
Pagi hari yang cerah Rey segera berangkat ke sekolah dengan naik sepeda motor,sejak Ayu menolak menikah dengan Rey akhir-akhir ini Rey hanya diam dan semakin sering menyendiri.
Disaat Rey hendak ingin masuk ke dalam kelas tanpa sengaja dia menabrak Ayu yang sedang berjalan hendak menuju keluar hingga Rey jatuh ke tubuh Ayu dan untungnya kelas itu sedikit sepi.
Ciuman Re yang mendarat di bibir Ayu membuat hatinya semakin lemah dan tidak ingin jauh dari Rey.Ayu segera berdiri karena apa yang terjadi sejak tadi Ayu tidak ingin seorang pun yang melihatnya.
"maaf,aku tidak sengaja"kata Rei beranjak pergi.
''Rey aku ingin bicara denganmu datang lah rumah jam tiga sore "kata Ayu langsung pergi menuju kantin,Rey tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.
Setelah pulang sekolah Rey segera pulang menuju rumah, sampainya di rumah Rey segera berganti pakaian dan berangkat menuju rumah Ayu.
Sampainya di halaman toko itu Rey memarkirkan motornya dan segera berjalan menghampiri Ayu yang sedang duduk di depan menjaga tokonya.
"ayo silahkan duduk kata Ayu.Rei tersenyum menganggukkan kepalanya.
"oh ya,tante Ratna dimana?"tanya rey sambil melirik isi toko itu.
"mama lagi keluar,sebentar lagi dia akan pulang"kata Ayu sambil menatap ponselnya.
"oh ya,kamu mau ngomong apa?"tanya Rey
"Rey,aku ingin minta maaf atas kelakuanku yang tidak sopan Minggu lalu"ucap Ayu.
Cuaca yang semakin mendung dan tiba tiba hujan turun sangat deras mengguyur kota itu dan suara petir bergema di seluruh kota itu Ayu dan seorang pembantunya segera menutup tokonya membuat Rey tidak sempat menjawabnya
Tiba-tiba ponsel Ayu berbunyi ternyata Bu ratna
(halo Ayu)
(halo mah,mama lagi dimana?"tanya Ayu
(mama masih di rumah nenek kamu,mama akan terlambat pulang,karena hujan sangat deras)
(oh,ya sudah.tapi mama harus pulang ya)
__ADS_1
(iya nak,mama pasti akan pulang)kata Bu Lita langsung memutus sambungan teleponnya.Ayu kembali menghampiri Rey yang masih duduk di kursi sambil menatap Ayu.
"Ayu,sebaiknya aku pulang saja.tidak bagus sepasang remaja berdua di dalam rumah"kata Rey
"ia juga sih,tapi hujan sangat deras.gimana caranya kamu pulang?
"tidak apa-apa.demi kehormatan kamu"kata Rey
"Rey,tunggu saja hujannya sampai reda aku takut kamu kenapa-kenapa di jalan"kata Ayu dengan wajah gelisah.
"bakilah"kata Rey.jam menunjukkan pukul 10:00 malam hujan yang belum reda membuat rey tidak bisa pulang ke rumah dia memutuskan untuk menginap di rumah Ayu.
Rey tidur di atas sofa dan Ayu segera masuk ke dalam kamar,sebelum dia meraih gagang pintu tiba-tiba telepon yang berada di rumah itu berbunyi.Ayu segera berlari dan mengangkat teleponnya.
(halo,)
(halo Ayu,mama gak bisa pulang nak hujan masih deras"kata Bu Lita
(gak apa-apa mah.biar Ayu tidur sendiri aja)kata Ayu
(iya mah,)Ayu langsung memutus sambungan teleponnya.
"Rey,katanya malam ini mama gak bisa pulang ke rumah"kata Ayu ngambek sambil duduk di kursi.
"besok Tan Ratna juga pasti akan datang,sekarang kamu masuk ke dalam kamar ini udah malam"kata Rey langsung berbaring di atas sofa.
"oh ya,bagaimana dengan orang tua kamu?"tanya Ayu kembali menatapnya.
"tadi aku sudah kirim pesan kepada mama kalau hari ini aku gak bisa pulang"kata Rey
"baiklah,selamat malam"kata Ayu segera beranjak menuju kamar dan berbaring diatas ranjang sambil membaca buku novel.kira-kira satu jam Ayu teringat akan Rey yang sedang tidur diruang tamu tanpa memakai selimut.
Kemudian dia keluar dari kamar dengan sebuah selimut di tangan nya.Ayu menutupi tubuh Rei hingga sebatas leher, matanya terbelalak disaat menatap wajah tampan Rey saat tidur.
Tiba-tiba Rei memeluknya sambil terkekeh hingga Ayu sangat terkejut membuat mereka berdua jatuh kelantai,Rey yang masih berada diatas tubuh Ayu seketika saling menatap dan nafas Rey terasa hanyat di wajah Ayu.
__ADS_1
Ayu yang semakin lemah mencoba untuk menghindar dari Rey tetapi Rey menekan tubuhnya Ayu ke lantai dan mendekatkan wajahnya hingga nafasnya terasa hangat di wajah Ayu.
"apa kamu sedang merayuku ?"tanya rey
"tidak,aku hanya ingin,,"lupakan saja,kata Rey langsung memotong perkataan Ayu dengan mencium bibir Ayu hingga nafasnya terbata-bata.ciuman yang selama ini dia nantikan, Ayu membalasnya dengan melingkarkan kedua tangannya di leher Rey
Nafsu kedua insan itu sekarang lebih besar dari pada rasa malu.pandangan Rey sejak tadi hanya ke wajah Ayu hingga membuat Ayu sangat lemah.
Tangan Rey sambil membuka kancing baju Ayu hingga terbuka,sedangkan Ayu hanya diam menatapnya
malam berlalu,setelah apa yang mereka lakukan mereka segera memakai pakaiannya dan berbaring di atas ranjang dengan mengenakan selimut sebatas leher.
"Ayu,aku pasti akan bertanggung jawab"pria tampan itu memeluknya hingga wanita cantik tertidur dengan nyenyak diperlukannya.
Jam menunjukkan pukul 03:00 pagi,Rey yang masih khawatir akan kedatangan Bu ratna membuatnya tidak tertidur.kemudian dia membangunkan Ayu.
"Ayu,ayo bangun"kata Rey,Ayu membuka mata dan menatap ke arah jam
"ini masih subuh"kata Ayu menguak sambil mengusap matanya.tiba-tiba Ayu menjerit kesakitan saat hendak ingin duduk di atas ranjang.Rey yang begitu perhatian menatap kebawah perut Ayu
"ah,sakit"kata Ayu sambil menatap ke bawah perutnya
"mari aku bantu"ucap Rey saat hendak ingin berdiri.
"sakit,,,"ucap Ayu menjerit pria tampan dan masih muda itu merasa kasihan saat menatapnya dia segera membantunya untuk berdiri.
"Ayu,rasa sakitnya hanya sementara.besok juga pasti akan sembuh"kata Rey memandanginya dengan penuh kasih sayang
"Ayu,pagi ini juga saya akan pergi"kata Rey sambil merapikan pakaiannya dan kembali menatap Ayu yang sedang berdiri hendak ke kamar mandi.
"bagaimana denganku?"tanya Ayu sangat kwatir dan kembali duduk ditepi ranjang
"Ayu,aku pasti akan bertanggung jawab,setelah lulus SMA aku akan menikahimu"ucap Rey.
"baiklah,kata Ayu dengan perlahan bangun dan berdiri sambil merapikan rambutnya dan juga pakaiannya,dengan rasa sakit yang dia rasakan Ayu segera membersihkan ranjangnya.
__ADS_1
Rei segera keluar dari kamar,sebelum dia meraih gagang pintu dia menoleh ke arah Ayu dan kembali menghampirinya.kemudian dia memelum Ayu dan mengusap usap rambutnya dan Rehan segera pergi dan kemudian Ayu segera masuk kedalam rumah dan melanjutkan tidur ya