
saat Rosa siap mandi, dia langsung duduk di depan cermin dengan mengenakan handuk ditubuhnya, sesekali dia menyisir rambut panjangnya sambil menatap wajahnya di cermin begitu cantik dan masih muda.
Rosa tidak sadar kalau Rehan sedang duduk di tepi ranjang sambil menatapnya
Rehan hanya tersenyum menghampirinya
"Rosa kamu itu sangat cantik,,"bisik Rehan di telinganya sambil mencium wajah Rosa. tiba tiba ponsel Rehan berbunyi membuat Rehan melepaskan ciumannya ternyata Aldo sedang menelpon
( halo pak Rehan )
( halo, ada apa Aldo)
(kita ada rapat satu jam lagi pak)
(ok, kamu siapkan berkas berkas setengah jam lagi saya akan tiba di kantor)
( baik pak)
Rehan langsung memutuskan sambungan teleponnya dan berlari menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya, sampainya di kamar mandi Rehan berteriak dari kamar mandi memanggil Rosa.
"Rosa, tolong kamu siapkan pakaian saya dan juga ****** ***** saya! "ucap Rehan.
"baik Mas, "ucap Rosa kebingungan mencari pakaian Rehan dihari pertama Rosa menjadi seorang istri.
"Mas, kamu tarok dimana ****** ***** kamu?"teriak Rosa.
"kamu lihatin di dalam lemari,"teriak Rehan dari kamar mandi.
* aduh, ini ****** ***** susah amat sih di cari* Rosa berkata kata sendirian dengan mondar mandir .
setelah beberapa menit rehan langsung keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk sebatas pinggangnya sambil menatap Rosa sedang mondar mandir kebingungan
"Rosa, ****** ***** aku dimana? "tanya Rehan sambil mengangkat kedua tangan di atas dada.
"itu dia Mas, aku gak tau cari kemana, "jawab Rosa. Rehan menarik tangan Rosa dan menunjukkan tempat ****** ******** di sebuah lemari.
"Rosa mulai hari ini aku ingin kamu yang merapikan kamar kita dan menyusun pakaian aku"ucap Rehan sambil menatap Rosa sedang menganggukkan kepalanya .
setelah Rehan siap berpakaian Rosa langsung merapikan dasinya dan menatap Rehan dengan tatapan yang tak bisa diartikan, kemudian Rehan langsung mencium kening Rosa dan mengajaknya untuk sarapan.
Jesika menatap Rosa dengan sinis saat menuruni tangga bersama Rehan
hati Rehan yang begitu dingin terhadap Jesika langsung duduk di samping Rosa sambil tersenyum menatapnya, kemudian Jesika menyajikan makanan di atas piringnya
__ADS_1
"Mas, kamu makan yang banyak ya, "ucap Jesika merayunya.
"lain kali aja, saya terburu buru"ucap Rehan membuat dada Jesika terasa sesak.
setelah siap sarapan Rehan langsung mencium pucuk kepala Rosa dan berlari menuju garasi
setelah Rehan pergi Rosa langsung naik ke lantai atas sambil menatap dari kaca jendela.
"selamat ya Rosa,mulai hari ini kamu menjadi menantu saya dan saya sudah tau anak saya Rehan pasti akan betah tinggal bersama kamu dengan tubuh indahmu, "ucap Pak Hardi menyinggung Rosa.
"cukup, hentikan!! "ucap Rosa sambil menutup kedua telinganya dengan tangannya.
"Baiklah Rosa,aku akan keluar," ucap Pak Hardi dengan tersenyum sambil berjalan ke lantai bawah
saat mendengar perkataan pak Hardi dada Rosa terasa sesak sambil menangis di atas ranjang.kemudian Rosa menatap foto Rehan yang terpajang di atas meja dengan merasa kesal Rosa langsung mengangkat foto itu dan melemparkannya ke lantai hingga pecah .
*mas Rehan, kenapa aku harus mengenalmu * Rosa berkata kata sendirian di dalam kamar dengan berlinang air mata
setelah beberapa jam karena merasa Cape saat menangis Rosa tertidur di atas ranjang.setelah pukul 02:00 sore Rosa bangun dari tidur dan berlari menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya.
setelah siap mandi Rosa keluar dari kamar dan pergi menuju dapur untuk mengambilkan segelas air putih ,sesampainya di dapur dia menatap bibi Yuna yang sudah berumur lima puluh tahun sedang memasak sayur di dapur.
"bi boleh saya bantu? "tanya Rosa .
"gak apa apa kok bi, "ucap Rosa sambil mencuci piring
setelah mereka siap membereskan dapur Rosa berjalan ke lantai atas tanpa sengaja dia menabrak Jesika sedang turun ke lantai bawah dengan mengenakan gaun pendek dengan sebuah kunci mobil ditangan kanannya.
"hei, kalau jalan gunakan mata kamu dong'' ucap Jesika menatap Rosa sambil berjalan menuruni tangga. Jesika langsung pergi ke sebuah restoran dengan mengendarai mobilnya untuk menemui Dion pria selingkuhannya.
sesampainya di restoran jesika langsung berjalan dengan wajah marah menghampiri dion pria selingkuhannya yang sedang duduk menunggunya
"Jesika ,kamu udah datang sayang? "tanya Dion sambil tersenyum .
"sayang, aku itu pusing banget"ucap Jesika dengan manja.
"kamu kenapa? sini aku pijitin kepala kamu "ucap Dion merayunya.
"malu ah, sama orang orang"ucap Jesika.
"gimana kalau kita ke hotel aja, aku pengen tidur sama kamu sayang "ucap Dion merayunya.
setelah siap makan mereka beranjak pergi menuju sebuah hotel, sesampainya di hotel mereka melakukan hubungan intim layaknya suami istri. setelah mereka siap berhubungan badan, Jesika dan Dion langsung keluar dari kamar hotel.
__ADS_1
mereka pergi menuju mall sambil belanja pakaian Jesika, setelah siap belanja dia memilih untuk pulang ke rumah dengan barang belanjaannya. sesampainya di rumah dia mendapati Pak Hardi dan Bu Vivi sedang duduk diruang tamu.
"Jesika, kamu dari mana? "tanya Bu Vivi sambil menatap barang belanjaan Jesika.
"aku habis dari mall kok mah, sama teman "ucap Jesika dengan gugup .
"ya sudah, kamu jangan lupa makan malam "ucap Bu Vivi sambil menatap Jesika.
setelah beberapa menit saat Jesika masuk kedalam kamar, Rehan pulang dari kantor dan menghampiri kedua orangtuanya yang sedang duduk sambil menonton acara tivi diruang tamu.
"mah, Rosa dimana? "tanya Rehan.
"tuh, ada dikamar "ucap Bu Vivi. kemudian Rehan pergi menuju kamar Rosa
suara ketokan pintu membuat Rosa berjalan untuk membuka pintu kamarnya.
"Mas udah pulang ?"tanya Rosa sambil mencium tangan Rehan.
"udah sayang "ucap Rehan sambil mencium pucuk kepala Rosa.
setelah Rehan siap berganti pakaian Rosa dan Rehan beranjak menuju dapur
tiba tiba Jesika menarik tangan Rehan kedalam kamarnya membuat Rosa merasa cemburu.
Rosa menatap Rehan saat Jesika menarik tangannya menuju kamar, dia dikejutkan dengan suara pintu saat Jesika menarik gagang pintu dengan keras membuat Rosa sangat terkejut
terdengar dari luar sangat jelas suara Rehan dan Jesika sangat keras saat bertengkar di dalam kamar, dengan merasa bersalah atas pernikahannya rosa langsung berlari menuju dapur dengan mata berkaca kaca sambil menyiapkan makan malam untuk Rehan.
"Rehan kapan sih kamu bisa temanin aku tidur? "tanya Jesika.
"Jesika ,aku tidak pernah suka tidur dengan kamu "ucap Rehan.
"kenapa Rehan, apa kurang nya aku di mata kamu? "tanya Jesika dengan marah sambil menatap Rehan merasa kesal.
"Jesika, itu sudah menjadi perjanjian kita saat aku kembali ke rumah ini! "ucap Rehan.
"Rehan apa gunanya kamu tinggal di rumah ini kalau kamu tidur bersama Rosa? "tanya Jesika dengan marah
"Rosa, apa kamu ingat waktu kamu selingkuh sama Dion? kamu itu sudah bolong saat kamu menikah dengan saya dan Aldo sudah tau semua tentang keburukan kamu, "kata Rehan sangat marah.
"Mas, tapi aku ingin punya anak dari kamu, "ucap Jesika.
"cukup Jesika, "ucap Rehan lalu keluar dari kamar.
__ADS_1
Rehan berjalan menuju dapur dan mendapati Rosa sedang makan sendirian dengan mata berkaca kaca.