Wanita Cadar Tanpa Mahkota

Wanita Cadar Tanpa Mahkota
Malam


__ADS_3

Azizah tak henti-henti nya menangis,bukan karena ia mengetahui kebenaran dari peristiwa yang menimpa diri nya dulu,tapi disaat dia sudah jatuh hati kepada Satria,tapi malah terungkap sebuah rahasia yang membuat Azizah terluka dan kembali kecewa.


"Kenapa aku harus mencintai pria yang jelas-jelas telah menghancurkan hidup ku,bahkan dia tidak datang untuk meminta maaf,dia menikahi ku dengan alasan menyelamatkan kehormatan keluarga ku,tapi ternyata dia dalang di balik semu peristiwa itu,kenapa Mas,kenapa ?"Hiks...Hiks.Azizah duduk di atas kasur nya.


Sunarsih yang duduk di ruang tamu terlihat gelisah dengan keadaan anak nya itu,Sunarsih tidak ingin sesuatu terjadi,bahkan Sunarsih mengharapkan yang terbaik dan hal-hal baik untuk anak nya.


Tepat jam 21:00 malam.Suara ketukan pintu mengagetkan Sunarsih.


Tok...Tok ..Tok...


"Azizah!"Teriak Satria dari luar,Sunarsih langsung tahu jika yang datang adalah menantu nya,suami dari Azizah.


Ceklek !


"Mau apa kamu kesini?apa belum cukup kamu menghancurkan kehidupan anak ibu.Apakah kamu puas telah menipu nya selama ini?"Terlihat raut wajah Sunarsih penuh kekecewaan terhadap Satria.


"Bu,Satria mohon,dengar 'kan penjelasan Satria.Satria tidak melakukan itu dengan sengaja,dan Satria tidak berniat untuk menyembunyikan ini semua dari Azizah!"Satria mencoba meraih tangan Sunarsih yang selalu di hindar oleh wanita itu.


"Cukup,kamu tidak perlu lagi menjelaskan nya,kami sudah cukup tau,orang kota seperti kamu hanya bisa menghancurkan hidup kami orang kampung!"Pungkas Sunarsih.


"Bu,Satria meminta maaf,tolong jangan usir Satria,ijinkan Satria bertemu dengan Azizah Bu!"


Dugh!


Satria berlutut di depan Sunarsih,membuat wanita itu iba.Apalagi saat melihat raut wajah Satri yang begitu tulus memohon maaf kenapa Sunarsih.


"Bu,Satria mohon,beri kesempatan untuk Satria menjelaskan semua nya!"Masih dengan perasaan yang enggan untuk berdamai,namun Sunarsih sendiri tidak tega melihat menantu nya yang berlutut di depan dirinya.


"Kita bicara di dalam"Akhirnya Sunarsih memperbolehkan Satria untuk masuk.


Tiba di dalam rumah,Satria pun menjelaskan semua nya kepada Sunarsih,tentang apa yang telah terjadi.Bahkan,juga Sunarsih menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Sunarsih.


"Begitulah Bu cerita yang sesungguh nya,aku baru mengetahui itu semua dari Aldo teman ku,dan aku benar-benar tidak sengaja menyembunyikan itu semua dari Azizah Bu,aku sendiri baru tahu hari ini jika korban masa lalu adalah istri ku sendiri!"Ungkap Satria,pria itu berulang kali memohon maaf kepada Sunarsih ibu mertua nya itu.

__ADS_1


"Nak Satria,ibu percaya pada mu,tapi ibu tidak yakin pada Azizah,apa dia mau memaafkan mu atau tidak.Azizah memang wanita yang lembut dan pemaaf,tapi ibu tidak tahu untuk hal ini.Namun,kamu harus berusaha untuk mendapatkan hati nya lagi,ibu mendukung mu,kamu harus berusaha lebih keras lagi,untuk saat nya kamu meresmikan pernikahan mu dengan Azizah!"


"Bu,Satria sudah meminta paman Dika untuk mengurus buku nikah Satria dan Azizah,bahkan mungkin itu sudah siap"


"Azizah ada di kamar nya,kamu bujuk lah dia,ibu tahu dia belum tidur,dari tadi dia hanya menangis di kamar!"


"Baik Bu!"


"Ibu mendukung mu,tetap semangat!"Ucap Sunarsih menyemangati menantu nya itu.


Setelah bangkit dari duduk nya,Satria berjalan ke arah kamar Azizah,ia berdiri tepat di depan kamar itu,sesekali menoleh ke arah Sunarsih,yang sedang melihat nya,Sunarsih memberi kode agar Satria mengetuk pintu kamar Azizah.


Tok..Tok..Tok...


"Bu,Azizah tidak mau di ganggu!"Sahut Azizah dari dalam.


"Sayang,ini aku,ayo kita pulang!"Ajak Satria langsung tanpa basa basi.


"Sayang,maafkan aku,kamu salah paham,ibu sudah memberitahu aku semu nya,keluarlah kita perlu bicara,ayo kita selesaikan semua nya!"Ujar Satria,mencoba membujuk Azizah.


Beberapa menit kemudian,suasana dari dalam kamar hening tidak bersuara,bahkan Azizah tidak menjawab atau menanggapi ucapan Satria lagi.


Tok..Tok...Tok...


"Sayang,buka pintu nya,diluar banyak nyamuk!"Ucap Satria yang sudah kehabisan ide untuk membujuk sang istri,Sunarsih hanya bisa menggelengkan kepala nya,lalu pergi menuju kamar nya,ia membiarkan dua orang itu menyelesaikan masalah mereka.


"Sayang..."Panggil Satria lagi,tapi Azizah tidak merespon.


"Nak,kalau kamu istirahat,istirahat lah di sofa,Azizah tidak akan membuka pintu nya,ini selimut dan bantal untuk mu"Sunarsih memberikan bantal dan selimut untuk menantu nya Azizah menguping dari balik pintu.


Azizah sangat paham,kalau di ruang tamu pasti banyak nyamuk,bahkan ia tidak berniat untuk membuka pintu.


"Sayang..."Panggil Satria lagi,sebelum ia pergi dari depan kamar Azizah.

__ADS_1


"Sayang,aku minta maaf,aku tahu aku salah!"Sudah memohon maaf hampir lebih dari dua jam.Namun,Azizah tidak juga keluar dari kamar nya.


Dengan raut wajah yang kecewa Satria menuju sofa,lalu meletakkan bantal di atas sofa,sebelum ia berbaring di atas nya.


Satria masih sempat melirik ke arah kamar Azizah,masih memastikan kalau istri nya akan membuka pintu kamar.Namun,kenyataan nya,sampai Satria terlelap,bahkan Azizah tidak membuka pintu.


Ke esokan pagi nya. . .


Begitu selesai sholat subuh,Sunarsih keluar dari kamar nya,mendapati sang menantu yang sedang sholat,Sunarsih tersenyum,ia tidak salah mendukung menantu seperti Satria.


Sunarsih langsung pergi menuju dapur untuk memasak dan menyiapkan sarapan untuk anak dan menantu nya.


Jam 07:12,Azizah tidak keluar dari kamar walaupun hanya sesaat.Bahkan ia tidak keluar untuk sarapan,membuat Sunarsih atau Satria takut.


"Dia tidak makan sejak semalam !"


"Bu,aku akan membujuk nya,lagi!"Satria langsung keluar dari dapur menuju halaman samping rumah Azizah.


Tok...Tok...Tok...


Satria mengetuk jendela kamar Azizah,


"Sayang,ayo kita sarapan,kalau tidak kamu nanti akan sakit!"


"Mas,aku mohon berhenti menganggu ku!"Tegas Azizah yang berdiri di dekat jendela.


"Sayang,aku minta maaf,aku tidak bermaksud menyembunyikan itu semua dari mu,selain kamu tidak pernah cerita,aku juga tidak tahu,jika wanita itu adalah kamu!"Pungkas Satria.


"Sama saja,kamu telah menghancurkan hidup ku selama dua tahun itu mas!"


"Maafkan aku sayang,mas janji,mas akan menuruti semua keinginan mu.Apapun yang kamu mau!"


"Aku mau,mas ceraikan Aku!"Mendengar jawaban itu membuat Satria terdiam,dan membuat Sunarsih syok.

__ADS_1


__ADS_2