Wanita Cadar Tanpa Mahkota

Wanita Cadar Tanpa Mahkota
Bali


__ADS_3

Berada di tempat yang jauh dari orang yang tidak mengharapkan keberadaan nya,adalah sesuatu yang membuat Satria sedikit lega.Satria tidak ingin di hadapkan dengan pilihan yang kadang tidak bisa membuat nya untuk memilih,sebisa nya ia mencari cara untuk membuat semua nya menjadi baik-baik saja.


Dua hari berada di Bali,bukan lah waktu yang singkat,bahkan ke dua nya sudah bermain berbagai tempat,tentu saja Aldo dan Bara selalu mengikuti mereka.


"Belum tidur?"Satria duduk di samping Azizah yang sedang membenarkan ponsel nya.


"Belum mas,ponsel ku tidak bisa menyala,padahal aku ingin menghubungi ibu besok pagi!"


"Coba aku liat!"Satria mengambil ponsel yang ada di tangan Azizah,lalu memeriksa nya.


"Jatuh ke air ?"Satria melihat Azizah yang mengangguk,"Sudah tidak bisa di perbaiki lagi,besok kita cari yang baru.Sudah malam ayo kita tidur,biar besok punya tenaga banyak untuk keliling pantai Bali!"Ujar Satria,menyimpan ponsel butut milik Azizah,di dekat lampu tidur.


"Baiklah mas!"Azizah pun membenarkan posisi nya,dan menarik selimut untuk menutupi ke dua tubuh mereka,sebelum tidur,Satria lebih dulu mengecup kening sang istri,sembari mendoakan yang baik untuk mereka berdua.


* * *


Seperti biasa,Aldo dan Bara lebih dulu tiba di restoran resort,ke dua nya menunggu Satria dan Azizah untuk sarapan bersama.


"Kenapa kita harus menunggu mereka?mereka pasti bergadang karena bermain bola!"Ketus Bara,yang kesal sudah menunggu begitu lama.


"Bacot!"Bara langsung diam,setelah di marahi oleh Aldo,dan mengerucutkan bi-birnya.


"Itu mereka"Aldo menunjuk ke arah Satria dan Azizah yang berjalan sembari menggandengkan tangan,Bara yang melihat nya langsung tersenyum smirk.


"Sudah Ku katakan,kamu bisa liat wajah Satria,pasti menang banyak gol banyak dia!"Tukas Bara,yang semakin geram dengan perut nya yang keroncongan.


"Sudah lama?"


"Belum lima jam"Sahut Bara,Aldo langsung memelototi Bara,agar menjaga sikap di depan Azizah,


"Kenapa tidak sarapan duluan,tidak perlu menunggu kami"Ujar Azizah dengan lembut.


"Tidak masalah,biar sama-sama sarapan,aku belum memesan,karena menunggu kalian"Aldo segera memanggil pelayan dan mereka segera memesan makanan nya.

__ADS_1


Tiga puluh menit berlalu,mereka semua telah selesai sarapan bersama,tiba-tiba kedatangan putri mengejutkan mereka semua.


"Aku harap,aku belum terlambat!"Semua orang menoleh melihat ke arah Putri,


"Tentu saja tidak!"Sahut Bara yang langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Kalian mau pergi kemana setelah ini?"Tanya Putri dengan ramah.


"Kita akan pergi ke pantai Jimbaran!"


"Waah,kebetulan sekali,aku juga ingin kesana,pantai Jimbaran berlokasi di pulau dewata yang tidak hanya memiliki sisi keindahan saja tapi menawarkan sisi romantis juga. Pantai ini sangat cocok digunakan untuk bulan madu!"Tukas Putri yang tersenyum ke arah Azizah dan Satria.


"Oh ya,kalian belum berkenalan 'kan?.Ini Satria dan ini istri nya Azizah,ini putri,anak pemilik resort ini teman papa!"Pungkas Aldo,mereka bertiga berkenalan,dan langsung menjadi teman akrab,apalagi Putri wanita yang ramah,dan tidak neko-neko.


Putri meminta mereka untuk menunggu nya di depan restoran,sementara putri pergi mengambil mobil di parkiran resort.


Sementara mereka menunggu Putri.Satria dan Azizah sibuk dengan keromantisan mereka,membuat ke dua pria jomblo ini merasa iri dan hanya bisa senyum-senyum sendiri melihat Satria yang begitu posesif kepada Azizah.


"Sayang,coba aku liat,seperti nya ada debu nempel di hijab mu"Modus Satria agar bisa menyentuh kening Azizah,dan Satria juga beberapa kali mengecup punggung tangan Azizah membuat Azizah malu dengan Aldo dan Bara.


"Maaf blo...Kadang bikin iri"Ledek Satria,langsung di tatap dengan nyalang oleh Aldo,


"Dasar tukang bucin tidak tau tempat!"Cibir Bara yang kesal,


Tit..Tit..


Mobil Putri pun tiba,Putri berhenti tepat didepan mereka,Aldo segera membuka pintu depan dan duduk di sebelah Putri.


"Aku di belakang aja,tidak mau satu barisan dengan Satria,bisa ma-ti aku melihat kebucinan dia!"Azizah hanya bisa menahan tawa nya saat melihat kelucuan mereka setiap saat,melengkapi hari-hari mereka.


"Serah lu!"Satria segera membuka pintu untuk Azizah,Bara pun segera mengambil posisi nya.


Tak menunggu lama,Putri pun langsung melajukan mobil nya ke tempat tujuan.Sudah lima menit perjalanan,Aldo melirik ke arah Putri.

__ADS_1


"Kalau kamu capek aku bisa kok gantian!"


"Tidak apa-apa,sudah mau dekat,nanti saja waktu pulang kita gantian "


"Oke"Dari belakang,Satria memperhatikan kedekatan mereka berdua,apalagi Satria jarang melihat Aldo yang nyaman dengan lawan jenis,bahkan bisa langsung dekat,hanya sekali bertemu.


"Terus-terus"Cetus Bara yang duduk paling belakang,menyindir Satria,yang mengelus kepala Azizah yang sedang menyender di bahu Satria.


Satria segera menoleh memberikan tatapan maut kepada Bara,seketika Bara bungkam saat melihat tatapan maut dari Satria.Dan jari tengah yang di berikan Satria kepada Bara.


"Sialan!"Gumam Bara yang kesal,lalu melanjutkan tidur nya.


Putri membelokkan mobil nya ke arah pintu masuk,sebelum ia memarkirkan mobil nya lebih dulu,putri menyuruh Satria untuk membangunkan Bara yang tertidur.


"Bar,bangun kita sudah sampai.Bara!"


"Ee..Ya!"Sahut Bara mengucek ke dua mata nya,lalu menguap sebentar dan juga merenggangkan otot-otot nya,setelah Putri memarkirkan mobil Bara orang pertama yang turun dari mobil.


"Bali...I'm coming!"Teriak Bara dengan keras,tidak lupa tangan nya ikut di rentangkan oleh nya.


"Benar-benar norak adik mu Aldo!"Ketus Satria,Aldo hanya bisa menggelengkan kepala nya,apalagi melihat tingkah Bara yang keganjengan,semua perempuan yang lewat di godain oleh Bara.


"Dia lebih aktif dari mu,seperti nya kamu lebih banyak diam dari Bara!"Ujar Putri,Aldo hanya tersenyum saja menanggapi perkataan Putri,memang benar,Bara lebih aktif dari Aldo.Aldo orang nya lebih baik diam ketimbang Bara.


"Ayo turun,seperti nya ini mau turun hujan"


"Jangan hujan dulu,baru juga sampai"Sahut Putri,


"Makanya ayo turun "Putri mengangguk,Satria dan Azizah sudah duluan turun.


Setelah memastikan semua orang turun,Putri segera mengunci mobil nya,mereka berempat berjalan ke arah Bara yang sedang memesan tempat duduk untuk lima orang.


"Tidak berjemur?"Tanya Aldo,

__ADS_1


"Males berjemur sendiri,kalau ada Bule mau aku temani!"


"Heeem"Aldo kembali menghela nafasnya,Bara memang tipe orang yang suka mencari perhatian apalagi kepada lawan jenis.


__ADS_2