Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
bab 30 refaldi yang merindukan papanya


__ADS_3

Rehan yang begitu kesal karena perlakuan papanya langsung masuk kedalam kamar sedangkan Bu Vivi dan Rosa sejak tadi hanya saja diruang tamu


Bu Vivi yang begitu baik kepada Rosa langsung pergi ke dapur dan membawa secangkir teh untuk Rosa, Bu Vivi langsung menghampirinya dan berkata


"Rosa, ini teh untuk kamu ayo diminum " kata Bu Vivi menatapnya


"mama, Rosa kan bisa ambil sendiri "kata Rosa


"gak, apa apa ko sayang "kata Bu Vivi


"makasih ya ma "kata Rosa tersenyum


karena dia kecapean Rosa langsung masuk kedalam kamar, sampainya di kamar Rosa langsung berbaring di atas ranjang sambil menatap suaminya yang sedang berdiri menatap kaca jendela kamarnya


"Mas, kamu lagi lihat apa? "tanya Rosa


"gak ada apa-apa "kata Rehan


"Rosa, tolong kamu maafin perkataan papa aku ya "kata Rehan sambil merapikan rambut panjang Rosa


"Rosa udah maafin kok "kata Rosa sambil menganggukkan kepalanya


"Rosa, besok Mas dan rekan kerja saya akan berangkat ke Singapura karena ada urusan penting yang harus diselesaikan selama empat hari "kata Rehan


"Mas, anak kita belum pernah mas tinggalin lama- lama "kata Rosa menatapnya


"sayang, nanti dia juga akan terbiasa "kata Rehan


"tapi kan Mas, "Rehan langsung memotong perkataannya


"sudah sekarang kita tidur, besok mas ingin kamu dan anak kita ikut ke bandara "kata Rehan


"baik Mas, "kata Rosa ngambek .


setelah beberapa menit mereka langsung tidur


jam menunjukkan pukul 07:00 pagi Rehan dan Rosa langsung pergi ke kamar mandi setelah siap mandi mereka langsung berpakaian setelah siap berpakaian Rehan langsung menatap putranya yang sedang tidur terlelap


karena putranya masih tidur di atas ranjang Rehan tidak ingin membangunkannya dia hanya mencium wajah anaknya lalu turun ke lantai bawah bersama Rosa


sampainya di lantai bawah Rehan langsung pamit kepada Bu Vivi yang sedang menyiram bunga di taman dan berkata


"mah, hari ini saya mau berangkat ke Singapura Rehan pamit ya "kata Rehan sambil mencium tangan Bu Vivi


"iya nak, kamu hati hati ya " kata Bu Vivi sambil menatapnya


"mah, aku titip Rey ya "kata Rosa

__ADS_1


"ia sayang "kata Bu Vivi tersenyum


setelah mereka masuk kedalam mobil


supir pribadinya Rehan langsung mengantar mereka menuju bandara di tengah perjalan Rosa yang masih ngambek hanya membuang muka sambil menatap kaca mobil


"Rosa, kamu kenapa sayang? "tanya Rehan dengan lembut


"Mas, Rosa gak ingin kamu pergi lagi


Rosa ingin selalu bersama kamu "kata Rosa menatapnya


"Rosa, Mas gak boleh gak pergi kamu kan udah tau gimana beratnya pekerjaan saya "kata Rehan


kemudian Rosa menarik pundak Rehan dan berkata dengan lembut


"Mas, aku ingin cium "kata Rosa membuat Rehan tersenyum.sesekali Rehan melirik supirnya dari kaca sambil berkata


"Pak, tolong hentikan mobilnya saya ingin bicara dengan istri saya "kata Rehan sambil menatap supir pribadinya itu


setelah pak supir keluar dari mobil


Rehan langsung mengangkat kepala Rosa dan mencium bibir istrinya itu kemudian dia memanggil sopir nya untuk mengantarkan mereka ke bandara.Rosa duduk dengan merasa nyaman sambil menatap keluar.


sampainya di bandara Rosa hanya berdiri sambil menatap Rehan menemui Aldo dan rekan-rekan kerjanya, saat mereka masuk kedalam pesawat Rosa memilih untuk pulang dengan supirnya menuju rumah


setelah beberapa hari Rehan yang sangat sibuk dengan pekerjaannya tidak sempat untuk menanya kabar istrinya bahkan kabar putranya itu


malam yang semakin larut membuatnya merasa kesepian Rosa meneteskan air mat saat Rosa menenangkan suara tangisan nakal anaknya yang selalu merindukan papanya di atas ranjang


tiba-tiba ponsel Rosa berbunyi ternyata suaminya yang menelpon, Rehan sangat kwatir dan terkejut saat menatap wajah Rosa yang dibanjiri dengan air mata


( halo sayang)


( hallo Mas)


( sayang, kenapa kamu menangis?) tanya Rehan dengan panik


( Mas, ini anak kita nangis aja terus manggil manggil papa) kata Rosa sambil mengusap air matanya


( sayang kamu harus sabar, dua hari lagi saya akan pulang) kata Rehan


( ia Mas,)kata Rosa


( halo, jagoan papa kenapa menangis, Rey kangen ya sama papa?) kata Rehan membuat anaknya langsung tersenyum


( wajah Rehan yang terlihat dari ponsel membuat anaknya langsung tenang dan tertidur dengan pulas

__ADS_1


( sayang, kamu udah makan?) kata Rehan


( udah, mas udah makan?) tanya Rosa balik


( udah sayang ) jawap Rehan


( ya udah kamu tidur ya sayang)ucap Rehan


( ia Mas, kamu juga jaga diri baik baik) kata Rosa tersenyum sambil memutuskan sambungan teleponnya


dengan merasa lega Rosa berbaring di atas ranjangnya. jam menunjukkan pukul 08:00 pagi Rosa dan anaknya langs bangun dari tidur kemudian mereka berdua pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya


setelah siap mandi Rosa langsung mengenakan pakaianya dan juga anaknya karena Rosa sangat bosan di rumah dia memilih untuk pergi menuju mall, sedangkan Rehan yang sedang di perjalan menuju rumah langsung menelpon Bu Vivi


( halo mah, ) kata Rehan


( ia ada nak Rehan?) tanya Bu Vivi tersenyum


( mah, Rosa lagi ngapain ya?) tanya Rehan tersenyum


( Rehan, Rosa lagi pergi ke mall, emang ada apa sama Rosa? ) tanya Bu Vivi


( Rehan hanya ingin berikan kejutan sama Rosa,,, ) kata Rehan


( loh, emang kamu udah pulang?) tanya Bu Vivi


( udah, ini lagi di jalan menuju rumah) kata Rehan


( udah ya ma) kata Rehan langsung memutus sambungan teleponnya


Rehan langsung melanjutkan perjalanannya menuju mall bersama Aldo. ditengah perjalan Aldo hanya tersenyum sambil berkata kepada Rehan yang begitu semangat saat ingin bertemu dengan istrinya itu


"Rehan,,,, kamu itu kenapa kok senyum senyum sih? "tanya Aldo menatapnya


"gak, aku gak kenapa kenapa kok "ucap Rehan


"kamu ketemuan sama siapa? "


"ya, sama istri aku lah " kata Rehan begitu semangat


"Aldo, kamu tau gak, semalam istri saya sampai nangis karena kangen sama aku "kata Rehan membuat Aldo tersenyum


"kamu sangat beruntung Rehan punya istri yang sangat cantik, baik lagi "kata Aldo memujinya


"makasih sobat.oh ya kamu nikahi Nita?"tanya Rehan menatapnya.


"aku juga gak tau,Akhir akhir ini aku sibuk sampai gak ada waktu untuk melamar dia"ucapnya membuat Rehan terbahak-bahak.

__ADS_1


"sempat atau tidak sempat nikah itu harus bro"ucapnya


setelah sampai di mall milik Rehan dia hanya berdiri bersama Aldo diparkiran sambil menunggu istri mudanya itu keluar dari mall


__ADS_2