kata Ayu
"papa kasih Restu untuk kalian berdua supaya menikah"kata Rehan
"Rey Tante juga minta maaf ya"kata Bu Vivi
"ia Tante,tapi aku ingin Restu dari Tante untuk menikahi Ayu"kata Rey
"iya,Tante sudah merestui kalian berdua untuk menikah "kata Bu Ratna tersenyum
"terimakasih mah"kata Ayu sambil memeluk ibunya.
"sekarang kita pulang ya"kata Ratna
"ketrin,aku pergi ya.terimakasih sudah mengijinkan aku tinggal di rumah kamu selama dua hari"kata Ayu sambil memeluk ketrin.
"iya Ayu.kamu hati-hati ya,dedeknya jangan sampai kenapa-kenapa"kekeh ketrin
mereka segera naik ke dalam mobil dan pulang menuju rumah Rehan,sedangkan Bu Lita memilih untuk pulang menuju rumahnya.
Rosa dan mertuanya yang masih kwatir di rumah,masih berdiri di teras rumah sambil mondar-mandir menunggu kedatangan anaknya dan suaminya membawa kabar tentang calon menantunya itu.
Suara klakson mobil Rehan saat parkir di depan rumahnya membuat mereka panik menghampiri Rehan dan Rey yang baru turun dari mobil itu.
"Mas,gimana dengan Ayu,dimana dia?"tanya Rosa dengan cemas
"Ayu,belum ketemu sayang"kata Rehan dengan wajah cemas
''trus gimana dong Mas?"tanya Rosa dengan mata berkaca-kaca.
"hai tante"terdengar suara Ayu saat keluar dari dalam mobil.Rosa sangat terkejut dan memeluk Ayu dengan kuat.
"Ayu,tante sangat kwatir sama kamu"kata Rosa menatapnya
"Mas,bohong.air mata saya hampir menetes"kata Rosa ngambek.
dua minggu sejak hari pernikahan di tentukan dan gaun yang Rey pesan begitu Anggun saat Ayu memakainya di hari pernikahannya itu.
Keluarga dari Rosa dan juga Dokter Arjun dan para tamu undangan yang lainnya telah hadir di tempat itu saat acara pernikahan Rey dan Ayu berlangsung.
dua bulan sejak mereka menikah Rey memilih untuk pindah ke apartemen yang baru bersama Ayu dan mereka hidup dengan bahagia.
yeeeee tamat,saya ucapkan terima kasih banyak kepada para Readers yang telah mengikuti cerita ini dari awal sampai akhir.saya juga mohon maaf yang sebesar besarnya apabila pembuatan karya ini tidak berkenan bagi para pembaca.karya ini adalah karya pertama saya dan masih tahap belajar,sekali lagi saya ucapkan terimakasih atas apresiasi kakak-kakak semua.
__ADS_1
jangan lupa berikan like,komen serta vote.terimakasih๐๐๐๐ ๐