
"Wah dasar yah, ternyata wanita itu tidak ada kapok nya juga." Ucap Ella sambil mengepalkan kedua tangannya.
"Kau tahu sendiri kan Margaret seperti apa" ucap Dave
Dave sudah menceritakan semuanya pada Ella sehingga membuat Ella emosi, dan ingin sekali memberi pelajaran pada Margaret karena kasar terhadap Jasmin dan juga keponakannya Ryan.
"Lihat saja, aku akan memberikan pelajaran pada wanita itu" kata Ella penuh dengan kenyakinan.
"Maragret bukan wanita tandingan mu El, dia itu wanita licik."
"Kalau dia licik, aku juga bisa lebih licik dari dia." kata Ella. "Kau juga sih, dari dulu juga sudah aku katakan, bahwa Margaret itu wanita yang tidak baik, tapi tetap saja kamu pacaran dengannya. Lihat sendirikan akibatnya,"
"Yah aku salah karena saat itu tidak mendengarkan ucapanmu."
"Tidak usah di sesali, yang berlalu biarlah berlalu."
....
"Lihat saja, hari ini kita akan mulai dengan semuanya." Kata Margaret sambil menatap pantulan dirinya di cermin.
__ADS_1
Margaret berputar di hadapan cermin dan melihat dirinya dari ujung kaki hingga ujung kepala.
"Sempurnah." katanya dengan senyum mengembang di wajahnya.
"Dave, tunggu diriku. Aku akan menjadikan mu milikku lagi, bukan menjadi milik wanita itu" Ucap nya penuh dengan keyakinan.
Lalu menghubungi sesorang yang ia tugasnya untuk memata matai Ryan di sekolah.
"Baiklah kalau begitu, aku akan kesana." Ucap Grace lalu memutuskan sambungan.
"Tunggu aku anakku, ibu akan menjemputmu dan setelah itu kita menjemput Daddy mu."
Hari ini entah kenapa perasaan Jasmin sangat gelisah, ia terus saja memikirkan Ryan yang sedang berada disekolah, hampir tiap setengah jam Jasmin menghubingi wali kelas Ryan memastikan jika Ryan baik-baik saja.
"Ada apa?" Tanya Ella yang sedari tadi memperhatikan Jasmim yang terlihat gelisah.
"Aku mencemaskan Ryan. Tapi, barusan aku menelpon wali kelasnya, katanya Ryan baik-baik saja."
"Aku siap-siap dulu, kamu juga harus bersiap-siap."
__ADS_1
"Kita mau kemana?" tanya Jasmin.
"Kesekolah Ryan." Ucap Ella lalu berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap.
Jasmin menatap Ella penuh dengan tanda tanya, ada apa denga Ella? kenapa tiba-tiba ingin menjemput Ryan, padahal jelas sekali ini belum waktunya Ryan pulang sekolah. Tapi Jasmin diam saja, ia pun bergegas untuk bersiap-siap.
Dan setelah beberapa saat, kini Ella dan juga Jasmin telah sampai ke sekolah Ryan. Ella dan juga Jasmin langsung bergegas masuk ke dalM kelas Ryan,
"ibu, aunty" ucap Ryan saat melihat Jasmin dan juga El,
Ella menjelaskan kepada guru bahwa hari ini ia menjemput Ryan karena ada urusan keluarga, sedangkan Jasmin langsung memberekan buku Ryan dan memasukkannya kedalam tas.
"Ada apa Bu?" tanya Ryan namun Jasmin tidak menjawab.
"Aunty ada apa?" tanya Ryan saat mereka sudah berada di dalam mobil
"Tidak ada apa apa sayang" Ucap Ella dan lanjut mengemudi mobilnya.
"Sial." Rutuk Margaret saat melihat Ryan keluar dari gerbang sekolah di jemput oleh Jasmin
__ADS_1
"Apa mereka tahu rencanaku? Tapi itu tidak mungkin." Margaret mengepalkan kedua tanganya melihat mobil yang di tumpangi oleh Ryan telah pergi.
"Baiklah hari ini kalian bisa lolos, tapi besok. Aku akan kembali datang menjemput Ryan dan mengambil kembali Dave dari mu Jasmin."