Wanita Bayaran

Wanita Bayaran
bab 34 Arjun dan Rosa saat di taman


__ADS_3

Hari ini adalah tepat hari selasa Rosa harus mengantarkan anaknya yang sudah berumur enam tahun untuk latihan pertunjukkan menari dari paud di sebuah tempat.


sedangkan Rehan sangat sibuk dengan urusan kantornya terkadang Rehan menghabiskan hari-harinya di Singapura bersama rekan-rekan kerjanya Walaupun begitu Rosa merasa tidak kesepian karena sudah terbiasa.


sejak kepergian bibi Siti dari rumahnya, Rosa sangat sibuk dengan aktifitasnya di mulai dari membereskan rumah dan juga mengurus anaknya terkadang dia tidak sempat untuk keluar rumah karena membantu bibi Yuna untuk beres-beres.


jam menunjukkan pukul 12:00 siang Rosa langsung pergi menuju tempat Rey saat latihan menari bersama teman sekelasnya. sampainya di ruangan Rey,Rosa langsung bertemu dengan wali kelasnya dan berkata:


"Bu, bagaimana dengan perkembangan anak saya?"tanya Rosa tersenyum.


"Bu Rosa, akhir-akhir ini Rey sering melamun dan tidak suka untuk belajar menari, pada hal pertunjukan anak-anak paud akan di adakan minggu depan "kata Bu Ririn wali kelas Rey.


disaat mendengar penjelasan gurunya Rosa hanya diam sambil menatap anaknya dengan penuh emosi sampainya di rumah Rosa langsung mengambil kemoceng dan memukul tangan anaknya berulang-ulang.


"ampun mah, Rey janji akan Rajin untuk latihan "kata Rey sambil menangis


"Rey mama gak suka punya anak yang nakal" Kata Rosa sangat marah


"mama, maafin Rey "ucapnya sambil memeluknya.


"ia, mama maafin "kata Rosa sambil mencium wajah Rey


hari berlalu begitu cepat dan keadaan Rosa yang semakin memburuk dan sering demam ditambah Rehan yang sudah hampir dua minggu tidak pulang ke rumah membuatnya semakin merindukan suaminya yang teramat dia cintai itu.


di pagi hari saat Rosa bangun dari tidur dia menatap bantalnya penuh dengan rambut yang rontok, dengan kebingungan dia berjalan sambil menghadap cermin air matanya langsung meluncur saat menatap kulit kepalanya karena rambut nya yang semakin rontok.


kemudian dia berjalan ke kamar mandi dan berpakaian, setelah siap berpakaian Rosa langsung pergi menemui dokter Arjun ke rumah sakit .


sampainya di rumah sakit, Arjun sangat terkejut disaat menatap Rosa berjalan dengan memakai topi untuk menutupi kepalanya,sesekali Rosa melirik kiri kanannya yang sedang menatapnya karena memakai topi.


"Rosa,"teriak Arjun saat hendak keluar dari ruang inap pasien yang lain.


"Arjun, aku ingin bicara dengan kamu" kata Rosa menatapnya


"baiklah, silahkan duduk "kata Arjun saat masuk keruangan nya


"Arjun, lihatlah!! "kata Rosa sambil menunjukkan kepalanya


"ada apa dengan rambutmu?"tanya Arjun sambil menatapnya.


"apa kamu tidak lihat? rambut ku sudah banyak yang rontok "kata Rosa dengan mata berkaca-kaca


"Rosa, sejak kapan rambutmu Rontok seperti ini? "tanya Arjun menatapnya


"Sejak tiga hari yang lalu"jawabnya

__ADS_1


"Rosa, ayo berbaring lah biar saya periksa keadaanmu "kata Arjun


"baiklah! "kata Rosa sambil berbaring


setelah beberapa menit Arjun memandanginya penuh dengan kasihan, Arjun tidak ingin melihat Rosa bersedih dan memikirkan penyakitnya itu.kemudian Arjun memberikan resep obat untuk Rosa sambil berkata:


"Rosa, sebaiknya kamu dirawat di rumah sakit saja "kata Arjun


"tidak usah, aku masih kuat"jawabnya


"Rosa, kalau bisa sebaiknya Rehan harus menemanimu saat kemana-mana "kata Arjun


"Arjun, kamu kan sudah tau Mas Rehan sangat sibuk dengan pekerjaannya "kata Rosa


"aku masih kuat dan masih bisa berjalan dengan sendiri "kata Rosa


"Rosa, ini hanya demi keselamatanmu!"kata Arjun


"baiklah, nanti akan saya bicarakan dengan suami saya"kata Rosa menundukkan kepalanya


"Arjun, "ucap Rosa menatapnya


"iya, ada apa Rosa? "tanya Arjun menatapnya


"boleh, tapi hanya untuk 30 menit" kata Arjun tersenyum sambil menatap jam tangannya


"terimakasih, "kata Rosa langsung menggandeng tangan Arjun dengan gembira.


Arjun hanya tersenyum dengan jantung deg-degan disaat Rosa menggandengnya, Arjun yang begitu sangat mencintai Rosa sangat bersemangat berjalan menuju keluar. sedangkan perasaan Rosa biasa saja


Rosa hanya menganggap Dokter Arjun sebagai sahabatnya sejak dari kecil.


sampainya diparkiran Arjun langsung masuk kedalam mobil bersama Rosa dan mengendarai mobilnya menuju taman tempat biasanya mereka bermain diwaktu masih kecil, sampainya di taman mereka langsung duduk dibawah pohon saling menatap dan berkata:


"Rosa, apa kamu masih ingat waktu kita masih kecil saat bermain di taman ini? "tanya Arjun menatapnya


"iya, saya masih ingat "kata Rosa tersenyum


"Rosa, aku ingin bertanya lagi "


kata Arjun menatapnya


"kamu mau nanya apa lagi?"


tanya Rosa tersenyum

__ADS_1


"apa kamu masih ingat, waktu itu kamu sering di Jahatin orang? "


tanya Arjun


"ya, aku masih ingat kamu itu selalu belain aku dan aku selalu berjanji untuk selalu bersama saat kemana-mana "Arjun langsung memotong perkataan Rosa


"Rosa, sekarang wanita yang sudah berjanji akan menemani ku sudah menikah dengan pria lain "kata Arjun menatapnya


dada Rosa terasa sesak dan tidak dapat berkata-kata disaat mendengar perkataan Arjun


Rosa langsung menutup mulutnya dengan sebelah tangannya karena perkataannya dan janji-janjinya di waktu masih anak-anak bersama Arjun


"Rosa, seandainya kamu tau hati aku sangat hancur sejak kamu menikah dengan Rehan "kata Arjun dengan mata berkaca-kaca.


sedangkan Rosa hanya diam saja


kemudian Arjun menarik kedua tangan Rosa dan menatap wajahnya sambil berkata:


"Rosa, aku tidak tau harus cari kemana wanita yang seperti dirimu "kata Arjun menggelengkan kepalanya


"cukup Arjun,itu kan masa kecil sekarang kamu mau apa? "kata Rosa sambil menangis


"dimana janji-janji manis kamu itu? "tanya Arjun


"sudah lupakan saja, itu kan dimasa anak-anak "kata Rosa sambil berjalan


"Rosa, " teriak Arjun menghentikan langkah Rosa


"kamu mau apa lagi Arjun?"


tanya Rosa menatapnya


"Rosa, aku sangat mencintaimu dan aku tidak sanggup hidup tanpa kamu"kata Arjun sambil menangis


"apa? tidak Arjun, aku tidak mencintaimu dan aku sudah menikah dengan Rehan "kata Rosa dengan kedua tangan di atas dada


"Rosa, apa kamu bahagia hidup dengan suami orang? "perkataan Arjun membuat Rosa semakin marah


"cukup Arjun hentikan pertanyaan kamu "kata Rosa sambil menangis


"Rosa, menikahlah dengan ku dan aku akan Terima kamu apa adanya, Rehan itu suami orang seharusnya kamu malu "kata Arjun membuat Rosa semakin marah. dengan merasa emosi Rosa langsung menampar wajah Arjun dan berkata.


"Arjun, aku sangat mencintai Mas Rehan dan aku sangat menyesal mengajak kamu kesini,tadinya aku hanya ingin bertanya sesuatu.sudah lah lupakan saja aku akan pergi "kata Rosa langsung pergi dengan berlinang air mata.


"Rosa,,Rosa!"teriak Arjun namun Rosa tidka peduli dia segera berjalan dengan cepat dan meninggalkannya sendirian.

__ADS_1


__ADS_2