
Azizah sedang berbelanja kebutuhan nya dan juga serta beberapa kebutuhan baby Arkana dan Raka.Azizah sengaja pergi sendiri,agar Arkana ada yang jagain,karena Arkana masih tertidur di rumah.
Beberapa jam telah berlalu,jam sudah menunjukkan pukul lima sore.Azizah pun bergegas untuk kembali pulang.
"Azizah"panggilan seseorang yang membuat Azizah menghentikan langkah kaki nya,lalu berbalik dan melihat siapa orang yang telah memanggil nya.
"Ustaz Zaki?"gumam Azizah,lalu wanita ini kembali berbalik,dan tidak ingin berbicara mengenai apapun dengan pria yang pernah membuat ia trauma akan pernikahan.
"Tunggu! kenapa kamu menghindar? aku hanya ingin menyapa,apa itu salah? sebagai orang yang pernah singgah di hati kita,bukan kah ini hanya sikap wajar saja?"
Azizah menaikan alisnya mendengar ucapan Zaki.Bagaimana bisa pria seperti Zaki berkata seperti itu,bukan kah seharusnya dia tidak akan mengingat masa lalu itu lagi?
Baik Zaki atau Azizah sudah bahagia dengan masa depan mereka sendiri.Untuk apa Zaki datang mempertanyakan hal itu lagi.
"Di antara kita berdua tidak ada urusan lagi ustaz,dan tidak sepantasnya kita berbicara begini tidak enak di lihat oleh orang lain"setelah mengatakan itu,Azizah pun pergi meninggalkan Zaki.
"Aku mendengar suami mu mengalami kecelakaan pesawat,apa kamu baik-baik saja"
"Ustaz,itu bukan urusan ustaz,aku baik-baik saja,saya mohon berhenti menanyakan masalah pribadi saya.Dan satu lagi,suami saya baik-baik saja,dan sampai kapan pun dia akan menjadi suami terbaik untuk saya,anda tidak perlu bersusah payah untuk mengetahui dan mencari tahu,bagaimana kehidupan rumah tangga kami.Setelah hari dimana Anda memutuskan untuk tidak menikahi saya,maka hari itu juga saya sudah putuskan tidak pernah mengenal Anda!"pungkas Azizah,dan pergi melanjutkan jalan nya.
Dari jauh,seseorang yang baru saja selesai bekerja,memperhatikan istri nya sedang di goda oleh orang lain,yang tak lain adalah mantan calon suami nya di masa lalu.
"Azizah apa sulit nya sih untuk saling memaafkan!"
"Memaafkan tidak sulit,yang sulit adalah melupakan bagaimana keluarga anda menghina dan memaki saya,serta mempermalukan saya waktu itu,padahal jelas-jelas saya adalah korban.Anda tidak perlu khawatir,saya sudah memaafkan anda berserta keluarga anda"
"Azizah tunggu!"
"Apa anda tidak dengar apa yang di katakan istri saya? seharusnya anda bisa menjaga harga diri anda sebagai seorang pria yang alim,bukan menganggu istri orang lain"
Suara itu mengagetkan Azizah serta Zaki.Satria segera berjalan mendekati Azizah,dan merangkul pinggang sang istri.
"Anita kamu bisa kembali lebih dulu ke kantor,kita akan membahas ini besok!"
"Baik Pak,saya permisi"Anita pun pergi meninggalkan mereka.
"Ayo sayang kita pulang"Satria pun membawa Azizah pergi dari sana.Zaki hanya bisa melihat kepergian dua orang itu dengan mesra.
"Kenapa tidak katakan kalau kamu berbelanja disini,aku 'kan bisa menjemput sebelum kemari!"
"Aku tidak tahu mas meeting nya disini"
__ADS_1
"Aku juga baru tau,pas tiba di kantor sayang"
"Yasudah,kita pulang dulu"
Satria pun pulang dengan mobil yang lain,bersama dengan Azizah.
* * *
Malam pun tiba,terlihat Arkana yang sudah terlelap.
"Dimana Rani?"tanya Satria,
"Ada di kamar nya,biarkan Arkana tidur bersama kita mas"
"Eeemm,kalau begitu ayo kita tidur,bukan kah,besok acara pernikahan Bara?"
"Iya mas"
Azizah segera membenarkan posisi tidur nya Arkana,lalu ia tidur disebelah sang anak.Satria juga naik ke atas ranjang dan tidur di sebelah kiri Arkana.
Sungguh Keluarga yang begitu harmonis,meskipun ada yang kurang,namun mereka berusaha untuk melengkapi nya agar tidak terlihat selalu bersedih dengan kondisi Raka.
Besok nya. . .
"Mas,bukan nya mereka udah ijab Qabul ya?"
"Iya sudah,hari ini hanya acara resepsi nya saja"
"Eeeemmm"jawab Azizah singkat,sembari membawa Arkana keluar dari kamar mereka.
Tiba di ruang tamu,Rani dan Atun sedang menunggu majikan mereka.
"Nyonya,biarkan Arkana tinggal bersama kami saja.Nanti Anda kerepotan saat berada disana"
"Loh,memang nya tidak apa-apa Bi kalau kami tinggal?"tanya Azizah,
"Tentu saja tidak apa - apa,itu 'kan sudah tugas kami menjaga dan merawat den muda"sahut Atun,
"Udah sayang,Arkana titip sama mereka saja.Biar kita berdua bisa pacaran"goda Satria.
"Eh,mana boleh pacaran,pacaran itu dosa tau"cetus Azizah,Satria langsung membulatkan mata nya.
__ADS_1
"Dosa apa nya?kita 'kan suami istri bukan nya kita sudan halal ya sayang?"Satria sendiri ikut bingung.
"Oh iya,lupa.He he he"Azizah pun terkekeh sehingga membuat Satria menepuk pelan jidat nya.
Rani dan Atun juga menertawakan majikan mereka yang sudah lama tidak melihat mereka tertawa begitu bahagia.
"Yasudah kalau begitu,Bi Aku titip Arkana ya,di lemari es ada stok Asi untuk Arkana kalau nanti kami pulang terlambat.Tapi,kalau ada apa-apa segera hubungi kami ya Bi"
"Iya Nyonya.Hati - hati di jalan Den dan Nyonya"
"Iya Bi,Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"jawab Rani dan Atun bersama.
Beberapa jam kemudian . . .
Azizah bingung dan heran,sebelum nya ia tidak bertanya kepada suami nya dimana acara pernikahan Bara.
"Loh,kenapa ke arah villa kita mas?"
"Karena,resepsi Bara di adakan di villa kita sayang!"
"Oh,aku enggak pernah tahu mas"
"Karena kamu enggak pernah nanya"sahut Satria,lalu berhenti tepat di depan sebuah villa yang indah dan mewah dengan dua lantai.
Semua tamu undangan telah tiba,bahkan terlihat begitu meriah acara pernikahan tersebut.Berbeda dengan acara pernikahan Aldo sebelumnya.
Menurut informasi dari Satria,villa ini di sewa oleh Aldo atas kado pernikahan untuk adik nya.Mereka juga memberikan fasilitas yang lain untuk Bara dan Kejora.
"Ayo kita masuk,seperti nya mereka sudah menunggu kita "pungkas Satria,Azizah hanya menurut saja.Dengan begitu posesif Satria merangkul pinggang sang istri.Pria ini begitu takut jika ada pria lain yang akan melirik istri nya.Meskipun Azizah sudah menutupi wajah nya dengan cadar,itu tidak mengurangi kecantikan yang terpancar dalam diri Azizah.
"Kenapa baru datang"seru Aldo,saat melihat Azizah dan Satria baru saja tiba.
"Maaf,tadi kami menunggu Arkana bangun"
"Lalu,dimana Arkana,kenapa kalian tidak membawa nya"
"Arkana tidak bisa pergi jauh,kasian masih bayi"
"Yasudah masuk lah dulu,Bara dan Kejora ada disana"
__ADS_1
Satria dan Azizah mengikuti Aldo menuju altar pernikahan dimana Bara dan Kejora berada.