Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
84


__ADS_3

Mom Yoona tetap tenang, ia diam dan sesekali meminum minuman yang ada dihadapannya. Sedangkan Dave tetap dengan posisinya. Dan tak henti-hentinya berucap maaf.


"Maafkan aku tante. Sungguh aku menyesal melakukan hal itu, sungguh" Lirih Dave, ia sungguh sudah tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan agar Mom Yoona mau memaafkan dirinya.


"Duduklah dikursi." Pinta Mom Yoona akhrinya mengeluarkan suara setelah cukup lama terdiam.


Dave sampai kaget, ia tidak menyangka jika Mom Yoona memberikan izin padanya untuk duduk dihadapannya. Dengan cepat Dave berdiri dari posisinya dan berjalan dua langkah menunu kuris dihadapan Mom Yoona dan Dave langsung duduk.


"Terima kasih" ucap Dave saat ia sudah duduk


"Minumlah." Mom Yoona menyodorkan minuman mineral yang sempat ia pesan tadi, karena kasihan melihat Dave yang memohon di hadapannya.


"Terima kasih" Ulang Dave, lalu meminum air mineral itu. Karna memang sesungguhnya Dave sangatlah haus.


"Kenapa?" Satu kata keluar dari Mom Yoona membuat Dave terdiam, ia tidak mengerti dengab apa yang dimaksud dengan Mom nya Yoona.

__ADS_1


"Kenapa kau melakukan itu pada anakku? Apa kau tidak mengerti betapa hancurnya perasaan anakku dengan perkataan mu itu? Ingat luka dibadan bisa hilang, tapi luka di hati sangat susah untuk disembuhkan."


"Maaf."


"Harusnya kau harus mencari tahu dulu sebelum menuduh seseorang, jangan hanya karena satu kesalahan kau langsung menganggap orang itu sebagai orang yang tidak baik. Semua orang punya jalan hidup mereka, mereka melakukan sesuatu pasti karna ada tujuannya, entah itu apa. Yang jelas, jangan hanya karna satu kesalahan kau langsung seenaknya mengcap orang sebagai orang yang tidak baik. Itu salah! sangat salah."


"Maafkan aku tante."


"Apa perkataan maafmu dapat membuat Jasmin lupa akan perkataanmu?" tanya Mom Yoona.


"Untuk apa kau ingin bertemu dengannya. Bukan kah sudah jelas kau tahu, bahwa Jasmin pasti tidak akan memaafkan mu. Jadi percuma!"


"Tolong beri aku satu kali kesempatan. Kumohon tante."


Mom Yoona menatap kedalam mata Dave, melihat kedalam apakah akan ada kebohongan dari dalam mata itu atau tidak.

__ADS_1


"Buktikan jika kau ingin mendapatkan maaf dari Jasmin." Ucap Mom Yoona dan berdiri dari duduknya. "Aku memberikan mu kesempatan" Ucapnya dan berlalu dari hadapan Dave.


Dave terdiam, ia sungguh tidak percaya dengan apa yang Mom Yoona katakan. Hingga Dave tersadar lalu langsung mengejar Mom Yoona yang sudah berlalu dari hadapannya.


"Tante tunggu." Panggil Dave menyusul Mom Yoona.


"Biar aku yang mengantar tante."


"Dimana mobilmu?" tanya Mom Yoona dan Dave langsung menunjuk mobilnya yang berada di parkiran cafe.


Mom Yoona berjalan menuju mobil Dave.


"YaRabb, sungguh luar biasa keajaibanmu hari ini. Dan sungguh luar biasa kau mencipkatan seorang ibu seperti orang tua Jasmin. Sungguh dia sangat baik." Gumam Dave. Lalu dengan segera membukakan pintu kepada Mom Yoona.


Di dalam perjalanan, hanya ada keheningan. Dave sungguh tidak tahu harus berkata apa, yang jelas saat ini Dave sangat bahagia bisa mengantar mom Yoona pulang. Sedangkan Mom Yoona terdiam, tapi sesekali matanya melirik ke Dave, sungguh Mom Yoona kembali mengingat perjuangan suaminya dulu yang juga berjuang maaf untuk dirinya. Itulah mengapa Mom Yoona mau memberi kesempatan pada Dave. Karna setiap orang yang memiliki kesalahan pantas mendapat maaf dan kesempatan sekali.

__ADS_1


__ADS_2