
Bugh!
Bara menangkap tubuh Kejora yang terjatuh.Kejora terus saja memegang pinggang nya menahan rasa sakit yang menurut nya tidak bisa di jelaskan.
"Kejora bangun!"Teriak Bara,dengan keras,saat Kejora menutup mata nya.
"Kejora,aku mohon,jangan tinggalkan Aku,Aku mohon,bangun lah"Bara berusaha memanggil wanita yang beberapa jam yang lalu sudah ia pinang,meskipun tidak di sambut hangat oleh wanita itu.
"Percuma kau berteriak wanita itu tidak akan bangun!"Cibir salah satu pria yang bertopeng,Bara menatap nyalang ke arah mereka berdua.
"Bang-sat,siapa sih kalian,apa mau Kalian,apa kalian mau uang Hah?"Teriak Bara,yang tidak bisa menahan amarah nya lagi.Netra nya memerah,serta buliran bening mulai tergenang di pelupuk mata.
"Kejora,bangun,Aku janji akan memperlakukan mu lebih baik lagi,aku tidak akan bertengkar dengan mu lagi,aku janji!"Ucap Bara bersungguh-sungguh.
Kruuk...Kruuk...
Tentu saja suara perut yang berasal dari perut Kejora membuat Bara kaget.
"Ha...Ha...Ha..."Tiba-tiba dua orang pria yang bertopeng itu tertawa begitu keras sehingga membuat Bara menoleh ke arah mereka dengan netra yang memerah.
"Ppfff..!"Kejora menahan tawa nya,dan segera membuka mata menatap Bara dengan netra yang di penuhi buliran bening.
"Kejora!"Teriak Bara,yang segera berdiri,lalu pandangan nya teralih ke arah dua pria yang sedang membuka topeng mereka.
"Aldo?Satria?"Lanjut Bara,lalu melirik ke arah Kejora yang sedang tersenyum bahagia sudah berhasil menipu pria itu.
"Surprise...!"Seru Putri dan juga Azizah yang keluar dari tempat persembunyian,membawa kotak kue di tangan Putri dengan lilin yang masih menyala.
"Kalian berlima kompak ngerjain aku?"Bara menatap satu persatu orang yang telah menipu nya.
"Aku sudah pernah bilang pada mu bukan,aku akan membalas mu!"Sahut Satria dengan senyuman bahagia nya,lalu merangkul pinggang sang istri.
"Kamu juga,dan kamu juga!"Bara menunjuk ke arah semua orang,"Kalian semua tega,mempermainkan perasaan ku!"Bara lalu pergi meninggalkan tempat itu.Kejora langsung mengejar Bara,dan mencoba membujuk pria itu.
__ADS_1
"Bar,Bara!"Teriak Kejora,yang berusaha meraih yang Bara,namun berkali-kali di tepis oleh Bara,saat Kejora ingin memegang tangan nya.
"Mas bagaimana ini,seperti nya,Bara benaran marah!"Bisik Azizah,
"Tidak akan kami tenang saja,Bara itu lebih jago akting nya dari pada kita!"
Aldo dan Putri,melihat dua orang yang sedang menyelesaikan masalah mereka berdua,seraya memegang kue ultah milik Bara,tepat di hari ini berusia,dua puluh enam tahun.
"Kamu sengaja ngerjain aku begini tujuan kamu untuk apa sih?"Tanya Bara,dengan menatap tajam ke arah Kejora.
"Aku enggak niat mau ngerjain kamu.Namun,dua orang itu kata nya mau memberikan surprise untuk ultah mu,maafkan aku ya!"Kejora memegang tangan Bara,seraya tersenyum ke arah Pria itu yang sedang cemberut di tambah lagi kesal.
Bara tidak merespon ia masih menatap tajam ke arah Kejora.
"Maafkan aku ya..ya..ya..ya.."Ucap Kejora lagi,sembari memperlihatkan wajah imut nya,tentu saja Bara luluh dan tidak tahan saat melihat mata Kejora yang berkedip imut seperti kelinci putih.
"Eeeemmm"Sahut Bara singkat memalingkan wajah nya.
"Benaran?"
"Makasih "Kejora langsung memeluk Bara.
"Semoga keceriaan hari ini menyertaimu di tahun-tahun mendatang. Semoga cinta kita tumbuh lebih kuat setiap hari! Selamat ulang tahun untuk calon suami ku yang ganteng,Happy Birthday"Ucap Kejora dengan tulus,langsung membuat Bara kesemsem dengan pernyataan Kejora.
"Happy Birthday adik ipar semoga Allah selalu menyertai setiap langkah mu!"Putri berjalan ke arah Bara bersama sang suami dengan membawa kue di tangan nya.
"Ku ucapkan selamat ulang tahun yang paling tulus untuk adik laki-lakiku. Semoga setiap hari dalam hidupmu diberkati dengan harapan, kemakmuran, dan cinta!"Ucap Aldo.
"Terimakasih Do!"Bara memeluk Aldo,dan Aldo menepuk pelan punggung adik Tiri nya itu,lalu ia menyalami tangan Putri sebagai kakak ipar.
"Selamat ulang tahun temanku. Semoga kamu selalu diberi Allah kemudahan dalam menjalani semua urusan dan selalu menjadi pribadi yang lebih baik daripada sebelumnya"
"Serta mulia buat kamu Semoga lancar usaha nya,semakin sukses dan banyak rezeki"Satria dan Azizah memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk Bara.
__ADS_1
"Terimakasih Bro!"Bara memeluk Satria,mereka berenam merayakan ulang tahun Bara.
"Nih!"Aldo memberikan sebuah amplop berwarna coklat kepada Bara.
"Apa ini?"
"Buka lah"
Bara segera membuka nya dan melihat isi amplop tersebut,tentu saja itu membuat Bara terkejut,lalu menatap Aldo.
"Kamu jangan salah paham,aku tidak mengusir mu dari rumah,hanya saja Kejora lebih senang tinggal terpisah setelah menikah,katanya lebih mandiri !"Ungkap Aldo,Bara menoleh ke arah Kejora,wanita itu tersenyum.
"Aku yang memilih rumah ini,memang sih tidak sesuai harapan mu,tapi Bara lihat lah rumah ini begitu adem dan nyaman!"Pungkas Kejora,Bara langsung memeluk Kejora.
"Terimakasih sudah memilih aku untuk teman hidup mu!"Kejora hanya bisa tersenyum,dan air mata nya ikut menetes.Sebagai adik tiri,tentu saja Bara tidak akan mengatakan apapun kepada Aldo,apalagi saat ini Aldo telah menikah dan berumah tangga.
"Jadi,kapan acara kelangsungan pernikahan kalian?"Tanya seseorang yang baru saja datang,mereka semua menoleh,bukan hanya seorang saja,tapi ada Mela,Sella dan juga Andara yang datang ke rumah itu.
"Papa,Mama!"Bara langsung memeluk ibu nya.
"Selamat ulang tahun anak ku,semoga kamu menjadi suami yang baik dan selalu menyayangi istri mu kelak!"
"Amiin.Terimakasih ma!"
"Papa sudah menyiapkan acara pernikahan kalian,Papa sudah membicarakan itu semua dengan dokter Sella!"
"Terimakasih Papa"Bara memeluk Andara,di dalam ruangan yang penuh haru biru,ada Aldo yang diam-diam meneteskan air mata nya melihat Bara dan ke dua orang tua nya.
"Kamu bangga?"Bisik Putri menepuk pelan punggung Aldo,dan Pria itu mengangguk nya.
"Tentu saja Aku bangga dan senang,yang ku takutkan ternyata hanya lah perasaan ku saja.Aku senang melihat mereka akur,aku tidak ingin Bara merasa di kecilkan atau tidak di perhatikan oleh orang tua kami,aku ingin Kau dan Bara hidup bahagia,dan tidak pernah terjadi kesalahpahaman dalam keluarga!"Ungkap Aldo,Putri menyeka air mata Aldo,pria ini tersenyum.
"Terimakasih sayang,sudah menjadi Kakak yang baik untuk Adik mu"Mela datang memeluk Aldo,dan Aldo membalas pelukan hangat itu.
__ADS_1
"Ayo kita potong kue nya!"Satria mencairkan suasana yang tegang,haru dan bahagia itu,semua orang pun bergegas ke ruang tamu,Azizah juga ikut membantu menyiapkan minuman dan segala keperluan di sana.