Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
bab 18 keromantisan rehan


__ADS_3

Rehan yang terlihat tampan dengan pesona apapun membuat semua wanita tergila gila tetapi Rehan hanya mencintai seorang wanita yaitu Rosa.


setelah menyampaikan sambutan Rehan langsung turun dari atas panggung


para wanita-wanita halu itu tidak henti-hentinya menatap Rehan pria tampan itu.


Rehan berjalan kearah Rosa dan meraih tangan Rosa menuju keatas panggung mata para wanita tertuju kepada Rosa yang begitu cantik saat hamil, bisik-bisik dari mulut para wanita saat menatap Rosa membuat Rehan semakin romantis saat di atas panggung .


semua para wanita menatap Rosa begitu cantik dengan tatapan sinis, mereka masih penasaran dengan Rosa dan banyak yang tidak tau kalau Rosa istri kedua Rehan.


Rehan menggandeng tangan istrinya menuju panggung, Rosa berjalan dengan santai sambil tersenyum sambil tetap lengket di lengan Rehan yang menjadi pria idola setiap wanita.


Rehan sangat berhati dalam melangkah dengan Rosa karena gaun panjang Rosa dengan Haihils yang tinggi sangat membahayakan Rosa yang sedang hamil.


tetapi Rosa sangat nyaman dengan penampilannya karena sudah terbiasa dengan baju yang seksi dan Haihils yang sangat tinggi, tetapi Rehan sangat kawatir dengan Rosa.


sesampainya dipanggung, Rehan langsung memperkenalkan Rosa yang pertama kalinya didepan orang dan Rosa tidak dapat berkata apa apa, Rosa hanya tersenyum sambil menatap Rehan dengan mata berkaca kaca.


Rosa sangat bahagia karena suaminya memperkenalkan dia seorang istrinya dihadapan para tamu, bukan hanya dirinya tetapi Rehan juga memperkenalkan anaknya yang berada di dalam kandungan sambil menyentuh perut Rosa.


setelah acara selesai tepat pukul 10:00 malam mereka langsung pulang ke apartemen sampainya di apartemen Rosa langsung pergi menuju dapur karena lapar sejak Rosa hamil Rosa sangat doyan dengan makanan.


sedangkan Rehan langsung mengganti pakaiannya dan berbaring di atas ranjang kedua bola mata bibi Yuna melotot saat menatap Rosa sedang makan dengan sendirian.


"kenapa non, gak panggil bibi untuk mengambil makanan buat non? "tanya bibi Yuna.


"gak apa-apa bi, saya bisa ambil sendiri "ucap Rosa.


setelah siap makan Rosa langsung pergi menuju kamar dan menatap Rehan yang sedang berbaring di atas ranjang, Rosa langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian seksi dan menari nari tak menentu membuat Rehan menatapnya dengan tatapan yang tak bisa diartikan.


Rehan yang begitu genit terhadap Rosa langsung menghampirinya, Rehan langsung menarik tangan Rosa dan duduk di tepi ranjang sambil mencium perut Rosa saat berdiri menatapnya.


Rehan langsung melepaskan pakaian Rosa dan membuka pengait bra nya kedua gunung kembar Rosa yang sangat menantang membuat Rehan semakin bergairah .

__ADS_1


setelah Rehan puas menatap tubuh Rosa yang begitu padat dan berisi, Rehan langsung membaringkan tubuh Rosa dengan pelan-pelan.


"Mas, pelan pelan dong,"kata Rosa.


"Rosa, malam ini akan kumainkan dengan lembut "ucap Rehan sambil mencium bibir Rosa.


karena Rosa merasa lelah saat bertempur, Rosa langsung tidur di lengan Rehan tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya.


saat Rosa tidur dengan pulas Rehan langsung menutup tubuh Rosa dengan selimut


kemudian Rehan memandanginya dengan berlinang air mata.


* Rosa, maafin Mas selama ini gak bisa bikin kamu bahagia * Rehan berkata kata di dalam hati sambil mencium pucuk kepala Rosa. Rehan langsung berbaring sambil menatap Rosa hingga tidur dengan pulas.


jam menunjukkan pukul 07:00 pagi Rosa langsung bangun dan pergi menuju kamar mandi setelah siap mandi Rosa langsung duduk menatap cermin dengan handuk menutupi tubuhnya.


Rehan langsung bangun dari atas ranjang dan memeluknya dari belakang tubuh Rosa kemudian dia melingkarkan kedua tangannya di atas perut Rosa, pria tampan itu sangat bahagia dan semangat saat istrinya kembali bersamanya.


Rehan langsung mencium dibawah telinga Rosa sambil berbisik "Rosa, Mas sangat suka dengan yang ini "kata Rehan sambil menyentuh dibawah perut Rosa.


"bibi kenapa? "tanya Rosa


"saya lagi tidak enak badan non, " jawab bibi Yuna


"ya udah, kalo bibi lagi sakit gak usah dipaksa kerja "kata Rosa


"gak apa-apa non, ini kan sudah jadi pekerjaan saya "kata Bibi Yuna


"bi, biar saya aja yang beresin semuanya.sekarang bibi minum obat trus masuk aja kedalam kamar "kata Rosa


bibi Yuna langsung terharu dengan mata berkaca kaca saat menatap Rosa yang sudah menganggapnya sebagai anggota keluarganya.


"terimakasih ya non, karena udah menganggap saya sebagai anggota keluarga non Rosa " ucap bibi Yuna memeluknya

__ADS_1


"ia bi," jawab Rosa sambil mengusap usap pundak Bibi Yuna.


Rehan sangat terharu saat menatap Rosa membantu bibi Yuna saat memasak dengan sebelah tangan menyentuh perutnya, Rehan langsung menghampiri Rosa dan menarik tangannya menuju ruang tamu untuk menonton acara tivi .


"Rosa, kamu gak usah ikut beres-beres,itu kan pekerjaan bibi Yuna "ucap Rehan dengan kedua tangan di atas pinggang.


"Mas, aku sangat bosan terus di rumah gak ada kerjaan "ucap Rosa.


"sayang, kamu kan lagi hamil jadi kamu gak usah ikut beres-beres"ucap Rehan sambil menatap Rosa menganggukkan kepalanya


"Mas Rosa ikut ke kantor ya!! " ucap Rosa dengan tersenyum


"ya udah, sana kamu ganti baju" ucap Rehan sambil duduk diruang tamu dengan pakaian rapi. setelah beberapa menit Rehan menatap Rosa sedang berjalan menuruni tangga begitu cantik.


sampainya di kantor mata para wanita tertuju kepada Rosa saat berjalan dengan santai sambil menggandeng lengan Rehan,


Rosa langsung pergi menuju ruang pribadi Rehan dan berbaring di atas sofa


Rehan langsung masuk keruang kerjanya dan menandatangani berkas-berkas perusahaannya.


setelah siap menandatangani berkas-berkas Rehan langsung pergi menghampiri Rosa yang sedang berbaring di atas sofa, mereka memilih untuk pergi menuju mall milik Rehan.


setelah sampai di mall Rehan langsung membeli perlengkapan bayi untuk calon bayi Rosa yang belum lahir, setelah mereka siap belanja Rehan dan Rosa langsung pergi menuju BANK untuk mentranfer uang dengan jumlah yang banyak untuk memenuhi kebutuhan keluarga Rosa yang berada di semarang


setelah keluar dari BANK mereka pergi menuju mobil Rehan ketempat parkiran


sebelum Rosa masuk kedalam mobil Rehan Rosa langsung menghentikan langkah kakinya Rosa merasa bahagia saat menatap Rehan dengan mata berkaca kaca.


"Mas, "teriak Rosa


"ada apa sayang ? "tanya Rehan sambil menatapnya


"Mas, Rosa gak pernah sebahagia ini "ucap Rosa dengan berlinang air mata.

__ADS_1


"Rosa, itu semua kulakukan karena aku sangat mencintaimu dan juga calon anak kita "ucap Rehan sambil memeluk Rosa.


mereka langsung beranjak menuju mobil sampainya di apartemen Rosa dan Rehan pergi menuju kamar dan berbaring di atas ranjang.


__ADS_2