Wanita Cadar Tanpa Mahkota

Wanita Cadar Tanpa Mahkota
Sandrina


__ADS_3

Di perjalanan,belum tahu kemana arah tujuan Bara dan Kejora.Terlihat di tangan Kejora,sedang mengakses lokasi yang akan mereka tuju.


"Bar,benar ini mobil nya?"Tanya Kejora memperlihatkan sebuah gambar kepada Bara.


"Eeemm.Tapi,seperti nya itu tidak asing,seperti pernah lihat,dulu sering di pakek oleh seseorang!"Bara berpikir sejenak,pemilik mobil yang ada di layar iPad Kejora.


"Milik Bella!"Ujar nya kemudian."Coba kamu cek lokasi nya,pelaku nya pasti Sandrina,coba kamu lihat dia sedang berada dimana ?"Tanya Bara lagi,Kejora mengangguk lalu mengecek lokasi keberadaan mobil tersebut.


"Bar,kenapa kamu bisa yakin kalau pelaku nya Sandrina?"Kini Bara melirik ke arah samping di mana Kejora berada,dan wanita ini juga ikut melihat ke arah nya sembari ngemil lollipop yang ada di tangan nya.


Bara,tidak juga menanggapi pertanyaan Kejora,"Apa jangan-jangan kamu dan wanita itu sekongkol untuk melakukan kejahatan ini?"Tuduh Kejora,sembari menunjuk Bara dengan lollipop nya.


Pak !


"Aww"Pekik Kejora,mengelus tangan nya yang di tepis Bara,lalu ia mengerucutkan bi-bir nya menatap kesal ke arah Bara.


"Sialan!"Umpat Kejora,


"Apa Kamu gila?masak ia Gue sekongkol dengan wanita ular seperti Sandrina itu!"


"Iya maaf,Gue 'kan cuma becanda!"Kejora menatap fokus ke depan,seraya mengelus tangan nya yang sakit.Bara hanya bisa melirik dan memperhatikan wanita di samping nya secara diam-diam.


"Apa yang mau Lo lakukan?"Tanya Kejora,saat Bara menarik tangan nya,lalu pria itu mengecup lembut punggung tangan Kejora,membuat Kejora membulatkan mata nya.


"Maaf!"Ucap Bara,langsung saja wajah Kejora memerah,wanita ini segera berpaling dan menarik tangan nya.


"Enggak apa-apa!"Kejora memegang punggung tangan yang di kecup Bara,sembari tersenyum.


"Sudah kamu dapatkan lokasi nya?"Tanya Bara lagi,


"Sudah,ini dia!"Kejora memperlihatkan layar iPad kepada Bara,terlihat Bara memperhatikan lokasi mobil tersebut.


"Rumah Bella?"Gumam nya lagi,


"Eeemmm,begitu lah kira-kira!"Sahut Kejora,Bara langsung menancap gas nya,menaikan kecepatan mobil,agar segera tiba di tempat tujuan.


Di tempat lain,


Aldo sudah berada di tengah perjalanan untuk mencari keberadaan Sandrina,bahkan Andara sudah melaporkan kejadian Astuti ke polisi,ia juga sudah memberitahu Aldo tentang kondisi Astuti yang belum sadarkan diri.


"Mas,apa kamu yakin kalau mereka akan membawa Azizah kesini?"Tanya Putri,saat melihat lokasi yang di tuju Aldo begitu pendalaman,bahkan itu terlihat sedikit terpencil.

__ADS_1


"Aku yakin sayang,Aku pernah dengar,kalau Bella punya rumah di sekitar sini,mereka pasti akan membawa Azizah kesini!"


"Bella?"Ulang Putri,


"Bella itu,mantan kekasih Satria,mereka putus karena selingkuh,dan Bella tidak rela Satria menikah dengan Azizah,ia berulang kali menyakiti Azizah,sebelum Tuhan menjemput nya!"Ujar Aldo,


"Jadi?"


"Sandrina itu adik nya Bella,mungkin memiliki dendam sama keluarga Purna,atas kematian Bella sang kakak!"


"Eeeemmm"Putri mangut-mangut mendengar cerita Aldo.


"Mas pelan-pelan,jalan nya sedikit rusak!"Cetus Putri,sembari memegang perut rata nya.


"Maaf sayang"Ucap Aldo,mengelus pipi lembut sang istri.Putri hanya tersenyum manis saat Aldo memperlakukan nya begitu lembut.


* * *


Bara segera turun dari mobil,dan berdiri di dekat gerbang rumah bewarna putih.


"Seperti nya itu kosong!"Tukas Kejora,


"Aku juga tau itu kosong,tapi liat lah,mobil yang menabrak Tante Astuti ada disana!"Pungkas Bara,sembari menunjuk ke arah mobil tersebut.


"Kamu gila,kalau mereka ada di dalam bagaimana?kalau Sandrina tidak sendiri juga bagaimana?"Tanya Bara,Kejora membulatkan mata nya.


"Terus,apa yang mau kamu lakukan?"Tanya Kejora balik.


"Tunggu,aku mau melihat ke dalam,kalau dalam lima menit aku enggak keluar,berarti mereka ada di dalam.Kita akan aman sebentar lagi akan datang orang suruhan Aldo kesini"


"Ngomong lah dari tadi,kita 'kan bisa langsung masuk,kalau ada pengawal !"


"Songsong!"


"Awww"Pekik Kejora,Bara segera menutup mulut wanita itu,membuat Kejora membulatkan mata nya.


"Eem..Emmm"Kejora mencoba menyuruh Bara untuk membuka tangan yang menutup mulutnya.Namun,Bara tidak menghiraukan itu,ia lebih fokus menatap ke arah jendela,dan terlihat dari jauh disana,seperti sedang ada seseorang yang berada di dalam rumah tersebut.


"Haah..Haaah"Kejora mengatur nafas nya saat Bara telah melepaskan tangan nya.


"Kamu kenapa ?"Tanya Bara,saat melihat Kejora yang sedang mengatur nafas nya yang naik turun itu.

__ADS_1


"Kamu hampir membu-nuh ku dan kamu masih bertanya?"Tanya Kejora sembari berkacak pinggang.


"Maaf!"Ucap Bara,sekali lagi ia menarik Kejora ke dalam pelukan nya,membuat Kejora sesak.


"Jangan bergerak,seseorang sedang keluar dari rumah itu!"Bisik Bara,Kejora mengangguk nya,ia sudah tidak tahan,saat Bara memeluk nya dengan erat,Kejora begitu sulit untuk bernafas.


Bruuumm....


Sebuah mobil yang baru saja keluar dari garansi rumah tersebut,pergi meninggalkan tempat itu.Tapi,Bara tidak mengetahui siapa yang keluar dari rumah tersebut.


Tuuut.....


Suara angin yang kelepasan dari Kejora membuat Bara membulatkan mata nya.


"Kejora!"Teriak Bara,dengan kesal.Namun,Kejora hanya nyengir saja saat melihat raut wajah Bara yang kesal,apalagi posisi Bara ada di belakang Kejora.


"Maaf,kelepasan!"Ucap Kejora.


"Eeemm"Bara,segera berjalan ke arah gerbang,sembari mengendap-endap.


Begitu juga di tempat lain,Aldo dan Putri baru saja tiba di depan rumah bewarna kuning,itu adalah kediaman Bella.


"Sayang,kamu di mobil saja,aku akan turun,dan melihat ke dalam,sebentar lagi pengawal ku akan tiba disini!"


"Hati-hati mas,ingat ada calon baby kita yang khawatir dengan keadaan mas!"Pungkas Putri,


"Iya sayang"Aldo segera berjalan ke arah halaman rumah tersebut.


Drrt...Drrt...


Ponsel Aldo bergetar,dan panggilan itu berasal dari Andara.


"Assalamualaikum Pa!"


[Waalaikumsalam.Aldo,dimana kamu?kenapa belum membawa Azizah kemari?Bu Astuti telah pergi,dokter sudah berusaha semaksimal mungkin,tapi Allah berkehendak lain,ia mengalami cedera cukup parah di bagian otak nya]


"Innalilahi.Pa,ada kabar duka,Azizah di culik oleh Sandrina,dan kami sedang berusaha mencari nya!"


[Astagfirullah,Do.Jadi,apa kalian sudah menemukan Azizah?Papa sudah melapor sama pihak yang berwajib]


"Pa,Aldo tutup dulu ya,Aldo sedang berada di tempat seseorang"Aldo langsung mematikan panggilan itu,saat ia melihat seseorang yang sedang berada di dalam rumah tersebut.

__ADS_1


Memang tidak terlihat adanya orang yang tinggal disana.Bahkan Aldo berusaha mengintip dari balik jendela.


"Sedang apa kamu disini?"Tanya seseorang membuat Aldo kaget,apalagi saat melihat Putri ada di tangan orang tersebut.


__ADS_2