
Diluar pekarangan rumah. Junior terus memukul Dave tanpa henti. Namun Dave tak melawan sama sekali, dia hanya bisa menerima pukulan yang Junior berikan dengan pasrah, karna Dave tahu ia pantas mendapatkan hukuman seperti ini, bahkan lebih dari ini.
"Ayo, bangun!" Ucap Junior sambil menarik kerah kemeja Dave yang kini tersungkur di tanah.
"Kau sudah membuat adikku selama ini menderita, dan beraninya kamu datang kesini" bentak Junior.
"Maaf" satu kata berhasil Dave keluarkan.
"Maaf kau bilang." Kata Junior lalu kembali menghujani Dave dengan pukulan.
"Junior hentikan!" Teriak Mom Yoona
Junior dan Dave menoleh.
"Aunty laki-laki ini pantas mendapatkan hukuman." Ucap Junior.
"Tapi Junior .." perkataan Mom Yoona tak digubris sama sekali oleh Junior
Junior tetap malakukan aksinya. Sampai wajah Dave sudah tak berbentuk lagi. Darah segar sudah keluar dari mulutnya, pelipis nya pun sudah mengeluarkan darah, dan wajahnya sudah bengkak tak berbentuk. Belum lagi perut, dan anggota badan yang lain, yang menjadi sasaran empuk Junior.
Saat Jasmin tiba, Jasmin kaget melihat Junior yang seperti kesetanan memukul Dave, dan Jasmin pun kaget melihat Dave yang hanya diam tanpa mau membalas pukulan Junior.
"Daddy .." Panggil Ryan melihat Dave yang dipukuli.
Jasmin menarik tangan Ryan agar tidak mendekat, dan menutup mata Ryan dengan tangannya agar Ryan tak melihat apa yang tak seharusnya Ryan lihat.
__ADS_1
"Ibu .." Lirih Ryan.
"Tutup matamu sayang" ucap Jasmin
"Maaf. " Dave berucapa kata maaf dan menoleh pada Jasmin.
"Hentikan!" teriak Mom Yoona. "Junior tolong hentikan semuanya! jika kalian memiliki masalah selesaikan dengan baik, jangan seperti ini."
"Aunty tidak tahu, apa laki-laki ini lakukan pada Jasmin. Andai aunty tahu, aku yakin aunty akan membunuhnya." Ucap Junior menggebu-gebu.
"Cukup Junior, sekarang kau masuk kedalam. Aku tidak ingin ada orang yang meninggal dirumah ku karna mu." Mom Yoona masuk kedalam dengan menarik tangan Derald agar ikut bersamanya.
"Lihat saja, urusan kita belum beres! Aku akan mengulitimu jika kau berani melukai Jasmin lagi " Ancam Junior.
"Daddy sadarlah. Daddy .." Ryan menangis menyandarkan kepalanya di dada Dave yang masih terbarik.
Sedangkan Jasmin. Ia hanya bisa diam seperti patung, Jasmin tak tahu harus berbuat apa. Satu sisi ia masih sangat marah kepada Dave yang selalu mengatainya dengan kata yang tidak-tidak. Namun di sisi lain. Jasmin merasa kasihan pada Ryan yang menangis dihadapannya.
"Jangan kasihan padanya, Dia pantas mendapatkan itu." ucap Junior disamping Jasmin.
"Daddy.." Lirih Ryan.
"Maaf." kata itu kembali terdengar lirih.
"Daddy." Ryan membuka baju nya, dan mengusap darah yang keluar dari mulut Dave.
__ADS_1
"Dady baik-baik saja" Ucap Dave dan mencoba bangkit. Dibantu oleh Ryan.
"Ibu .." Ryan menoleh kembali kearah Jasmin berharap Jasmin mau membantunya. Namun Jasmin tetap diam mematung, dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Bukan karena Dave, melainkan Jasmin merasa kasihan pada Ryan.
"Aku tahu ini adalah kesalahan. Maaf! Maaf karna aku lambat sadar dan lambat memperjuangkanmu." Ucap Dave lalu menarik nafasnya dan kembali berucap. "Aku tahu aku salah, aku bod*oh. Tapi aku sungguh berharap kau mau memaafkan ku, dan memilihku untuk memilikimu. Aku siap mengambil semua resiko, asal kau bisa memaafkan ku, dan mau berada didekatku. Aku menyadari, kepergianmu membawa kegelapan untukku dan juga Ryan. Aku berjanji, apapun yang terjadi, aku akan tetap berjuang untuk menyatukan kita kembali secara perlahan."
"Daddy.."
"Ayo sayang kita pulang." Ajak Dave pada Ryan.
"Ryan! sayang!" Panggil Jasmin saat Ryan sudah melangkah membatu Dave berjalan menuju mobil.
"Ibu .." Lirih Ryan dan menggelengkan kepalanya.
"Sayang." Panggil Jasmin lagi, namun Junior mencegah.
"Letakkan Daddy dikursi belakang, sebentar lagi akan ada yang datang untuk membawa mobil ini." Ryan menuruti apa yang Dave katakan. "Jika kau ingin bersama ibumu, maka tinggal lah disini."
Ryan menggelengkan kepalanya.
Hayyy semuanya. kesayangan autor. Hari senin jangan lupa yah bagi vote nya untuk karya autor.
Dan jangan lupa like dan komen. Karna tgl 03.03. Autor akan pilih 10 reader yang berhak dapat pulsa 20 dari autor rebahan yang suka khilaf🤭.
calangheeooo semuanya🥰🥰🥰🥰
__ADS_1