Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
bab 19 ulang tahun rosa


__ADS_3

jam menunjukkan pukul 07: 00 pagi Rosa langsung bangun dari tidur dan beranjak ke kamar mandi, setelah siap mandi Rosa langsung mengenakan pakaiannya dan pergi menuju ruang tamu.


sesampainya diruang tamu Rosa tidak mendapati Rehan diruang tamu, Rosa yang begitu kwatir langsung beranjak menuju dapur menghampiri bibi Yuna yang sedang memasak di dapur.


" bi,, Mas Rehan kemana ya? "tanya Rosa


"den Rehan lagi keluar non!!! "ucap bibi Yuna dengan sibuk mengerjakan pekerjaannya


Rosa yang begitu kesal dan merasa kurang perhatian dari suaminya karena kesibukan Rehan mengurus perusahaannya diberbagai negara yang semakin sukses membuatnya sering kesepian.


karena Rehan pergi tanpa pamit Rosa langsung ngambek dan pergi menuju kamar


sampainya dikamar Rosa langsung mengangkat ponselnya dan menelpon Rehan ternyata ponsel Rehan terletak di atas ranjang membuat Rosa merasa kesal hampir menangis.


Rosa merasa bosan seharian di rumah tanpa kabar dari Rehan, Rosa yang begitu sangat mencintai Rehan sangat kwatir dan tidak henti-hentinya menatap keluar berharap Rehan sudah pulang ke rumah.


tiba-tiba ponsel Rosa berbunyi ternyata Bu Vivi sedang menelpon


( hallo, rosa)


( halo, ada apa ma?)


( nanti jam 05:00 sore mama datang kerumah ya)


( ok ma)


(udah ya sayang) ucap bu vivi langsung memutus sambungan teleponnya. setelah pukul 05:00 sore Bu Vivi sudah berada di rumah anaknya dengan membawa tukang rias untuk merias Rosa dengan cantik.


"Rosa sayang, malam ini kita akan menghadiri sebuah acara "ucap Bu Vivi sambil menatapnya.


sedangkan Rosa hanya diam dan tidak protes terhadap Bu Vivi ibu mertuanya itu, setelah selesai berdandan Bu Vivi dan Rosa langsung pergi menuju tempat acara yang dibicarakan Bu Vivi kepada Rosa .


sampainya di sana Rosa langsung duduk dan tidak bersemangat di samping Bu Vivi di kursi tamu yang sudah di persiapkan untuk para tamu undangan .


tiba-tiba lampu mati membuat Rosa sangat terkejut dan ketakutan setelah lampu hidup Rosa langsung menatap Rehan sedang berdiri di atas panggung dengan sebuah mik ditangan kanannya.

__ADS_1


kemudian dia menatap para tamu undangan dihadiri oleh Arjun dokter terbaik di rumah sakit milik Rehan dan para karyawan di kantor perusahaan Rehan


"selamat ulang tahun sayang "ucap Rehan sambil menghampiri Rosa yang sedang berdiri menatapnya, Rehan langsung menarik tangan Rosa keatas panggung


"maafin Mas kamu, karena sering ninggalin kamu di rumah "ucap Rehan sambil mencium perut Rosa.


Rosa sangat bahagia saat menatap Rehan dengan mata berkaca kaca, kemudian Rehan langsung memeluk Rosa dan mencium pucuk kepala Rosa. para tamu langsung tertawa sambil bersiul saat menatap mereka sangat romantis di atas panggung.


setelah acara berlanjut Rosa dan Rehan turun dari atas panggung, kemudian bibi Yuna dan bibi Siti menghampiri Rosa saat berdiri sambil menggandeng lengan Rehan.


"selamat ulang tahun ya non"ucap bibi Siti dan bibi Yuna sambil tersenyum.


"makasih bi, " ucap Rosa sambil memeluk kedua pembantunya.


dada Arjun terasa sesak saat menatap Rosa sangat romantis dengan Rehan, Dokter Arjun yang begitu sangat menyukai Rosa sejak SMP,Arjun langsung pergi meninggalkan lokasi acara dengan mengendarai mobilnya.


sampainya di rumah Arjun langsung masuk kedalam kamar dan duduk di tepi ranjang dengan terpaku, berlahan air matanya menetes saat mengingat Rehan mencium Rosa


* Rosa, kenapa aku begitu sangat mencintaimu? * Arjun berkata kata sendirian .


setelah acara selesai Rosa dan Rehan memilih untuk kembali menuju rumah,


Rehan yang begitu sangat perhatian terhadap Rosa langsung menggendong tubuh Rosa saat tertidur di dada bidang Rehan, sampainya dikamar Rehan langsung mencium perut Rosa kemudian dia berbaring di samping Rosa sambil menatapnya.


setelah pagi Rehan langsung bangun dari atas ranjang dan menatap Rosa yang masih tidur dengan pulas, Rehan langsung pergi ke kamar mandi setelah siap mandi Rehan menatap Rosa sudah bangun dan duduk di tepi ranjang.


"Rosa, kamu udah bangun sayang? "tanya Rehan sambil memakai bajunya.


"udah Mas, " jawap Rosa dengan lembut.


Rosa yang begitu sangat berat dan susah untuk berdiri saat hamil membuat Rehan menghampirinya dan menarik kedua tangan Rosa, setelah Rosa berdiri Rehan langsung mengangkat gaun Rosa sambil mencium perut besarnya berulang ulang.


"anak papa jangan nakal ya, " ucapan Rehan membuat Rosa tersenyum saat menatapnya.


kemudian Rosa pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya, setelah siap mandi Rosa langsung mengenakan pakaiannya, dia dikejutkan dengan kedatangan Bu Vivi yang sedang berdiri di depan pintu kamarnya bersama Rehan.

__ADS_1


"Rosa, " teriak Bu Vivi tersenyum sambil berjalan menghampirinya.


"eh, ada mama ucap Rosa sambil memeluk Bu Vivi.


"gimana kabarmu sayang? " tanya Bu Vivi


"kabar baik mah " ucap Rosa.


"Rosa, kita makan diluar yuk" ucap Bu Vivi beranjak keluar bersama Rehan dan Rosa sesampainya di restoran Rehan langsung memesan makanan, kemudian mereka makan sambil ngobrol


"mah, Rosa!,besok Aldo dan saya akan berangkat ke Singapura untuk mengunjungi cabang perusahaan saya "ucapan Rehan membuat Rosa langsung menatapnya.


"Mas, kamu gak usah pergi lagi, mungkin beberapa hari lagi saya akan melahirkan "ucap Rosa menatapnya.


"Rosa, Mas harus pergi ada hal penting yang harus kami bahas saat rapat di Singapura!! " ucap Rehan menatapnya.


" ya udah, terserah Mas Rehan aja " ucap Rosa langsung berhenti makan.


setelah mereka siap makan mereka kembali menuju apartemen Rehan sedangkan Bu Vivi memilih untuk pulang menuju rumahnya sampainya di rumah Rosa langsung merapikan pakaian Rehan beberapa pasang kedalam koper kecil .


Rehan menatapnya dengan penuh kasihan terhadap keadaan Rosa yang sedang hamil Rehan langsung menghampirinya dan memeluk Rosa sambil mencium pucuk kepala Rosa.


"Rosa, Mas pergi hanya selama empat hari " ucap Rehan sambil memeluknya.


"Mas Rehan, gimana nanti kalau saya melahirkan saat kamu di Singapura? "tanya Rosa dengan mata berkaca kaca sambil melepas pelukan Rehan.


"Rosa,sebaiknya kita tidur kamu jangan pikirin yang aneh aneh "ucap Rehan sambil berbaring di atas ranjang. kemudian Rosa langsung tidur dengan kepala di atas lengan Rehan dan tidur dengan pulas.


jam menunjukkan pukul 07:00 pagi Rosa dan Rehan langsung bangun dari tidur


Rehan sengaja mandi bersama Rosa tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya, setelah siap mandi Rehan langsung berpakaian dengan rapi kemudian mereka pergi menuju dapur untuk sarapan.


setelah siap makan Rehan dan Rosa pergi menuju bandara dengan supir pribadinya Rehan, ditengah perjalanan menuju bandara Rehan menatap Rosa tidak bersemangat duduk di kursi mobil saat mengantar Rehan sampai ke bandara.


sebelum mereka sampai di bandara Rehan menyuruh sopirnya untuk turun dari mobil setelah Pak supir keluar Rehan langsung mengangkat kepala Rosa dan mencium bibir Rosa dengan rakusnya hingga ke dada Rosa.

__ADS_1


karena Rehan harus pergi Rehan langsung merapikan pakaian Rosa dan menyuruh pak sopir untuk masuk kedalam mobil


Rehan langsung menyuruh Pak sopir untuk mengantarkan mereka ke bandara menemui Aldo.


__ADS_2