
hari ini begitu melelahkan bagi key dan roy
*** gaa home***
" key pulang " ucap key sambil berjalan ke ruang tengah. tetapi langkahnya terhenti, dan roy menabrak key dari belakang
" apaan sih kak kenapa berhenti " ucap roy
" ssssttt " ucap key memegang bibirnya
" apa sih " ucap roy
" lihat tu " ucap key sambil menunjuk ke ruang tengah
roy langsung membulatkan matanya menatap tak percaya apa yang di lihatnya di ruang tengah
" diam roy jangan berisik " ucap key
" ( pantesan kak key begitu, sama kayak daddy. astaga mata gua ternodai ) " gumam roy
" ( mantap betul daddy. panutan ini ) " gumam key fokus melihat
" kak udah gak boleh gitu " ucap roy
" sstt diem panutan ini. mommy juga gila banget dah mainnya, panutan ini pantes aja arga nempel mulu " ucap key
key dan roy terus melihat adegan yang tak seharusnya mereka lihat
alyn pov
realyn menggigit bibir bawah arga.. arga meringis lalu melanjutkan ciuman panas itu
" ( udah tua makin menjadi aja nhi orang bener bener ya kamu gak berhenti loh dari tadi ) " gumam realyn
3 menit kemudian arga melepaskan ciuman itu
" kamu lagi kenapa sih " tanya alyn
" aku kangen kamu " ucap arga mengelus pipi alyn
" ha kangen? kan tiap hari ketemu arga" ucap alyn
" gak tau sayang aku kangen banget sama kamu, di kantor aku ke fikiran kamu terus " ucap arga
" alay deh " ucap alyn mencubit pipi arga
" au sakit sayang " ucap arga
karena sudah terlalu lama key dan roy melihat adegan panas mereka, akhirnya key dan roy berniat untuk mengganggu alyn dan arga
" hemz.. astaga alyn raga " ucap key
" key " ucap alyn
" key? roy baru pulang sayang" ucap arga kaget ( tenang arga lu harus tenang, mereka baru datang mereka gak mungkin liat )
" ( mampus ini anak pada liat gak ya tadi. aduh mati aku ) " gumam alyn
" mommy sama daddy baru selesai " ucap roy
" baru selesai lah. kan daddy lagi kangen sama mommy " ucap key tertawa
" ih alay deh " ucap roy mencubit pipi key
" aww roya sakit " ucap key mengelus pipinya
" ( astaga mereka liat? liat semuanya ) " gumam alyn
" ( astaga daddy macam apa aku ini, mereka ngliat gua lagi begitu ) " gumam arga
" ROY !! KEY MASUK KE KAMAR MANDYY " ucap alyn teriak
" kenapa mom mau nglanjutin ya " ucap roy tertawa
" ROYA " teriak alyn
" hahahha roya ngegas dong " ucap key
" key roya masuk ke kamar " ucap arga
" hahaha daddy jadi panutan key " ucap key
roy dan key berlari naik ke atas menuju kamarnya
alyn PoV *
" argaaaa aaahhh " ucap alyn
__ADS_1
" apa sih sayang desah desah gitu " ucap arga
" kamu tu iih " ucap alyn
" kenapa sayang " ucap arga
" pake nanyk lagi itu roy sama key liat " ucap alyn
" ya terus mau bagimana lagi. emang aku tau kalau mereka tiba tiba udah sampai rumah " ucap arga
" kamu tu yah gambang banget ngebacotnya " ucap ayln
" raa 😑😑 " ucap arga
" ya abisnya aku kesel kamu enteng banget jawabnya " ucap alyn
" ya ampun raa anak kita itu udah dewasa udah 21 tahun. mereka juga sering kali kayak gitu lebay deh " ucap arga
" eh itu muncung yang bener ya mereka gak pernah kayak gitu. kamu yang salah malah kamu yang nyebelin " ucap alyn
" aku salahnya di mana coba aku tanya. salah aku cium istri aku sendiri? iya aku salah? kan enggak sayang. aku cium kamu di rumah, di rumah aku kecuali aku cium kamu di pinggir jalan iya kamu marah marah. karena anak anak ngliat? emnag aku tau mereka udah pulang kamu tu segala sesuatunya jangan suka di besar besarin sayang " ucap arga
" ya tapi kan anak anak jadi ngliat apa yang gak seharusnya mereka liat sayang " ucap alyn
" ya udah sayang mau gimna kan udah terlanjur " ucap arga
" ya tapi kan aku malu arga. emang kamu gak malu apa " ucap alyn
" enggak kan permainan aku bagus " ucap arga
" arga ih " ucap ayln
" udah sayang gak usah marah marah mending kita lanjutin lagi yuk " ucap arga menggoda
alyn berdiri dan masuk ke kamarnya
" tuh kan marah marah tapi mau juga wkwkwk emang istri satu ini bikin gemes " ucap arga
arga pun mengusul ke kamar.
entah lah mereka ngapain wkwkwk.
tapi di sisi lain kedua anak kembar itu sedang melakukan rutinitas nya, yaitu berantem
" roya lo kenapa sih " ucap key
" kenapa sih hobi banget ngadu " ucap key
" dan lo kenapa hobi banget buat masalah " ucap roy
" ya udah sih itu bukan masalah lagi namanya. namanya juga suka motor ya wajar lah kalau balapan " ucap key
" tapi harusnya lo ngerti sama apa yang di bilang daddy sama mommy. lo boleh bawa motor tapi bukan berarti lo boleh balapan, mommy tu takut lo kenapa napa kak. kasihan kek sama mommy ' ucap roy
" ya gua janji deh gua gak akan balapan lagi tapi jangan bilang ke mommy dong kalau gua balapan " ucap key
" bullsyit " ucap roy keluar kamar
" gua sumpet pake apaan ya mulutnya ngadu mulu kerjaannya. tamat la riwayat gua ini.
Roya " ucap key sambil mengejar roy keluar kamar
roy tak menghiraukan panggilan key..
dia berlari menuju kamar mommynya
" aduh mampua la gua udah deket kamar momny lagi " ucap key berlari sekuat tenaga
tok tok tok
" mommy daddy " panggil roy
key terus menghalangi roy
" awas kak ih " ucap roy
" gak roy gua janji ini terakhir kali pliss roy " ucap key
" mommy dad .... " ucap roy terpotong karna mulutnya di tahan key
" roy apaan sih luh ngadu ngadu. seneng lu gua di marahin daddy sama mommy " ucap key
ceklek
suara pintu kamar terbuka
" ngpain berdiri depan kamar daddy " ucap arga
__ADS_1
" daddy abis ngpain " tanya roy
" ngpain kek terserah lah. kalian ngpain di sini " ucap arga
" gak daddy gak ngapa ngapain kok. daddy lanjut aja rutinitasnya " ucap key
" boong daddy " ucap roy
" gak ada daddy. daddy masuk aja lagi ke kamar yah " ucap key
" gak daddy roya mau ngomong sama daddy. roya tunggu di ruang keluarga " ucap roy pergi meninggalkan mereka ber dua
" mau bohongin orang tu terus " kata arga
" enggak gitu dad " ucap key
" tunggu daddy di sana " ucap arga
key mengangguk dan pergi
Â
........
........
........
**ruang keluarga**
Â
" udah selesai berantemnya " ucap arga
" mommy mana dad " ucap roy
" kenapa mau buat mommy kcewa. daddy tau balapan lagi kan " ucap arga
" iya kakak balapan lagi " ucap roy
" ya udah mau gimna lagi di bilangin gak mau denger, gak mau nurut kan. di marahin pun percuma. sekarang daddy gak mau peduli lagi mau jadi apa juga terserah " ucap arga
" dad " ucap roy
" maafin key dad key janji gak akan kayak gitu lagi " ucap key
" udah lah key kamu suka motor kan? ya udah lakuin apa yang kamu suka. cuma satu daddy udah ambil keputusan " ucap arga
" gak dad kali ini key janji gak akan ngulangi kesalahan itu lagi. key gak akan balapan lagi key janji dad " ucap key
" daddy mutusin kalian gak akan tinggal di rumah ini lagi " ucap daddy
" dad kok gitu " ucap roy
" daddy key janji gak akan kayak gitu lagi.gak akan balapan lagi " ucap key
" keputusan daddy udah bulat kalian keluar dari rumah daddy " ucap arga
" dad maafin roy tapi roy gak mau keluar dari rumah daddy " ucap roy
" key juga gak mau daddy. key gak mau tinggalin mommy sama daddy " ucap key
" jangan anggap ini sebagai hukuman tapi anggap aja pembelajaran buat kalian. daddy terlalu manjain kalian, daddy salah dan karna ini daddy mau kalian mandiri " ucap arga
" gak daddy key gak mau pergi dari sini " ucap key
" roy juga gak mau " ucap roy
" kenapa sih? kalian itu manha banget. daddy cuma mau kalian mandiri gak di apa apain. daddy mau kalian dewasa gak kayak gini
yang satu suka buat masalah yang satu sering banget ngadu. gak ada dewasa dewasanya kalian dalam nyelesaikam masalah, kalian itu bukan anak kecil lagi yang apa apa harus di marahin biar ngerti. udah ini keputusan final kalian beresin baju baju kalian dan besok pagi kalian boleh pergi " ucap arga
lalu berdiri dan pergi
" kak daddy marah besar " ucap roy
" terus kita gimana " ucap key
roy hanya mengangkat kedua bahunya dan pergi ke kamar
key mengusap wajahnya dengan kasar dan menyusul roy ke kamar
BERSAMBUNG....
jangan lupa tinggalkan jejak ya
like coment dab jangan lupa votenya
__ADS_1
mkasih 😘