Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
bab 46 Ayu positif hamil


__ADS_3

Tamparan tangan Ayahnya begitu perih ReybRasakan,dia kembali menatap Rehan dan berkata.


"apa salahku,kenapa papa menamparku?"tanya Rey menatapnya.


"papa sangat kesal melihat kamu,akhir-akhir ini kamu sangat sering begadang tanpa sepengetahuan papa"kata Rehan sangat marah.


"itu memang betul,tapi itu semua karena papa tidak pernah menghargai saya sebagai seorang anak"jawab Rey dengan mata berkaca-kaca.


"sejak kapan papa tidak menghargai kamu? ayo jawab aku!"teriak Rehan


"papa telah membuat kesalahan dengan menjodohkan aku kepada wanita pilihan papa sendiri"kata Rey langsung pergi menuju kamar


"Rey,papa belum siap bicara"teriak Rehan dengan keras.


"Mas,ada apa dengan kamu?"terdengar suara Rosa dari belakang tubuh Rehan


"sayang,Mas sangat pusing.Mas sangat kecewa dengan sifat Rey kata Rehan sambil menggaruk kepalanya.


"Mas Rehan tenang dulu!"kata Rosa sambil mengusap-usap pundak Rehan.


"gimana mau tenang sayang? Rey sudah melawan sama papanya sendiri"ucap Rehan dengan wajah gelisah


"sudah,sekarang kita tidur.besok saya akan bicara dengan anak kita"kata Rosa.Rehan menganggukkan kepalanya.


Empat Minggu sejak Ayu berhubungan intim dengan Rey nafsu makan Ayu semakin berkurang.Aroma masakan membuatnya terasa mual dan sangat lemas.


Pagi hari saat para siswa melakukan upacara di sekolah tiba-tiba dia pusing dan pingsan di lapangan.para siswa panik mengangkatnya kedalam ruang rawat sekolah,Setelah lima menit Ayu bangun dan menatap ketrin sedang duduk disampingnya.


"Ayu,kamu gak kenapa-kenapa kan?"tanya ketrin sangat kwartir


"aku gak kenapa-kenapa,hanya saja kepalaku sedikit pusing"kata Ayu dengan lemas hendak ingin duduk


"pelan-pelan yu,sini aku bantu"kata ketrin sambil meraih pundak Ayu


"oh ya,aku lagi dimana?"tanya Ayu kebingungan


"kamu lagi diruang rawat,tadi kamu pingsan saat upacara"kata ketrin


"Ayu,kamu gak apa-apa kan?"kata Reyi dan Adi menghampirinya dengan rasa. kwatir.


"aku gak kenapa-kenapa"jawab Ayu dengan lemas

__ADS_1


"syukurlah"ucap Rey sambil menggenggam tangan Ayu


"saya keluar dulu ya,keromatisan kalian berdua membuat saya jadi meronta-ronta "kata ketrin dengan tersenyum


"saya juga keluar dulu"kata Adi dengan tersipu malu sambil menyentuh tangan ketrin


"lepasin,,"kata ketrin dengan marah dan menghempaskan tangan Adi


"Ketrin,,Ketrin,,"teriak Adi sambil mengikuti ketrin yang sedang berjalan dengan cepat menuju keluar


Rei dan Ayu tersenyum disaat melihat sifat Adi dan juga ketrin yang masih kekanak-kanakan,kemudian Reyi kembali menatap Ayu.


"Rey,akhir-akhir ini aku sering mual dan gak nafsu makan"kata Ayu menatapnya


"jangan-jangan, kamu lagi hamil?"kata Rey dengan wajah senang


"aku juga gak tau.tapi aku ingin kamu menemaniku untuk cek kehamilan "kata Ayu


"gimana kalau pulang sekolah kita ke rumah sakit saja?"tanya Rey


"ia,aku juga setuju"kata Ayu menganggukkan kepalanya.


Setelah pulang sekolah mereka langsung pergi menuju rumah sakit ditengah perjalan menuju rumah sakit mereka singgah di sebuah apotik.


"ini Tespeknya,ayo kita pergi"kata Rey menghampirinya.mereka segera pergi dengan mengendarai motornya menuju rumah Ayu.Sampainya di rumah Ayu,Rey langsung memarkirkan motornya sambil menyapa Bu Lita.


"selamat sore Tante,"kata Rey tersenyum


"nak Rehan,Ayu.ayo silahkan masuk "kata Bu Lita tersenyum


"ia mah"kata Ayu beranjak menuju rumah bersama Ayu.sedangkan Bu Lita masih sibuk melayani para pelanggannya di tokonya.


Ayu segera berlari ke kamar mandi,sedangkan Rey masih duduk di sofa dengan penasaran akan hasil tespeknya.sekitar tiga menit Ayu keluar dengan wajah cemas dan sebuah tespek hasil positif di tangan kanannya,Rey segera berjalan menghampirinya dan berkata.


"Ayu,gimana hasilnya?"tanya Rey


"Rey ,hasilnya positif "kata Ayu dengan mata berkaca-kaca sambil menunjukkan tespeknya.


"Ayu,kamu gak usah nangis.aku pasti akan bertanggung jawab"kata Reyi sambil mengusap Air mata Ayu.


"aku takut sama mama.gimana kalau mama tau aku lagi mengandung anak kamu"kata Ayu sambil menangis.

__ADS_1


"kamu tidak usah pikirkan semuanya.setelah kita siap ujian pelulusan aku akan bicara dengan Tante Lita dan gimana pun caranya aku pasti akan menikahimu"kata Rey memeluknya.Ayu menangis sambil menganggukkan kepalanya.


"sekarang kamu ganti baju,trus kamu makan"kata Refaldi.Ayu hanya diam dan menganggukkan kepalanya.


"sekarang aku pulang ya,nanti Tante Lita semakin curiga "kata Rey


"kamu hati-hati di jalan ya"kata Ayu dengan lembut


"iya,jaga anak kita jangan sampai kenapa-kenapa"kata Rey sambil mencium kening Ayu.kemudian Rey pamit kepada Bu Lita yang sedang sibuk di tokonya.


Sampainya di halaman Rumah Rey langsung memarkirkan motornya dan segera masuk ke dalam rumah.dia menatap Rosa sedang duduk di ruang tamu.


"selamat siang mah,"kata Rei sambil beranjak menuju kamar


"Rey,kamu duduk dulu.mama ingin bicara dengan kamu"kata Rosa


"iya mah,"kata Rey sambil duduk disamping ibunya


"Rey,mama hanya mau bilang.kamu gak boleh keluar dari rumah sebelum pamit kepada papa atau mama"kata Rosa


"ia mah,"jawab Rey dengan lembut


"mah,ada hal penting yang harus aku omongin sama mama"kata Rey dengan suara bergetar


"iya,ada apa?"tanya Rosa tersenyum


"mah,setelah lulus sekolah Rey akan memenuhi keinginan mama untuk menikah.dengan satu syarat aku hanya menikah dengan wanita pilihan aku sendiri bukan dengan wanita pilihan papa"kata Rey seketika Air mata Rosa menetes saat mendengarkan perkataan Rey


"mama kenapa menangis?"tanya Rey dengan suara bergetar


"mama sangat bahagia disaat mendengar kata pernikahan dari mulut kamu,mama ingin sekali punya cucu sebelum mama pergi untuk selamanya.kalau soal wanita pilihan papa kamu,nanti mama akan bicara dengan papa kamu"kata Rosa sambil memeluk anaknya.


"ia mah,"kata Rey dengan mata berkaca-kaca sambil memeluk ibunya.


"Rey,mama sangat senang melihat kamu sudah tumbuh dengan dewasa"kata Rosa menatapnya


"Rey juga sangat bangga punya mama yang baik"kata Rei sambil mengusap Air matanya.


"ya sudah,sekarang kamu ganti baju,trus kamu makan.mama udah masak makanan kesukaan kamu"kata Rosa menatapnya.


"ia mah,"jawabnya sambil beranjak menuju kamar.sampainya di kamar dia segera berganti pakaian setelah itu Rey langsung turun kelantai bawah untuk makan.

__ADS_1


Makanan yang terletak di atas meja sungguh mengguyur selera makan,Rey segera melahapnya hingga kenyang.setelah siap makan dia langsung mencuci piringnya dan kembali meletakkannya di rak piring.


__ADS_2